Bulatan Times – Masyarakat kini dapat mengecek posisi desil keluarga dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara daring menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Pengecekan dapat dilakukan melalui layanan Cek Bansos Kementerian Sosial maupun portal Cek DTSEN Badan Pusat Statistik (BPS). Informasi tersebut membantu masyarakat mengetahui posisi relatif tingkat kesejahteraan keluarganya dalam data yang digunakan pemerintah untuk menentukan sasaran berbagai program.
Desil terbagi menjadi 10 kelompok. Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 berada pada kelompok relatif paling tinggi.
Posisi desil bukan berarti seseorang otomatis menerima atau tidak menerima bantuan sosial. Setiap program tetap memiliki ketentuan dan mekanisme penetapan penerima masing-masing.
Baca Juga: Apa Itu Desil DTSEN? Pengertian dan Pengaruhnya pada Bansos
Cara Cek Desil lewat Cek Bansos Kemensos
Pengecekan melalui Kementerian Sosial dapat dilakukan dengan membuka laman cekbansos.kemensos.go.id.
Pengguna cukup menyiapkan NIK 16 digit yang tercantum pada KTP. Setelah halaman terbuka, masukkan NIK pada kolom yang tersedia, isi kode keamanan, kemudian pilih Cari Data.
Jika data ditemukan, sistem akan menampilkan informasi yang tersimpan dalam DTSEN, termasuk posisi desil dan status bantuan sosial yang terkait dengan NIK tersebut.
Dalam layanan Cek Bansos, keluarga yang berada pada desil 1 sampai 4 atau kelompok 40 persen terbawah dapat diusulkan sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako.
Keluarga pada desil 5 dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan atau PBI-JK.
Status tersebut merupakan kelompok yang dapat diusulkan dan tidak berarti seluruh keluarga pada desil tersebut otomatis menjadi penerima bantuan.
Cara Cek Desil melalui Portal DTSEN BPS
Posisi desil juga dapat dilihat melalui portal DTSEN BPS di dtsen-form.bps.go.id.
Pengguna memasukkan NIK dan kode keamanan terlebih dahulu. Apabila NIK ditemukan dalam basis data DTSEN, proses dapat dilanjutkan ke menu Cek Desil.
Tahap berikutnya meminta tanggal lahir serta kode keamanan. Setelah data sesuai, sistem akan menampilkan informasi mengenai posisi desil yang tercatat untuk NIK tersebut.
Portal DTSEN BPS juga menjadi salah satu kanal yang digunakan untuk mendukung pemutakhiran data sosial ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Cara Cek Desil Online DTSEN BPS 2026 Pakai NIK Tanpa Login
Desil Tidak Hanya Ditentukan dari Penghasilan
Penempatan keluarga dalam sebuah desil tidak hanya dihitung berdasarkan pendapatan.
DTSEN mempertimbangkan sejumlah karakteristik sosial ekonomi secara bersama-sama, antara lain kondisi tempat tinggal, sumber air minum, penggunaan energi, kepemilikan aset, daya dan konsumsi listrik, komposisi keluarga, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, serta kondisi disabilitas.
Berbagai karakteristik tersebut digunakan untuk melihat posisi relatif sebuah keluarga dibandingkan keluarga lainnya.
Karena itu, dua keluarga yang berada dalam desil yang sama belum tentu memiliki pendapatan, pengeluaran, maupun kondisi ekonomi yang identik.
Posisi Desil Bisa Berubah
Data DTSEN terus dimutakhirkan sehingga posisi desil sebuah keluarga dapat berubah mengikuti kondisi sosial ekonominya serta perubahan posisi relatif dibandingkan keluarga lain.
Per 10 Juli 2026, DTSEN Versi 3 Tahun 2026 mencakup sekitar 290,13 juta catatan individu dan 95,98 juta catatan keluarga.
Masyarakat yang menemukan data diri atau keluarganya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dapat mengajukan pembaruan melalui Cek Bansos, aplikasi Cek Bansos, desa atau kelurahan dan dinas sosial, SIKS-NG melalui operator desa atau kelurahan, maupun kanal Cek DTSEN BPS.
Pengajuan pembaruan tidak langsung mengubah posisi desil. Informasi yang masuk akan menjadi bagian dari proses pemutakhiran dan penghitungan kembali berdasarkan data sosial ekonomi yang digunakan dalam DTSEN.










