BULATAN TIMES – Marc Marquez mengaku sudah mengagumi kemampuan Jorge Martin sejak keduanya menggunakan motor Ducati pada musim MotoGP 2024. Salah satu hal yang membuat pembalap Ducati Lenovo Team itu terkesan adalah teknik pengereman Martin yang dinilainya memiliki kemiripan dengan gaya balapnya sendiri.
Penilaian tersebut kembali menjadi perhatian ketika Marquez dan Martin terlibat persaingan ketat memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026. Setelah Grand Prix Indonesia di Mandalika, kedua pembalap hanya terpaut dua poin.
Marquez mengungkapkan penilaiannya seusai memenangi Sprint MotoGP Indonesia, Sabtu (10/10/2026), ketika membahas kemampuan Martin sebagai salah satu rival utamanya.
Data Ducati Membuat Marquez Terkesan pada Jorge Martin
Marquez mendapatkan kesempatan mengenal gaya balap Martin lebih dekat ketika bergabung dengan Gresini Racing pada 2024 setelah meninggalkan Honda.
Saat itu, Marquez menggunakan Ducati Desmosedici GP23, sedangkan Martin memperkuat Pramac Racing dengan motor GP24 yang memiliki spesifikasi lebih baru.
Meski berada di tim berbeda, Marquez mengaku mempunyai akses untuk mempelajari data para pembalap Ducati.
Mengutip laman Motorsport.com, Marquez mengatakan Martin merupakan salah satu pembalap yang paling membuatnya terkesan setelah ia melihat data tersebut.
Perhatian Marquez terutama tertuju pada cara Martin mengendalikan motor saat memasuki tikungan.
Ia melihat kemiripan dalam teknik pengereman yang sama-sama menjadi bagian penting dari gaya balap mereka.
Marquez juga menyoroti kebiasaan Martin menggeser posisi tubuh cukup jauh dari motor ketika menikung. Meski mempunyai karakter tersendiri, Martin dinilainya memiliki keberanian untuk terus bersaing tanpa mudah mengalah.
Bagi Marquez, kemampuan tersebut menjadi salah satu alasan Martin layak diperhitungkan dalam perebutan gelar dunia.
Martin kemudian membuktikan kualitasnya dengan menjuarai MotoGP 2024 bersama Pramac Ducati, sementara Marquez menyelesaikan musim pertamanya menggunakan Desmosedici di posisi ketiga klasemen.
Jorge Martin Akui Marquez Membuatnya Lebih Baik
Pujian Marquez mendapat tanggapan positif dari Martin setelah balapan utama MotoGP Indonesia, Minggu (11/10/2026).
Pembalap Aprilia Racing tersebut mengaku menghargai pengakuan dari seorang juara dunia yang telah lama menjadi salah satu tolok ukur persaingan di kelas utama.
Martin juga merasa terhormat bisa bertarung langsung dengan Marquez untuk memperebutkan gelar musim ini.
Ia mengakui persaingan tersebut mendorongnya untuk terus meningkatkan kemampuan. Untuk mengalahkan Marquez, Martin merasa harus mengeluarkan performa terbaiknya.
Martin berharap persaingannya dengan pembalap Ducati itu dapat terus berlanjut dalam beberapa musim mendatang.
Keduanya kini membela pabrikan berbeda. Marquez memperkuat Ducati Lenovo Team, sedangkan Martin menjadi salah satu andalan Aprilia Racing.
Baca Juga: Persaingan Juara MotoGP 2026: Martin Unggul 2 Poin atas Marquez, Samai Rekor 2022
Persaingan Gelar MotoGP 2026 Berlanjut di Australia
Setelah 17 putaran, Martin memimpin klasemen MotoGP 2026 dengan 355 poin. Marquez membuntuti di posisi kedua dengan 353 poin.
Marco Bezzecchi masih berada dalam persaingan bersama Aprilia Racing, meskipun tertinggal 46 poin dari Martin yang menempati posisi teratas.
Persaingan dua pembalap terdepan semakin menarik setelah hasil berbeda yang mereka peroleh di Mandalika.
Marquez memenangi Sprint pada Sabtu, sementara Martin menyelesaikannya di posisi keempat. Pada balapan utama sehari kemudian, Martin meraih podium ketiga dan Marquez finis keenam.
Hasil tersebut membuat keduanya mengumpulkan jumlah poin yang sama sepanjang akhir pekan Indonesia, sehingga selisih dua angka di klasemen tidak berubah.
Baca Juga: Alex Marquez Sebut Australia, Qatar, dan Portugal Bisa Menyulitkan Marc di MotoGP 2026
Duel Martin dan Marquez selanjutnya berlanjut pada Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island, 23–25 Oktober 2026. Seri tersebut menjadi putaran ke-18 dari 22 balapan yang dijadwalkan musim ini.










