Bulatan Times – Tim pencarian Amerika Serikat menemukan sebaran puing dari pesawat medis yang hilang saat terbang dari Bermuda menuju Boston. U.S. Coast Guard mengonfirmasi puing tersebut berasal dari Gulfstream G100 yang membawa enam orang dan hilang kontak di sekitar perairan Nantucket, Massachusetts.
Pencarian terhadap seluruh orang di dalam pesawat masih berlangsung. Coast Guard menyebut empat orang merupakan warga Kanada dan dua lainnya warga Bermuda. Keluarga mereka telah diberi tahu mengenai perkembangan operasi pencarian.
Pesawat dengan registrasi C-GRJP itu dioperasikan Latitude Air Ambulance, perusahaan transportasi medis yang berbasis di Ontario, Kanada. Di dalamnya terdapat dua pilot, dua tenaga medis, seorang pasien, dan seorang anggota keluarga pasien.
Baca Juga: UEA Selidiki Dugaan Unsur Teror dalam Insiden Flydubai FZ1073
Pesawat Berangkat dari Bermuda Menuju Boston
Bermuda Skyport menyatakan pesawat berangkat dari L.F. Wade International Airport sekitar pukul 00.41 waktu Bermuda pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Tujuannya adalah Boston Logan International Airport di Massachusetts.
Federal Aviation Administration (FAA) kemudian mengeluarkan peringatan pencarian dan penyelamatan sekitar pukul 01.20 setelah pengendali lalu lintas udara kehilangan kontak dengan pesawat. Jet tersebut tidak pernah tiba di Boston sesuai jadwal.
Data penerbangan menunjukkan Gulfstream G100 sempat terbang pada ketinggian sekitar 24.000 kaki sebelum turun cepat sekitar 13.000 kaki dalam waktu kurang lebih dua menit menjelang hilangnya kontak.
Penurunan cepat itu belum dapat digunakan untuk menentukan penyebab kejadian. National Transportation Safety Board (NTSB) masih mengumpulkan informasi, sementara otoritas belum mengumumkan kesimpulan mengenai apa yang menyebabkan pesawat kehilangan kontak.
Pilot Sempat Menyatakan Keadaan Darurat
Rekaman komunikasi lalu lintas udara menunjukkan pengendali kesulitan mendengar transmisi dari pesawat menjelang kontak terputus.
Pengendali sempat menanyakan apakah pilot terbang tanpa instrumen yang dapat digunakan secara normal dan apakah keadaan darurat dinyatakan. Transmisi berikutnya mengonfirmasi pesawat telah menyatakan keadaan darurat.
Laporan komunikasi darurat juga menyebut adanya masalah kelistrikan serta hilangnya komunikasi radio dan radar. Informasi tersebut menggambarkan kondisi sebelum kontak terputus, tetapi penyebab pasti insiden belum ditetapkan.
Pesawat lain yang berada di sekitar jalur penerbangan sempat diminta mencoba menghubungi Gulfstream tersebut melalui radio, tetapi tidak berhasil memperoleh respons.
Baca Juga: Flydubai FZ1073 Menukik Tajam usai Insiden di Kokpit, Mendarat Darurat di Arab Saudi
Puing Ditemukan di Selatan Nantucket
Operasi pencarian melibatkan pesawat, helikopter, sekoci penyelamat, serta kapal Coast Guard. Tim menyisir wilayah laut yang luas di sekitar Nantucket sebelum puing pesawat ditemukan.
Coast Guard kemudian mengonfirmasi sebaran puing di selatan Nantucket memiliki kaitan dengan pesawat Latitude Air Ambulance yang hilang. Sebelum temuan tersebut, tim dilaporkan telah menyisir sekitar 1.644 mil persegi wilayah pencarian.
Kapal USCGC William Sparling melanjutkan pencarian terhadap enam orang di dalam pesawat sepanjang malam. Hingga pembaruan resmi terakhir yang tersedia, otoritas belum mengumumkan kondisi mereka.










