BULATANTIMES.COM — Persaingan platform video global semakin ramai. Bilibili, platform video asal China yang kerap disebut sebagai salah satu pesaing YouTube, kini mulai serius memperluas jangkauannya ke pasar internasional.
Bilibili telah meluncurkan kembali aplikasi internasionalnya untuk pengguna global. Perusahaan juga dilaporkan sedang menyiapkan situs berbahasa Inggris serta merekrut tim di sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Jepang, dan kawasan Eropa.
Langkah ini membuat Bilibili tidak lagi hanya mengandalkan pasar China. Platform tersebut mulai membuka peluang bagi kreator luar negeri untuk mengunggah konten dan mendapatkan penghasilan.
Baca Juga: Tren AI 2026: Agen AI dan Dampaknya bagi Bisnis Indonesia
Bilibili Bidik Kreator Internasional
Bilibili secara resmi menyampaikan melalui akun bilibili Creator Hub bahwa aplikasi internasionalnya telah diluncurkan secara global.
Untuk sementara, aplikasi tersebut tersedia di Android. Versi iOS dan tambahan negara layanan akan menyusul secara bertahap. Bilibili juga menyebut versi internasional menawarkan lokalisasi yang lebih baik serta proses pendaftaran yang lebih mudah.
Perusahaan juga mulai merekrut community manager di berbagai kota, termasuk Los Angeles, London, Tokyo, Mexico City, São Paulo, dan Istanbul.
Langkah tersebut menunjukkan Bilibili sedang membangun ekosistem yang lebih serius untuk pengguna dan kreator di luar China.
Baca Juga: AI Dilaporkan Beraksi Sendiri dalam Serangan Siber ke Pemerintah Taiwan
Bisa Menghasilkan Uang dari Konten
Salah satu daya tarik Bilibili bagi kreator adalah program monetisasi.
Bilibili sendiri telah menyediakan mekanisme bagi kreator internasional untuk mendapatkan pendapatan. Dalam aturan resmi untuk akun luar China, penghasilan kreator dapat berasal dari penghargaan, dukungan penonton, serta aktivitas yang disediakan platform. Pendapatan tersebut juga dapat dicairkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Namun, informasi mengenai angka tertentu seperti bayaran US$0,70 per 1.000 tayangan yang belakangan beredar di media sosial perlu disikapi hati-hati.
Angka tersebut memang diberitakan sejumlah media, tetapi belum dikonfirmasi secara resmi oleh Bilibili sebagai tarif universal untuk semua kreator. Karena itu, tidak tepat menyebut setiap 1.000 penayangan pasti menghasilkan US$0,70.
Bilibili Punya Basis Pengguna Besar
Ekspansi global Bilibili didukung basis pengguna yang sudah besar di China.
Laporan mengenai rencana ekspansi menyebut platform tersebut memiliki sekitar 376 juta pengguna aktif bulanan. Bilibili juga telah menarik sejumlah kreator internasional, termasuk MrBeast, untuk mengunggah konten ke platformnya.
Dengan membawa basis pengguna tersebut ke pasar internasional, Bilibili berupaya menawarkan alternatif bagi kreator yang selama ini bergantung pada YouTube dan platform video lainnya.
Bagaimana dengan Video AI?
Perkembangan Bilibili juga berlangsung ketika konten berbasis kecerdasan buatan (AI) semakin populer.
Platform video China kini tidak hanya menjadi tempat distribusi video biasa. Perusahaan teknologi China juga berlomba mengembangkan teknologi AI video dan alat produksi konten.
Bilibili sendiri telah menyediakan sejumlah fitur berbasis AI untuk mendukung konten kreator, termasuk AI translation yang membantu menerjemahkan konten agar dapat menjangkau penonton berbeda bahasa.
Artinya, kreator yang menggunakan teknologi AI untuk membantu proses produksi atau penerjemahan konten berpotensi memperluas jangkauan penonton. Namun, penggunaan AI tidak otomatis menjamin video mendapatkan penghasilan karena tetap bergantung pada aturan monetisasi, performa konten, dan kebijakan platform.
Siap Menantang YouTube?
Bilibili memang belum berada pada posisi yang sama dengan YouTube secara global. Namun, ekspansi terbaru menunjukkan perusahaan China tersebut mulai serius membangun ekosistem internasional.
Selain aplikasi global, Bilibili juga menyiapkan situs berbahasa Inggris dan sistem kerja sama antara kreator dengan brand.
Jika strategi tersebut berhasil, kreator dari berbagai negara akan memiliki pilihan tambahan untuk mendistribusikan video sekaligus mencari sumber pendapatan.
Sumber: Bilibili dan Semafor.













