Jakarta, Bulatan Times – Pemain Philadelphia 76ers Jaylen Brown mencetak 30 poin untuk membawa timnya mengalahkan Detroit Pistons 112-106 sekaligus mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen Wilayah Timur NBA.
Brown membukukan penampilan tersebut dalam laga lanjutan NBA di Little Caesars Arena, Detroit, Rabu (4/11) malam waktu setempat, dengan tambahan satu blok krusial pada 37 detik terakhir pertandingan.
Philadelphia buat rekor menjadi delapan kemenangan
Joel Embiid turut berperan dengan mencetak 26 poin dan 15 rebound, sedangkan LeBron James menyumbangkan 13 poin, 10 rebound, dan delapan assist untuk membawa Philadelphia memperbaiki rekor menjadi delapan kemenangan dan satu kekalahan.
Kemenangan tersebut diraih meski Tyrese Maxey mengalami malam yang kurang produktif. Dia hanya mencetak 19 poin, terendah sepanjang musim ini, setelah memasukkan lima dari 16 percobaan tembakan.
Sebelum pertandingan tersebut, Maxey mencatatkan sedikitnya 26 poin dalam setiap laga musim ini. Rata-rata 29 poin per pertandingan menempatkannya di urutan ketiga pencetak angka terbanyak NBA, di bawah Luka Doncic dan Stephen Curry.
Baca juga: LeBron James bawa 76ers kalahkan juara bertahan Knicks 98-93
Di kubu Detroit, Cade Cunningham mencetak 26 poin, 11 assist, dan tujuh rebound, sementara Duncan Robinson menyumbangkan 27 poin.
Pistons masih memimpin papan Divisi Tengah
Kekalahan tersebut membuat Pistons memiliki rekor enam kemenangan dan dua kekalahan, meski masih memimpin papan Divisi Tengah.
Philadelphia sempat unggul hingga 17 poin sebelum Detroit bangkit pada pengujung pertandingan dan memangkas jarak menjadi enam angka.
Peluang Pistons untuk mendekat semakin terbuka ketika Cunningham mencoba melepaskan tembakan tiga angka. Namun, Brown berhasil memblok tembakan tersebut saat pertandingan menyisakan 37 detik, sekaligus menggagalkan upaya Detroit mengejar ketertinggalan.
Sementara itu, James menorehkan catatan bersejarah dengan memasukkan tembakan dalam permainan terbuka (field goal) ke-16.000 sepanjang karier NBA-nya. Pemain berusia 41 tahun tersebut menjadi pemain pertama yang mencapai angka itu setelah mencetak runner menggunakan tangan kiri pada awal kuarter kedua.





