Bulatan Times – InJourney Airports menyiapkan tiga bandara untuk mendukung mobilitas kru, pembalap, dan penonton MotoGP Mandalika 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober. Ketiganya adalah Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid di Lombok, Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali, dan Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang.
Bandara Lombok menjadi pintu masuk utama karena lokasinya paling dekat dengan Pertamina Mandalika International Circuit. InJourney memproyeksikan pergerakan penumpang di bandara tersebut mencapai 98.670 orang pada 5–15 Oktober 2026.
“Bandara Zainuddin Abdul Madjid Lombok menjadi pintu gerbang utama bagi para kru tim dan pembalap MotoGP, serta bagi wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara untuk menuju Sirkuit Mandalika,” kata Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi, dikutip dari ANTARA.
Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Jelang MotoGP Mandalika 2026 Berpotensi Naik, Ini Penyebabnya
Pergerakan Penumpang Diperkirakan Memuncak setelah Balapan
Lonjakan penumpang diperkirakan mulai terlihat ketika race weekend dimulai. Pada 9 Oktober, Bandara Lombok diproyeksikan melayani sekitar 8.600 penumpang, kemudian 7.600 penumpang pada 10 Oktober dan 9.300 penumpang pada hari balapan, 11 Oktober.
Pergerakan tertinggi justru diperkirakan terjadi sehari setelah balapan. Pada 12 Oktober, jumlah penumpang diproyeksikan mencapai sekitar 9.600 orang seiring kepulangan penonton, kru, dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan.
Sepanjang 5–15 Oktober, InJourney memperkirakan Bandara Lombok menangani 1.046 penerbangan. Kapasitas tambahan juga disiapkan melalui 48 penerbangan tambahan, 11 penerbangan charter, empat penerbangan dengan pesawat berkapasitas lebih besar, serta tiga positioning flight untuk menempatkan pesawat sesuai kebutuhan operasional.
Penambahan kapasitas tersebut sejalan dengan langkah yang sebelumnya dilakukan maskapai untuk menghadapi peningkatan permintaan perjalanan menuju Lombok menjelang MotoGP.
Baca Juga: Kesiapan MotoGP Mandalika 2026 Capai 95 Persen, Pengecekan Akhir Dimulai
Bali dan Soekarno-Hatta Jadi Penghubung Menuju Lombok
Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Soekarno-Hatta tidak menjadi lokasi utama kedatangan paddock, tetapi keduanya memiliki peran dalam menjaga konektivitas penumpang menuju Lombok.
Bandara Bali menjadi alternatif bagi wisatawan yang datang dari luar daerah maupun luar negeri sebelum melanjutkan perjalanan ke Lombok.
Sementara itu, Soekarno-Hatta menjadi hub penerbangan domestik dan internasional. Arus penumpang dari berbagai kota dapat terhubung melalui Jakarta sebelum melanjutkan penerbangan ke Lombok.
InJourney juga menyiapkan personel dan fasilitas untuk penerbangan kargo yang membawa perlengkapan tim, peralatan balap, serta motor yang digunakan selama Grand Prix Indonesia.
Penukaran Tiket Tersedia di Bandara Lombok
Bandara Lombok tidak hanya menjadi titik kedatangan penonton. Penyelenggara juga membuka layanan penukaran tiket MotoGP Mandalika di bandara tersebut pada 5–9 Oktober pukul 10.00–19.00 WITA.
Layanan di Bandara Lombok melayani pemegang tiket kategori Grandstand dan Festival. Dua titik penukaran lainnya disediakan di eks Bandara Selaparang dan Bazaar Mandalika.
Pemegang tiket harus membawa e-ticket dan identitas asli berupa KTP, SIM, atau paspor untuk proses verifikasi. Penyelenggara mengimbau penonton melakukan penukaran lebih awal agar perjalanan menuju sirkuit pada race weekend tidak terganggu antrean.
MotoGP Indonesia 2026 berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9–11 Oktober, satu pekan setelah Grand Prix Jepang di Motegi. Seri Indonesia menjadi putaran ke-17 dalam kalender MotoGP 2026.











