Bulatan Times – Arya Saloka kembali menghadapi konflik dalam sinetron Terikat Janji melalui karakter Sena. Dalam episode 203 yang tayang pada Jumat, 30 Oktober 2026, Sena menginterogasi Dipa untuk mencari tahu siapa yang terlibat dalam penculikan Bryan Angkasa.
Dipa yang diperankan Fendy Chow membantah mengenal para pelaku penculikan tersebut. Ia bahkan meluapkan kemarahannya dan mengancam Sena ketika dimintai keterangan.
Sikap Dipa membuat penyelidikan semakin rumit. Tommy dan Chandra mulai mempertimbangkan kemungkinan bahwa pria tersebut tidak terlibat langsung dalam penculikan Bryan.
Namun, bantahan Dipa belum cukup untuk menjawab siapa sebenarnya yang merencanakan penculikan itu.
Baca Juga: Ruben Onsu Buat Dua Laporan Polisi Terkait Video Call, Apa yang Dipersoalkan?
Sena Menyelidiki Petunjuk dari Kondisi Bryan
Kecurigaan Sena terhadap Dipa bermula dari kondisi Bryan setelah ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Bryan dibawa ke Rumah Sakit Polri Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan setelah menjadi korban penculikan.
Dalam perkembangan cerita sebelumnya, hasil pemeriksaan medis menunjukkan Bryan dibius menggunakan etomidate, obat yang disebut biasa digunakan Dipa.
Temuan tersebut membuat Sena menduga penculikan Bryan memiliki hubungan dengan jaringan Dipa.
Meski demikian, penggunaan obat yang sama belum membuktikan bahwa Dipa merupakan dalang penculikan. Sena masih harus mencari hubungan antara para pelaku, kondisi Bryan, dan orang-orang yang diduga terlibat.
Penyelidikan juga berkaitan dengan misteri identitas Bryan.
Henry dan Sena telah memastikan bahwa Bryan bukan Ryan, putra Henry dan Veronika yang menghilang selama delapan tahun.
Namun, Bryan sempat terlihat panik ketika mendengar nama Ryan Dirgantara. Reaksi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai apa yang sebenarnya diketahui Bryan tentang pria yang masih dicari itu.
Dipa Bantah Mengenal Pelaku Penculikan
Dalam episode 203, konfrontasi Sena dan Dipa menjadi kelanjutan dari kecurigaan yang muncul setelah hasil pemeriksaan Bryan diketahui.
Dipa yang masih berada dalam tahanan tidak mengakui bahwa dirinya mengenal orang-orang yang menculik Bryan.
Kemarahannya saat diperiksa juga membuat suasana interogasi semakin tegang.
Sementara Sena berusaha menggali informasi, Tommy dan Chandra mulai mempertanyakan apakah dugaan awal yang mengarah kepada Dipa sudah tepat.
Situasi tersebut membuat identitas pelaku penculikan Bryan masih menjadi persoalan yang belum terjawab.
Baca Juga: RJ Mitte Meninggal Dunia di Usia 34 Tahun, Pemeran Walter White Jr. dalam Breaking Bad
Jihan Menjadi Saksi, Davina Hadapi Kesalahpahaman Baru
Di tengah penyelidikan Sena, Jihan mendatangi Polres Cakra Bumi untuk memberikan kesaksian.
Ia juga diminta menandatangani perjanjian kerahasiaan setelah mengetahui bahwa Reza, yang selama ini dianggap sebagai sopir, ternyata merupakan polisi yang sedang menyamar.
Reza berusaha menenangkan Jihan dan meyakinkannya bahwa polisi akan memberikan perlindungan.
Sementara itu, Dipa mulai menyadari bahwa Jihan selama ini benar-benar mencintainya. Ia menyesali sikapnya terhadap sang istri.
Konflik lain muncul ketika Davina tidak sengaja bertemu Henry di sebuah pusat perbelanjaan.
Henry menawarkan untuk membelikan pakaian pengganti setelah kopi yang dibawanya tumpah mengenai Davina.
Pertemuan tersebut terlihat oleh Tara, yang kemudian salah memahami kedekatan keduanya.
Di tengah persoalan pribadi para tokohnya, penyelidikan Sena mengenai penculikan Bryan masih belum menemukan jawaban pasti tentang pihak yang bertanggung jawab.





