Cilegon, Bulatan Times – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui berbagai kegiatan positif dan produktif. Lapas mewujudkan upaya tersebut melalui pertunjukan seni teater yang melibatkan warga binaan bersama Progresif Indonesia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian melalui pendekatan seni dan budaya. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk menyalurkan kreativitas, mengembangkan potensi diri, serta membangun rasa percaya diri.
Baca juga: Lapas Cilegon Usulkan Penambahan Wartel untuk Tekan Ponsel Ilegal
Seni Budaya sebagai Pembinaan Kepribadian
Pertunjukan teater tersebut turut menghadirkan Wakil Wali Kota Cilegon dan perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten sebagai tamu undangan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pembinaan dan pemberdayaan Warga Binaan. Dengan demikian, Warga Binaan mampu mengembangkan kemampuan serta mempersiapkan diri untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat.
Melalui seni teater, Lapas memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk belajar bekerja sama, meningkatkan kedisiplinan, dan mengembangkan keberanian berekspresi.Selain itu, kegiatan ini menanamkan nilai-nilai kehidupan yang positif. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk berkembang, berkarya, dan memperbaiki diri.
Dalam mendukung kelancaran kegiatan, Lapas Kelas IIA Cilegon juga memperkuat koordinasi pengamanan bersama jajaran Polsek Cibeber dan Kodim 0623/Cilegon. Sinergi antara petugas Lapas, unsur TNI, dan Polri tersebut merupakan bentuk komitmen bersama. Petugas melakukan langkah ini untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Wahyu Trah Utomo, menegaskan bahwa pembinaan melalui seni dan budaya merupakan salah satu sarana penting dalam membentuk karakter. Selain itu, kegiatan ini juga menggali potensi Warga Binaan.
Kolaborasi bersama Progresif Indonesia
Melalui kolaborasi bersama Progresif Indonesia, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan menjadi bagian dari program pembinaan yang berkelanjutan.
Di balik setiap pintu, ada cerita dan harapan. Melalui seni, Warga Binaan membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya, bertumbuh, dan membangun masa depan yang lebih baik.
Lapas Kelas IIA Cilegon – Membina dengan Hati, Mengembalikan Harapan.





