Bulatan Times – Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Keuangan Suahasil Nazara ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Suahasil belum menjelaskan agenda yang akan dibicarakan bersama Presiden ketika tiba di Istana. Pertemuan berlangsung sekitar sepekan setelah dirinya dilantik menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
Kedatangan Suahasil juga berdekatan dengan rencana pemerintah membahas kebijakan pendidikan negeri gratis. Namun, belum ada konfirmasi bahwa persoalan tersebut menjadi agenda utama pertemuan dengan Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Lantik Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya
Suahasil belum ungkap materi pertemuan
Saat ditanya wartawan mengenai agenda kedatangannya, Suahasil memilih menunggu pertemuan selesai sebelum memberikan penjelasan.
“Rapat dulu, nanti habis itu kita ngobrol,” kata Suahasil, dikutip dari Bisnis.com, Selasa (22/9/2026).
Belum ada pula penjelasan dari Suahasil mengenai skema pembiayaan yang mungkin digunakan pemerintah apabila rencana pendidikan negeri gratis diterapkan lebih luas.
Karena agenda resmi pertemuan belum disampaikan, pembahasan mengenai pendidikan gratis masih menjadi konteks dari pertemuan tersebut, bukan agenda yang telah dikonfirmasi.
Prabowo sebelumnya bicara pendidikan negeri gratis
Beberapa hari sebelum memanggil Suahasil ke Istana, Prabowo menyampaikan keinginannya agar pendidikan negeri dapat diberikan secara gratis mulai tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta pada Jumat (18/9/2026).
Prabowo ketika itu mengatakan pemerintah akan mengadakan rapat terbatas untuk membicarakan rencana tersebut.
Pernyataan itulah yang membuat kedatangan Menteri Keuangan ke Istana menjadi relevan dengan pembicaraan mengenai kemampuan fiskal pemerintah. Meski demikian, belum ada rincian resmi mengenai kebutuhan anggaran, tahapan penerapan, maupun skema pembiayaannya.
Angka kebutuhan dana juga belum diumumkan dalam sumber yang telah diverifikasi. Karena itu, artikel ini tidak memasukkan estimasi biaya yang belum mempunyai dasar resmi.
Baca Juga: Suahasil Langsung Pimpin Kemenkeu Usai Dilantik, Fokus Jaga APBN Tetap Kredibel
Baru sepekan menjabat Menteri Keuangan
Pertemuan dengan Prabowo berlangsung tak lama setelah Suahasil mendapat jabatan baru.
Prabowo melantik Suahasil sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara pada Senin (14/9/2026). Ia menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024–2029. Pengangkatannya ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026.
Sebelum menjadi Menteri Keuangan, Suahasil sudah lama berada di lingkungan Kementerian Keuangan dan sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan.
Dalam pernyataan setelah dilantik, Suahasil menekankan pengelolaan APBN yang sehat dan kredibel serta pentingnya komunikasi publik dalam kebijakan keuangan negara.
Suahasil kemudian menyampaikan bahwa pemerintah tetap mempertahankan target defisit APBN 2026 sebesar 2,85 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), masih di bawah batas defisit 3 persen.
Ruang fiskal menjadi bagian penting
Jika pemerintah nantinya melanjutkan rencana memperluas pendidikan negeri gratis, pembahasan mengenai sumber pembiayaan menjadi salah satu aspek yang perlu diperjelas.
Kebijakan dengan cakupan mulai SD hingga perguruan tinggi negeri berpotensi melibatkan sejumlah tingkat pemerintahan dan pos anggaran. Namun, besaran kebutuhan maupun desain program belum dapat disimpulkan sebelum pemerintah mengumumkan skema resminya.
Karena itu, hasil pertemuan Prabowo dan Suahasil menjadi penting untuk melihat apakah pemerintah mulai membahas rancangan fiskal terkait kebijakan tersebut atau terdapat agenda lain yang menjadi fokus pembicaraan.
Sampai Suahasil tiba di Istana pada Selasa, agenda pertemuan belum diumumkan secara terbuka.











