Bulatan Times – Ayam goreng bawang putih bisa menjadi pilihan lauk rumahan ketika ingin menyajikan ayam dengan rasa gurih dan aroma bawang yang kuat. Bahan yang diperlukan relatif sederhana, sementara proses memasaknya tidak membutuhkan teknik yang rumit.
Kunci hidangan ini terletak pada dua tahap. Ayam perlu diberi waktu agar bumbu menempel sebelum digoreng, sedangkan bawang putih harus dimasak dengan hati-hati agar menghasilkan aroma harum tanpa menjadi terlalu pahit akibat gosong.
Resep berikut menggunakan potongan ayam berukuran sedang agar lebih mudah matang merata.
Baca Juga: Ayam Tangkap Khas Aceh, Resep Gurih dan Harum yang Bisa Dibuat di Rumah
Bahan ayam goreng bawang putih
Untuk sekitar 4 porsi, siapkan:
- 800 gram ayam, potong menjadi 8 bagian
- 10 siung bawang putih
- 1 sendok teh ketumbar bubuk
- 1 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh lada bubuk
- 1/2 sendok teh gula
- 1 sendok makan kecap asin
- 1 sendok makan air jeruk nipis
- 2 sendok makan tepung maizena
- Minyak goreng secukupnya
Untuk taburan bawang:
- 6 siung bawang putih, iris tipis
- Sedikit garam sesuai selera
Takaran garam dapat disesuaikan karena kecap asin juga menyumbang rasa asin pada ayam.
Cara membuat ayam goreng bawang putih
1. Siapkan ayam dan bumbu
Keringkan permukaan ayam menggunakan tisu dapur bersih. Ayam mentah tidak perlu dicuci di bawah air mengalir karena percikan air dapat membawa bakteri dari ayam ke wastafel, peralatan, atau permukaan di sekitarnya. USDA juga menegaskan bahwa membilas ayam bukan cara untuk menghilangkan bakteri; proses memasak yang tepatlah yang membuat ayam aman dikonsumsi.
Haluskan 10 siung bawang putih, kemudian campurkan dengan ketumbar, garam, lada, gula, kecap asin, dan air jeruk nipis.
Masukkan ayam dan aduk sampai seluruh permukaannya terlapisi bumbu.
2. Marinasi ayam di dalam kulkas
Tutup wadah ayam kemudian simpan di lemari pendingin sekitar 30 menit hingga 1 jam.
Marinasi membantu memberi waktu bagi bumbu untuk menempel dan meresap ke permukaan ayam. Selama proses ini, ayam mentah sebaiknya tetap disimpan dalam lemari pendingin, bukan dibiarkan lama pada suhu ruang.
Setelah marinasi selesai, tambahkan tepung maizena dan aduk tipis hingga merata. Maizena tidak perlu membentuk lapisan tepung yang tebal.
3. Goreng bawang putih untuk taburan
Panaskan minyak dengan api kecil hingga sedang.
Masukkan irisan bawang putih dan goreng sambil diperhatikan. Begitu warnanya berubah menjadi kuning keemasan, segera angkat dan tiriskan.
Jangan menunggu bawang menjadi cokelat gelap di dalam minyak karena panas yang tersisa masih dapat melanjutkan proses pematangan setelah bawang diangkat.
Sisihkan bawang goreng untuk digunakan sebagai taburan terakhir.
Baca Juga: Resep Mie Aceh Goreng Rumahan, Gurih Pedas dan Kaya Rempah
4. Goreng ayam hingga matang
Gunakan minyak yang sudah panas dengan api sedang. Masukkan ayam secara bertahap agar wajan tidak terlalu penuh.
Goreng sambil dibalik seperlunya sampai permukaan ayam berwarna keemasan dan bagian dalamnya matang.
Waktu menggoreng dapat berbeda bergantung pada ukuran potongan ayam, jumlah minyak, jenis wajan, serta kekuatan kompor. Karena itu, warna kecokelatan pada bagian luar tidak sebaiknya dijadikan satu-satunya patokan kematangan.
Untuk memastikan keamanan, bagian paling tebal dari ayam perlu mencapai suhu internal sedikitnya 74°C. USDA menetapkan suhu minimum tersebut untuk semua jenis unggas.
Jika menggunakan termometer makanan pada potongan ayam bertulang, masukkan termometer ke bagian daging yang paling tebal tanpa menyentuh tulang.
5. Tambahkan bawang putih
Setelah ayam matang, angkat dan tiriskan sebentar.
Letakkan ayam di piring saji, kemudian taburkan bawang putih goreng di atasnya. Tambahkan sedikit garam pada taburan jika diperlukan.
Ayam goreng bawang putih siap disajikan selagi hangat.
Tips agar bawang putih tidak pahit
Bawang putih menjadi salah satu bagian yang menentukan karakter hidangan ini. Namun, irisan tipis mudah berubah dari keemasan menjadi gosong dalam waktu singkat.
Gunakan api kecil hingga sedang ketika menggoreng bawang dan jangan meninggalkan wajan. Angkat sedikit lebih awal ketika warnanya sudah kuning keemasan.
Menggoreng taburan bawang secara terpisah dari ayam juga memudahkan pengendalian tingkat kematangannya.
Untuk rasa bawang yang lebih kuat, jumlah bawang putih pada bumbu marinasi dapat ditambah sesuai selera tanpa harus memperbanyak bawang goreng.
Bisa menggunakan paha atau dada ayam
Bagian paha cocok untuk resep ini karena memiliki daging yang relatif berlemak dan tetap juicy ketika digoreng. Dada ayam juga bisa digunakan, tetapi sebaiknya ukuran potongannya dibuat seragam agar waktu memasaknya lebih mudah dikendalikan.
Apa pun bagian yang dipilih, jangan hanya mengandalkan warna daging untuk menentukan apakah ayam sudah aman dimakan. USDA menjelaskan warna ayam matang dapat bervariasi sehingga termometer makanan merupakan cara yang lebih dapat diandalkan untuk memastikan suhu aman.
Dengan bumbu sederhana dan bawang putih yang cukup banyak, ayam goreng ini dapat disajikan bersama nasi hangat, sambal, lalapan, atau sayuran sebagai menu makan di rumah.











