Bulatan Times – George Russell memenangi Formula 1 GP Azerbaijan 2026 setelah bertahan dari tekanan Max Verstappen hingga garis finis di Baku City Circuit, Sabtu (26/9/2026).
Pembalap Mercedes itu start dari pole dan menyelesaikan 51 lap dalam waktu 1 jam 38 menit 2,143 detik. Verstappen finis kedua dengan selisih hanya 0,196 detik, sementara Isack Hadjar membawa Red Bull naik podium ketiga.
Charles Leclerc finis keempat untuk Ferrari, diikuti Kimi Antonelli di posisi kelima. Lewis Hamilton menutup balapan di urutan keenam.
Kemenangan di Baku menjadi kemenangan ketiga Russell pada musim 2026. Ia sebelumnya menang di Australia dan Austria, dan hasil Azerbaijan membuat jaraknya dengan pemimpin klasemen Kimi Antonelli kembali mengecil.
Baca Juga: Rahmat Erwin Raih Emas Asian Games 2026, Pecahkan Dua Rekor Dunia
Russell Mengontrol Balapan sejak Start
Russell tidak menyia-nyiakan pole position yang diraihnya sehari sebelumnya.
Ia mempertahankan posisi terdepan sejak start dan perlahan membangun jarak dari rombongan di belakang. Pada fase pertama balapan, Oscar Piastri berada di posisi kedua sebelum tekanan dari dua mobil Red Bull mulai meningkat.
Russell sempat unggul sekitar 10 detik menjelang pertengahan balapan. Situasi berubah ketika Alex Albon mengalami kecelakaan di Tikungan 6 dan memicu Safety Car pada lap ke-31.
Jarak yang sebelumnya dibangun Russell langsung hilang.
Mayoritas pembalap kemudian masuk pit untuk mengganti ban. Verstappen memanfaatkan restart untuk melewati Piastri dan naik ke posisi kedua, membuat Russell harus menghadapi tekanan langsung dari pembalap Red Bull pada bagian akhir balapan.
Balapan kembali terganggu tak lama setelah restart. Franco Colapinto gagal mengendalikan mobil saat memasuki Tikungan 1 dan menyenggol rekan setimnya di Alpine, Pierre Gasly. Insiden tersebut kemudian melibatkan Lando Norris dan memicu Safety Car kedua.
Verstappen Menekan sampai Garis Finis
Russell tetap berada di depan setelah restart kedua, tetapi Verstappen tidak memberinya ruang untuk bernapas.
Kedua pembalap beberapa kali mencatat lap cepat dan terus menjaga jarak di bawah satu detik. Verstappen bahkan beberapa kali sangat dekat dengan dinding ketika mencoba memangkas selisih.
Drama terbesar datang pada lap terakhir.
Bendera kuning muncul setelah Valtteri Bottas menghantam pembatas. Russell mengurangi kecepatan dan sempat kehilangan tenaga turbo setelah kembali menginjak gas.
Verstappen langsung mendekat.
Keduanya keluar dari tikungan terakhir dengan jarak sangat rapat, tetapi Russell masih mampu mempertahankan posisi sampai garis finis. Selisih akhirnya hanya 0,196 detik.
Isack Hadjar finis ketiga dan melengkapi podium ganda Red Bull.
Baca Juga: Asian Games 2026: Indonesia Pecah Telur Emas, Perjuangan di Aichi-Nagoya Masih Panjang
Antonelli Pulih dari Posisi ke-16
Kimi Antonelli menjalani akhir pekan yang lebih sulit dibanding Russell.
Pemimpin klasemen itu mengalami kecelakaan di sesi kualifikasi dan hanya start dari posisi ke-16. Dalam balapan, ia perlahan naik hingga finis kelima.
Hasil tersebut tetap cukup untuk membatasi kerugian di klasemen, tetapi keunggulannya atas Russell turun dari 81 menjadi 66 poin setelah GP Azerbaijan.
Russell sekarang kembali memberi tekanan dalam persaingan gelar setelah 15 seri. Kemenangan di Baku juga menjadi kemenangan kedelapan sepanjang karier F1 pembalap Inggris tersebut.
Oscar Piastri kehilangan peluang podium setelah melakukan lock-up dan melebar di Tikungan 1. Ia akhirnya hanya finis ke-14.
McLaren pulang dari Azerbaijan tanpa poin setelah Norris ikut tersingkir dalam insiden yang melibatkan dua mobil Alpine.
Sepuluh besar dilengkapi Arvid Lindblad di posisi ketujuh, Esteban Ocon kedelapan, Oliver Bearman kesembilan, dan Carlos Sainz di urutan ke-10.








