17 °c
Lelystad
17 ° Sel
16 ° Rab
Senin, September 21, 2026
  • Login
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home OTOMOTIF

Indonesia Bidik Rantai Nilai Global Kendaraan Listrik, Produksi Baterai dan Komponen Diperkuat

Indonesia mendorong produksi baterai dan komponen kendaraan elektrifikasi di dalam negeri agar tidak hanya menjadi pasar, tetapi ikut masuk lebih dalam ke rantai nilai global.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
1 jam ago
in OTOMOTIF
0
Ilustrasi produksi baterai dan kendaraan listrik di Indonesia

Ilustrasi penguatan industri baterai dan kendaraan elektrifikasi di Indonesia. (Ilustrasi AI/Bulatan Times)

0
SHARES
3
VIEWS

Bulatan Times – Indonesia terus memperkuat industri kendaraan elektrifikasi agar tidak hanya menjadi pasar produk jadi. Pemerintah mendorong pengembangan rantai pasok dari baterai, komponen, teknologi hingga sumber daya manusia agar produk otomotif dari Indonesia memiliki posisi lebih kuat di pasar global.

Dorongan tersebut menjadi salah satu fokus dalam kunjungan Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso ke Toyota Commemorative Museum of Industry and Technology di Nagoya, Jepang, Jumat (18/9/2026).

Pemerintah menilai perubahan menuju kendaraan elektrifikasi membuka peluang baru bagi Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah industri di dalam negeri, bukan sekadar mengandalkan perakitan kendaraan.

“Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi bagian penting dari rantai nilai kendaraan elektrifikasi global,” dikutip dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, kata Susiwijono.

Baca Juga: BYD Setop Impor Mobil Listrik dan Siap Produksi 92 Ribu Unit

Bukan Cuma Mobil, Rantai Pasok Ikut Dibangun

Pengembangan industri elektrifikasi diarahkan dari hulu sampai hilir.

Selain produksi kendaraan, pemerintah menyoroti pentingnya pengembangan baterai, industri komponen, daur ulang, teknologi manufaktur, serta tenaga kerja dengan keahlian baru. Pendekatan tersebut diharapkan membuat lebih banyak nilai ekonomi tetap berada di Indonesia.

Strategi itu juga penting agar industri pemasok lokal tetap memiliki ruang ketika teknologi otomotif bergerak dari kendaraan konvensional menuju elektrifikasi.

Kemenperin sebelumnya juga mendorong industri kecil dan menengah komponen masuk ke dalam rantai pasok kendaraan listrik. Pelaku IKM diarahkan agar mampu memenuhi standar kualitas yang dibutuhkan produsen kendaraan, sekaligus meningkatkan penggunaan komponen buatan dalam negeri.

Baca Juga: Harga Mobil Listrik Makin Kompetitif, Pembiayaan EV Mulai Jadi Pilihan Konsumen

Produksi Baterai Mulai Didorong dari Indonesia

Salah satu langkah konkret datang dari Toyota Motor Manufacturing Indonesia.

Pada April 2026, TMMIN mengumumkan kemitraan dengan produsen baterai CATL untuk mengembangkan kemampuan produksi baterai kendaraan elektrifikasi di Indonesia dengan investasi sekitar Rp1,3 triliun.

Kerja sama tersebut mencakup pendalaman produksi dari battery pack menuju sel dan modul baterai yang selama ini sebagian masih bergantung pada impor.

Toyota menargetkan Indonesia menjadi basis ekspor baterai dan komponen terkait untuk pasar global mulai paruh kedua 2026. TMMIN menyebut langkah tersebut juga menjadikan Indonesia sebagai basis Toyota pertama di Asia Tenggara yang melakukan ekspor baterai ke pasar internasional.

Jika produksi komponen baterai semakin dalam, manfaat industri tidak berhenti pada bertambahnya jumlah mobil yang dirakit di dalam negeri. Kebutuhan pemasok, tenaga terampil, fasilitas produksi, hingga kegiatan ekspor juga ikut berkembang.

Basis Industri Indonesia Sudah Terbentuk

Indonesia sebenarnya sudah memiliki fondasi cukup besar dalam industri otomotif.

Toyota Indonesia mencatat produksi kumulatif mencapai 10 juta kendaraan, dengan lebih dari 3 juta unit telah diekspor ke lebih dari 100 negara. Investasi Toyota Group di Indonesia juga disebut telah mencapai sekitar Rp100 triliun.

Ekosistem tersebut melibatkan lebih dari 360.000 tenaga kerja, lebih dari 240 pemasok Tier-1 serta sekitar 520 pemasok Tier-2 dan Tier-3. Tingkat kandungan lokal dalam ekosistem Toyota disebut telah berada di atas 80 persen.

Kekuatan jaringan pemasok yang sudah terbentuk inilah yang ingin dipertahankan ketika industri beralih menuju kendaraan dengan teknologi elektrifikasi.

Pasar Ekspor Juga Diperluas

Penguatan produksi dalam negeri berjalan beriringan dengan upaya membuka pasar ekspor.

Kemenko Perekonomian menyebut Indonesia telah memiliki 25 perjanjian perdagangan internasional, termasuk skema FTA dan CEPA, yang dapat digunakan untuk memperluas akses produk industri nasional.

Salah satu yang sedang dipersiapkan adalah Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement atau IEU-CEPA. Proses ratifikasinya dijadwalkan mulai November 2026 dengan target implementasi pada Januari 2027.

Bagi industri otomotif, perluasan akses pasar menjadi penting karena Indonesia tidak lagi hanya mengejar konsumsi dalam negeri, tetapi juga berusaha mempertahankan posisi sebagai basis produksi untuk negara lain.

Tantangannya Ada pada Teknologi dan Pemasok Lokal

Transformasi menuju kendaraan elektrifikasi tetap membawa tantangan.

Industri perlu meningkatkan kemampuan teknologi, kapasitas tenaga kerja dan kesiapan pemasok domestik agar komponen bernilai tinggi tidak terus bergantung pada impor.

Pelaku industri juga menyampaikan sejumlah persoalan kepada pemerintah, mulai dari perizinan, pembiayaan untuk IKM pendukung otomotif hingga sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri dalam masa transisi menuju kendaraan listrik. Pemerintah menyatakan masukan tersebut akan menjadi bagian dari penyempurnaan kebijakan industri.

Dengan basis manufaktur yang sudah terbentuk, tantangan Indonesia berikutnya bukan hanya memproduksi lebih banyak kendaraan elektrifikasi.

Nilai strategis yang lebih besar justru ada pada kemampuan memproduksi baterai dan komponen utama di dalam negeri, mengembangkan teknologi serta membawa produk tersebut masuk ke rantai pasok global.

Source: Kemenko Perekonomian, Toyota Indonesia

Related Posts

Mobil listrik mengisi daya di SPKLU PLN
OTOMOTIF

Harga Mobil Listrik Makin Kompetitif, Pembiayaan EV Mulai Jadi Pilihan Konsumen

September 14, 2026
GWM Wey G9 Hi4 yang dipasarkan di Indonesia
OTOMOTIF

GWM Wey G9 Hi4 Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp1,158 Miliar

September 14, 2026
Harga Mitsubishi Xforce Hybrid Naik
OTOMOTIF

Harga Mitsubishi Xforce Hybrid Naik, Kini Rp 460 Juta

September 10, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Apple Siapkan Sistem Keamanan Rumah

Apple Siapkan Sistem Keamanan Rumah Canggih Berbasis AI

September 5, 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Barat

September 5, 2026
Yoriko Angeline Dilamar Aldio Oekon

Yoriko Angeline Dilamar Aldio Oekon di Paris, Momen Romantis di Versailles

September 4, 2026
Menlu Sugiono Dalami Kabar 8 WNI Jadi Tentara Rusia

Menlu Sugiono Dalami Kabar 8 WNI Jadi Tentara Rusia

September 5, 2026
Veda Ega Pratama dalam balapan Moto3 Austria 2026

Veda Ega Buka Suara soal Penalti Moto3 Austria: Saya Merasa Itu Overtake Normal

Ilustrasi produksi baterai dan kendaraan listrik di Indonesia

Indonesia Bidik Rantai Nilai Global Kendaraan Listrik, Produksi Baterai dan Komponen Diperkuat

Pelantikan pejabat Kementerian Keuangan dan KSSK

Suahasil Lantik 14 Pejabat Kemenkeu dan KSSK, Tiga Kepala Kanwil Pajak Berganti

Ilustrasi iPhone terbaru menjelang pemasaran di Indonesia

iPhone 18 Pro dan iPhone Duo Makin Dekat ke Indonesia, Sudah Kantongi TKDN dan Postel

Veda Ega Pratama dalam balapan Moto3 Austria 2026

Veda Ega Buka Suara soal Penalti Moto3 Austria: Saya Merasa Itu Overtake Normal

September 21, 2026
Ilustrasi produksi baterai dan kendaraan listrik di Indonesia

Indonesia Bidik Rantai Nilai Global Kendaraan Listrik, Produksi Baterai dan Komponen Diperkuat

September 21, 2026
Pelantikan pejabat Kementerian Keuangan dan KSSK

Suahasil Lantik 14 Pejabat Kemenkeu dan KSSK, Tiga Kepala Kanwil Pajak Berganti

September 21, 2026
Ilustrasi iPhone terbaru menjelang pemasaran di Indonesia

iPhone 18 Pro dan iPhone Duo Makin Dekat ke Indonesia, Sudah Kantongi TKDN dan Postel

September 21, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Always active
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Manage options
  • Manage services
  • Manage {vendor_count} vendors
  • Read more about these purposes
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times