Bulatan Times – Honda HRC Castrol memastikan Joan Mir tidak akan tampil dalam MotoGP Jepang dan Indonesia 2026. Juara dunia MotoGP 2020 itu masih harus menjalani pemulihan dan pemeriksaan lanjutan setelah mengalami masalah kesehatan dalam beberapa pekan terakhir.
Keputusan tersebut diambil berdasarkan rekomendasi Direktur Medis MotoGP Dr Angel Charte bersama tim medis Dexeus University Hospital di Barcelona.
Dengan keputusan ini, Mir akan melewatkan dua seri awal rangkaian balapan Asia dalam kalender MotoGP 2026. Sebelumnya, pembalap Honda bernomor 36 tersebut juga tidak mengikuti GP Austria karena kondisi fisiknya belum memungkinkan untuk kembali balapan.
Baca Juga: Klasemen MotoGP 2026 Usai Austria: Martin Pimpin, Acosta Naik ke P4
Mir belum mendapat diagnosis definitif
Masalah kesehatan Mir mulai terlihat jelas ketika menjalani akhir pekan MotoGP San Marino di Misano.
Mir mengalami penurunan kondisi fisik dan kesulitan mempertahankan energinya selama akhir pekan balapan. Setelah akhirnya mundur dari Grand Prix, ia langsung bertolak ke Barcelona untuk menjalani pemeriksaan medis.
Pemeriksaan lanjutan menemukan perubahan pada sejumlah parameter dalam tes darah. Temuan tersebut membutuhkan pemeriksaan lebih jauh karena tim medis ketika itu belum mendapatkan diagnosis yang pasti.
Atas rekomendasi dokter, Mir kemudian melewatkan GP Austria agar dapat beristirahat dan menjalani pemeriksaan tambahan.
Honda awalnya menargetkan Mir dapat kembali ketika MotoGP memasuki seri Jepang. Namun, perkembangan terbaru membuat rencana tersebut dibatalkan.
MotoGP Jepang dan Indonesia dilewatkan
Honda kini memastikan waktu pemulihan Mir diperpanjang setidaknya hingga melewati dua Grand Prix berikutnya.
Artinya, ia tidak akan turun pada MotoGP Jepang di Mobility Resort Motegi maupun MotoGP Indonesia di Pertamina Mandalika International Circuit.
Keputusan untuk tidak memaksakan Mir kembali ke lintasan diambil setelah evaluasi medis terbaru. MotoGP menyebut absennya pembalap Spanyol itu didasarkan pada saran Dr Angel Charte dan tim Dexeus University Hospital.
Belum ada kepastian kapan Mir dapat kembali membalap. Karena diagnosis definitif belum diumumkan, jadwal comeback-nya akan bergantung pada perkembangan kondisi kesehatan dan hasil pemeriksaan selanjutnya.
Baca Juga: Jorge Martin Puji Pengereman Acosta, Sebut Bisa Ikut Perebutan Gelar MotoGP 2026
Masalah kesehatan muncul sejak Misano
Absennya Mir di Jepang dan Indonesia memperpanjang periode sulit yang dimulai di Misano.
Saat Sprint MotoGP San Marino, Mir sudah mengeluhkan kondisi fisik yang sangat lemah. Ia hanya mampu finis ke-20 dan tertinggal jauh dari pembalap di barisan depan.
Situasinya tidak membaik pada balapan utama. Mir kemudian mundur dan menuju Barcelona untuk menjalani pemeriksaan.
Hasil pemeriksaan itulah yang membuat Honda membatalkan keikutsertaannya di Austria. Pada saat itu, tim masih berharap Mir mempunyai cukup waktu untuk pulih sebelum memasuki balapan kandang Honda di Jepang.
Namun, dengan kondisi kesehatan yang belum sepenuhnya teratasi, prioritas kini beralih pada proses pemulihan ketimbang mengejar jadwal balapan.
Honda sebelumnya menurunkan Nakagami
Ketika Mir absen di GP Austria, Honda menunjuk pembalap pengembang Takaaki Nakagami sebagai penggantinya.
Nakagami mengendarai Honda RC213V bersama Luca Marini. Penunjukan itu sekaligus membantu program pengembangan Honda karena pembalap Jepang tersebut juga terlibat dalam pengujian motor 1.000cc.
Nakagami sendiri sebelumnya sudah dijadwalkan turun sebagai wildcard pada MotoGP Jepang di Motegi.
Pengumuman resmi mengenai absennya Mir di Jepang dan Indonesia memastikan Honda kembali harus menyesuaikan rencana pembalapnya untuk dua putaran tersebut. Namun, sumber resmi yang saya periksa belum memberikan dasar yang cukup untuk menyatakan siapa yang akan mengisi seluruh slot Mir pada kedua seri itu.
Karena itu, artikel ini tidak menetapkan nama pembalap pengganti sebelum ada konfirmasi resmi.
Mir harus menunggu lampu hijau tim medis
Situasi Mir berbeda dari cedera yang memiliki perkiraan pemulihan lebih mudah ditentukan. Pemeriksaan sebelumnya menemukan perubahan parameter darah, sementara diagnosis pasti belum diumumkan.
Kondisi tersebut membuat keputusan kembali balapan bergantung pada hasil evaluasi medis berikutnya.
Bagi Honda, absennya Mir juga berarti kehilangan salah satu pembalap utama pada dua putaran penting di Asia, termasuk GP Jepang yang merupakan balapan kandang pabrikan.
Mir telah memperkuat proyek MotoGP Honda sejak 2023. Musim 2026 merupakan tahun keempatnya bersama pabrikan Jepang setelah menunjukkan tanda kemajuan pada musim sebelumnya, termasuk dua podium pada 2025.
Untuk saat ini, fokus pembalap berusia 29 tahun tersebut tetap pada pemulihan. Belum ada tanggal resmi yang diumumkan untuk kembalinya Mir setelah melewatkan MotoGP Jepang dan Indonesia.











