Bulatan Times – Menjelang pergantian bulan, muncul pertanyaan apakah harga bahan bakar minyak (BBM) akan kembali naik pada Oktober 2026. Hingga 27 September 2026, belum ada pengumuman resmi mengenai harga yang berlaku mulai 1 Oktober.
Peluang perubahan terutama ada pada BBM nonsubsidi karena harganya dievaluasi mengikuti perkembangan pasar. Minyak mentah dunia masih berada pada level tinggi, sementara harga sejumlah BBM nonsubsidi sudah mengalami kenaikan pada September.
Namun, kondisi itu belum berarti kenaikan Oktober pasti terjadi. Harga baru tetap bergantung pada keputusan masing-masing badan usaha setelah mempertimbangkan harga acuan, nilai tukar, serta komponen biaya lainnya.
Baca Juga: Benarkah Pertalite Naik Rp13.500 Mulai 26 September? Ini Fakta Harga BBM Pertamina
Harga BBM Nonsubsidi Masih Bisa Berubah
BBM nonsubsidi dapat disesuaikan secara berkala mengikuti harga pasar. Faktor yang diperhitungkan antara lain harga minyak mentah dan produk BBM, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, biaya distribusi, serta biaya pengangkutan.
Karena mekanismenya bersifat dinamis, harga yang berlaku pada September tidak otomatis menjadi harga yang sama untuk Oktober.
Hingga 27 September, Pertamax Turbo berada di Rp19.600 per liter, Dexlite Rp23.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter. Sementara Pertamax masih berada di Rp15.950 per liter.
Baca Juga: Harga BBM Pertamina 1 September 2026 Resmi Naik
Minyak Dunia Masih Jadi Faktor Penting
Pergerakan minyak global sepanjang September tetap dipengaruhi situasi pasokan dari Timur Tengah.
Pada 22 September, harga Brent sempat turun lebih dari 2 dolar AS menuju kisaran 97 dolar AS per barel setelah Arab Saudi kembali mengoperasikan pipa East-West yang sebelumnya terganggu akibat serangan drone.
Meski sempat turun, harga minyak masih berada pada level tinggi dibanding periode yang lebih tenang. Kondisi tersebut tetap menjadi salah satu faktor yang bisa memengaruhi evaluasi harga BBM nonsubsidi.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menetapkan rata-rata Indonesian Crude Price (ICP) Agustus 2026 sebesar 89,43 dolar AS per barel. ICP September belum ditetapkan hingga 27 September.
Pertalite dan Biosolar Dijanjikan Tetap
Pergerakan harga BBM nonsubsidi tidak otomatis berlaku untuk BBM bersubsidi.
Pemerintah sebelumnya memastikan harga BBM subsidi tidak akan dinaikkan sampai akhir 2026. Hingga 27 September, Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.
Artinya, pertanyaan soal kemungkinan kenaikan harga pada Oktober lebih relevan untuk BBM nonsubsidi. Kepastian harga baru dapat diketahui setelah badan usaha mengumumkan penyesuaian untuk periode berikutnya.











