Bulatan Times – Barcelona memasuki Liga Champions 2026/2027 dengan ambisi besar. Mantan pemain Barcelona, Gaizka Mendieta, menilai trofi kompetisi Eropa tersebut menjadi prioritas yang paling diinginkan klub dan para pemain musim ini.
Barcelona mengawali musim dengan catatan impresif. Tim asuhan Hansi Flick meraih empat kemenangan beruntun di La Liga saat menghadapi Elche, Athletic Bilbao, Rayo Vallecano, dan Valencia.
Dalam empat pertandingan tersebut, Barcelona mencetak 17 gol. Performa tersebut menjadi modal positif sebelum memulai perjalanan di Liga Champions.
Barcelona akan mengawali kiprahnya di kompetisi Eropa dengan menghadapi Feyenoord pada Rabu (9/9/2026).
Barcelona Sudah Lama Menunggu Trofi Liga Champions
Mendieta menilai Barcelona memang tidak berada dalam tekanan mutlak untuk memenangkan Liga Champions musim ini. Namun, keinginan untuk kembali mengangkat trofi tersebut sangat besar di lingkungan klub.
“Saya tidak akan mengatakan Barcelona berada di bawah tekanan untuk memenangkan Liga Champions, tetapi tentu ada antusiasme besar,” ujar Mendieta dalam wawancara dengan Casinolyze.
Menurutnya, Liga Champions menjadi trofi yang paling diinginkan Barcelona musim ini, baik oleh klub, suporter maupun pemain.
“Untuk klub, para penggemar, dan terutama para pemain, Liga Champions adalah trofi yang paling mereka inginkan musim ini,” kata Mendieta.
Barcelona terakhir kali menjadi juara Liga Champions pada musim 2014/2015. Artinya, sudah lebih dari satu dekade klub asal Catalunya tersebut tidak kembali menjadi kampiun kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa.
Pada musim 2025/2026, langkah Barcelona juga terhenti di perempat final setelah disingkirkan Atletico Madrid.
Mendieta Nilai Barcelona Kembali ke Level Elite
Selain membicarakan target Liga Champions, Mendieta melihat Barcelona telah kembali menjadi salah satu kekuatan utama Eropa setelah melewati periode sulit yang berkaitan dengan kondisi finansial klub.
Ia menilai Barcelona sudah menemukan kembali identitas permainan di bawah Hansi Flick.
Kehadiran pemain seperti Lamine Yamal, Raphinha, dan Pedri juga disebut menjadi bagian penting dari kebangkitan tersebut. Mendieta melihat kombinasi pemain dan pelatih membuat Barcelona kembali memiliki fondasi kuat untuk bersaing di level tertinggi.
Barcelona juga menunjukkan produktivitas tinggi pada awal musim 2026/2027. Empat kemenangan pertama di La Liga menghasilkan 17 gol, menunjukkan lini serang mereka sudah langsung bekerja efektif.
Lamine Yamal Juga Pasang Target Liga Champions
Ambisi Barcelona tersebut tidak hanya datang dari mantan pemain.
Lamine Yamal juga secara terbuka menyebut Liga Champions sebagai target utamanya musim ini. Pemain berusia 19 tahun tersebut mengatakan tidak ada motivasi yang lebih besar baginya selain memenangkan trofi yang belum pernah ia raih bersama Barcelona.
Pernyataan Yamal semakin memperkuat gambaran bahwa Barcelona memang ingin memberikan perhatian besar terhadap kompetisi Eropa musim ini.
Barcelona juga menunjuk Yamal sebagai salah satu wakil kapten tim. Keputusan tersebut menunjukkan besarnya kepercayaan klub dan rekan-rekannya kepada pemain muda tersebut.
Ujian Pertama Barcelona Hadapi Feyenoord
Langkah pertama Barcelona di Liga Champions 2026/2027 akan dimulai saat menghadapi Feyenoord.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi tim asuhan Flick untuk menerjemahkan performa impresif di La Liga ke kompetisi Eropa.
Barcelona memang datang dengan modal empat kemenangan dan 17 gol. Namun, Liga Champions memiliki tingkat persaingan berbeda dan kesalahan kecil dapat memberikan dampak besar.
Flick sendiri menyadari Barcelona perlu tetap mampu beradaptasi dengan lawan tanpa kehilangan identitas permainan mereka. Barcelona sebelumnya beberapa kali gagal melangkah lebih jauh di Liga Champions meski tampil dominan di kompetisi domestik.
Karena itu, target menjadi juara tidak cukup hanya dengan produktivitas di awal musim. Barcelona juga harus menjaga konsistensi ketika menghadapi lawan-lawan dengan kualitas lebih tinggi.
Bagi Mendieta, penantian selama lebih dari 10 tahun membuat Liga Champions menjadi trofi yang sangat berarti bagi Barcelona.
Kini, Barcelona memiliki kesempatan untuk kembali mengejar trofi yang terakhir kali mereka menangkan pada 2015. Perjalanan tersebut dimulai menghadapi Feyenoord, dengan ambisi besar yang sudah disuarakan dari dalam maupun luar klub.
Sumber: Casinolyze











