BULATAN TIMES – Korea Selatan memiliki beragam destinasi wisata yang menarik dikunjungi, mulai dari istana peninggalan kerajaan, desa tradisional, kawasan pantai, hingga pegunungan vulkanik dengan pemandangan laut.
Bagi wisatawan yang baru pertama kali berlibur ke Korea Selatan, Seoul biasanya menjadi salah satu kota tujuan. Namun, tempat wisata menarik juga dapat ditemukan di Busan, Gyeongju, dan Pulau Jeju.
Berikut tujuh tempat wisata di Korea Selatan yang bisa dimasukkan dalam rencana perjalanan, lengkap dengan daya tarik dan alamatnya.
1. Istana Gyeongbokgung, Seoul
Istana Gyeongbokgung menjadi salah satu tujuan wisata sejarah yang paling dikenal di Seoul. Istana ini dibangun pada 1395 dan pernah menjadi pusat pemerintahan Dinasti Joseon.
Bangunannya memiliki halaman luas, gerbang megah, serta paviliun tradisional yang memperlihatkan arsitektur kerajaan Korea. Dua bagian yang menarik dilihat adalah Paviliun Gyeonghoeru dan kolam di sekitar Paviliun Hyangwonjeong.
Wisatawan juga dapat menyaksikan upacara pergantian penjaga istana yang diselenggarakan pada jadwal tertentu.
Banyak pengunjung memilih mengenakan hanbok, pakaian tradisional Korea, ketika berkeliling istana. Pengelola menyediakan ketentuan pembebasan tiket masuk bagi pengunjung yang mengenakan hanbok sesuai persyaratan.
Istana Gyeongbokgung umumnya tutup setiap Selasa. Jam kunjungan berubah mengikuti musim.
Alamat: 161 Sajik-ro, Jongno-gu, Seoul, Korea Selatan.
2. Bukchon Hanok Village, Seoul
Bukchon Hanok Village menawarkan suasana Korea tradisional di tengah perkembangan Kota Seoul yang modern.
Kawasan ini dikenal dengan deretan rumah tradisional Korea yang disebut hanok. Bangunan-bangunan tersebut memiliki atap khas, gerbang kayu, serta halaman yang memperlihatkan karakter permukiman pada masa Dinasti Joseon.
Sebagian hanok kini digunakan sebagai pusat kebudayaan, penginapan, kedai teh, dan tempat kegiatan kerajinan tradisional.
Wisatawan dapat berjalan kaki menyusuri gang-gang kecil sambil menikmati pemandangan atap rumah tradisional dengan gedung perkotaan di kejauhan.
Namun, Bukchon masih merupakan kawasan permukiman warga. Pengunjung perlu menjaga ketenangan dan tidak mengganggu rumah penduduk.
Pemerintah Seoul membatasi kunjungan wisatawan di zona khusus Bukchon-ro 11-gil pada pukul 10.00–17.00 waktu setempat. Kunjungan wisata di zona tersebut di luar jam yang ditetapkan dapat dikenai denda.
Alamat: 37 Gyedong-gil, Jongno-gu, Seoul, Korea Selatan.
3. N Seoul Tower, Seoul
N Seoul Tower merupakan menara observasi yang berdiri di kawasan Gunung Namsan, salah satu tempat untuk menikmati panorama Kota Seoul dari ketinggian.
Dari dek observasi, pengunjung dapat melihat kawasan perkotaan dengan deretan gedung, jalan raya, serta perbukitan di sekitarnya.
Menjelang malam, pemandangan berubah ketika lampu-lampu kota mulai menyala. Kawasan sekitar menara juga dikenal dengan pagar yang dipenuhi gembok cinta yang dipasang para pengunjung.
Wisatawan dapat menuju kawasan menara dengan berjalan kaki melalui jalur Namsan atau menggunakan kereta gantung Namsan Cable Car.
Pengunjung tidak harus naik ke dek observasi untuk menikmati suasana kawasan menara. Area sekitarnya juga memiliki titik pandang, tempat berfoto, serta pilihan tempat makan.
Alamat: 105 Namsangongwon-gil, Yongsan-gu, Seoul, Korea Selatan.
Baca Juga: Tips Liburan ke Korea Selatan untuk Pemula
4. Gamcheon Culture Village, Busan
Gamcheon Culture Village merupakan kawasan permukiman di Busan yang terkenal dengan deretan rumah berwarna-warni di lereng perbukitan.
Permukiman ini berkembang setelah Perang Korea ketika para pengungsi membangun rumah di lereng bukit. Kawasan tersebut kemudian dikenal sebagai desa budaya dengan berbagai mural dan instalasi seni.
Pengunjung dapat berjalan melewati gang-gang yang dipenuhi lukisan dinding, tangga, serta toko kecil yang menjual suvenir dan karya kerajinan.
Salah satu lokasi foto yang populer adalah patung The Little Prince dengan latar rumah-rumah bertingkat yang mengikuti kontur bukit.
Gamcheon masih menjadi tempat tinggal masyarakat. Karena itu, wisatawan perlu menghormati privasi penduduk dan mengikuti aturan kunjungan pada gang maupun fasilitas tertentu.
Alamat: 203 Gamnae 2-ro, Saha-gu, Busan, Korea Selatan.
5. Pantai Haeundae, Busan
Pantai Haeundae menjadi salah satu kawasan wisata paling terkenal di Busan. Pantai ini memiliki hamparan pasir sepanjang sekitar 1,5 kilometer yang menghadap langsung ke laut.
Pada musim panas, Haeundae ramai dikunjungi wisatawan yang ingin berenang dan menikmati suasana pantai. Namun, daya tariknya tidak terbatas pada kegiatan berenang.
Pengunjung juga dapat berjalan di sepanjang tepi pantai, menikmati pemandangan laut, atau mengunjungi restoran dan kafe di kawasan sekitarnya.
Tidak jauh dari pantai terdapat Dongbaekseom, kawasan pesisir yang memiliki jalur pejalan kaki dan pemandangan laut.
Wisatawan yang tidak ingin berenang tetap dapat menikmati Haeundae untuk berjalan santai atau melihat suasana pesisir Busan.
Aktivitas berenang perlu mengikuti musim operasional pantai dan petunjuk keselamatan dari pengelola setempat.
Alamat: 264 Haeundaehaebyeon-ro, Haeundae-gu, Busan, Korea Selatan.
6. Kuil Bulguksa, Gyeongju
Bagi wisatawan yang ingin mengenal sejarah Korea di luar Seoul, Kuil Bulguksa di Gyeongju dapat menjadi pilihan.
Kuil Buddha ini merupakan peninggalan penting dari masa Kerajaan Silla dan termasuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO bersama Gua Seokguram.
Kompleksnya memiliki bangunan kuil tradisional, pagoda batu, tangga bersejarah, serta halaman yang dikelilingi pepohonan.
Dua peninggalan penting di kawasan Bulguksa adalah Pagoda Dabotap dan Seokgatap yang memperlihatkan keterampilan arsitektur serta seni bangunan pada masa Silla.
Pada musim gugur, pepohonan di sekitar kompleks kuil menghadirkan pemandangan dengan warna daun yang berubah.
Wisatawan dapat menjelajahi area kuil untuk mengenal peninggalan sejarah sekaligus menikmati suasana kawasan pegunungan di sekitarnya.
Alamat: 385 Bulguk-ro, Gyeongju-si, Gyeongsangbuk-do, Korea Selatan.
Baca Juga: Tips Mendapatkan Tiket Pesawat Murah, Kapan Waktu Terbaik Membelinya?
7. Seongsan Ilchulbong, Pulau Jeju
Seongsan Ilchulbong merupakan salah satu destinasi alam terkenal di Pulau Jeju yang juga dikenal dengan nama Sunrise Peak.
Kawasan ini terbentuk akibat aktivitas vulkanik bawah laut ribuan tahun lalu. Bentuknya berupa bukit dengan kawah besar yang menghadap ke laut.
Seongsan Ilchulbong menjadi bagian dari kawasan Jeju Volcanic Island and Lava Tubes yang masuk daftar Warisan Dunia UNESCO.
Dari puncaknya, wisatawan dapat menikmati pemandangan pesisir, kawasan permukiman, serta Pulau Udo yang berada di seberang laut.
Tempat ini dikenal sebagai salah satu lokasi untuk menikmati matahari terbit di Jeju. Pemandangan kawah dan bentang alam sekitarnya juga menjadi daya tarik bagi pengunjung yang datang pada siang hari.
Untuk mencapai bagian puncak, pengunjung perlu melewati jalur pendakian dan anak tangga. Karena itu, sepatu yang nyaman serta kondisi fisik yang memadai perlu diperhatikan.
Jam operasional Seongsan Ilchulbong berbeda mengikuti musim. Pengelola juga menetapkan hari penutupan rutin pada Senin pertama setiap bulan, dengan penyesuaian apabila bertepatan dengan hari libur.
Alamat: 284-12 Ilchul-ro, Seogwipo-si, Jeju-do, Korea Selatan.










