Bulatan Times – Ai Ogura bersiap kembali ke lintasan pada MotoGP Austria 2026 setelah cedera tangan kiri membuat pembalap Trackhouse MotoGP itu melewatkan dua seri terakhir di Aragon dan San Marino.
Ogura telah melewati pemeriksaan medis pada Kamis, 17 September 2026. Namun, izin yang diterimanya masih bersifat bertahap. Pembalap Jepang tersebut diperbolehkan mengikuti Free Practice 1 (FP1) di Red Bull Ring pada Jumat sebelum kondisi tangannya kembali diperiksa untuk menentukan apakah ia dapat melanjutkan seluruh rangkaian Grand Prix Austria.
Kembalinya Ogura menjadi bagian penting dari akhir pekan Austria. Sebelum cedera, performanya membuatnya berada dalam persaingan papan atas klasemen, tetapi absen dalam dua Grand Prix membuat posisinya turun ke urutan keenam dengan selisih 71 poin dari pemimpin klasemen menjelang balapan di Spielberg.
Baca Juga: Ai Ogura Absen Lagi di MotoGP Misano 2026
Cedera bermula dari latihan motocross
Masalah Ogura bermula setelah kecelakaan ketika menjalani latihan motocross di Jepang. Ia mengalami patah tulang di sekitar ibu jari tangan kiri dan akhirnya menjalani operasi di Spanyol.
Cedera tersebut membuatnya absen dari MotoGP Aragon. Target awal untuk kembali di San Marino kemudian dibatalkan karena kondisi tangannya dinilai belum cukup pulih. Trackhouse memilih mengikuti rekomendasi tim medis dan menunda comeback hingga Austria.
Keputusan itu membuat Ogura tidak membalap selama dua seri beruntun. Situasinya terasa semakin berat karena sebelum mengalami cedera ia sempat berada di posisi kedua klasemen setelah mengumpulkan enam podium dari tujuh balapan, termasuk kemenangan Grand Prix pertamanya musim ini di Assen.
Baca Juga: Ai Ogura Absen MotoGP Aragon 2026 karena Cedera Tangan
Ogura sempat mendapat saran tak menjalani operasi
Di balik panjangnya proses pemulihan, Ogura mengungkap adanya perbedaan pandangan mengenai penanganan awal cedera.
Mengutip laman Crash.net, Ogura mengatakan dokter yang ditemuinya di Jepang awalnya menyarankan agar cedera tersebut tidak ditangani melalui operasi.
“Saya tidak menyalahkan mereka, tetapi seharusnya saya tidak mengikuti saran mereka.”
Ogura kemudian menjalani operasi. Menurut pembalap berusia 25 tahun tersebut, apabila keputusan operasi diambil lebih cepat, ada kemungkinan dirinya sudah dapat kembali pada seri San Marino di Misano.
Meski demikian, Ogura juga mengakui keputusan untuk tidak memaksakan comeback di Misano akhirnya mengurangi risiko cedera menjadi lebih buruk jika ia kembali terjatuh.
Kekuatan tangan belum sepenuhnya pulih
Austria menjadi ujian nyata pertama untuk mengetahui seberapa jauh tangan kiri Ogura telah pulih.
Ogura mengakui kekuatan tangan kirinya masih sedikit berada di bawah tangan kanan. Namun, perbedaannya sudah semakin kecil dan kondisinya mendekati normal. Sebelum berangkat ke Spielberg, ia juga telah mencoba mengendarai motor berukuran lebih kecil dan tidak mengalami masalah berarti.
Kondisi ibu jari memiliki arti khusus di atas motor MotoGP miliknya. Ogura menggunakan ibu jari untuk mengaktifkan perangkat belakang pada Aprilia RS-GP26.
Ia berencana memulai sesi pertama menggunakan konfigurasi motor seperti biasa. Apabila gerakan tersebut masih terlalu berat untuk tangan kirinya, penyesuaian pada sistem kontrol dapat dilakukan.
Itulah sebabnya FP1 memiliki fungsi lebih besar daripada sekadar sesi latihan. MotoGP memastikan Ogura akan menjalani pemeriksaan medis lagi setelah sesi tersebut sebelum mendapatkan keputusan mengenai kelanjutan partisipasinya.
Baca Juga: MotoGP Austria 2026, Misi Hattrick Marc Marquez di Spielberg
Austria memang menjadi target comeback
Walaupun sempat berharap kembali lebih cepat, Ogura menyebut Austria sebagai tempat yang lebih sesuai untuk kembali setelah cedera.
Mengutip laman resmi MotoGP, Ogura mengatakan Misano terasa terlalu dini dan karakter sirkuit tersebut tidak ideal untuk comeback setelah cedera. Ia sejak itu mengarahkan targetnya ke Red Bull Ring.
Ogura juga tidak memasang sasaran hasil yang tinggi untuk akhir pekan pertamanya setelah absen.
Prioritasnya adalah memastikan tangan dapat bekerja dengan baik ketika mengendarai RS-GP26. Kondisi sebenarnya baru dapat diketahui setelah tubuhnya kembali menerima beban pengereman, akselerasi, perubahan arah dan kontrol motor MotoGP dalam kecepatan balapan.
Momentum musim Ogura berubah akibat cedera
Cedera datang pada periode yang tidak menguntungkan bagi Ogura. Sebelum masalah tangan muncul, ia menjadi salah satu pembalap yang ikut meramaikan persaingan di papan atas.
Kemenangan di Assen menjadi salah satu titik penting musimnya. Namun, kecelakaan pada Grand Prix Inggris kemudian disusul cedera saat latihan yang memaksanya keluar dari dua putaran berikutnya.
Menjelang Austria, Ogura berada di posisi keenam klasemen dan tertinggal 71 poin dari pemimpin. Situasi tersebut membuat comeback di Red Bull Ring bukan hanya perkara mengembalikan kondisi fisik, tetapi juga kesempatan untuk kembali membangun ritme setelah cukup lama berada di luar motor MotoGP.
Dengan izin medis awal sudah diperoleh, tahap berikutnya kini berada di lintasan. FP1 akan menjadi penentu pertama apakah tangan kiri Ogura cukup kuat untuk membawanya menyelesaikan seluruh akhir pekan MotoGP Austria 2026.









