22 °c
Banjar Triwangsakeliki
24 ° Sel
24 ° Rab
Senin, Oktober 26, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
Home TRAVEL

Wisata Berastagi: Jarak dari Medan dan 6 Tempat Menarik

Berastagi berjarak sekitar 65-70 km dari Medan. Kenali jalur perjalanan serta enam pilihan wisata di dataran tinggi Karo.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
26 Oktober 2026, 21.01 WIB
in TRAVEL
Bangunan pemandian dan pengunjung di kawasan pegunungan yang berkabut dengan pepohonan di sekitarnya

Pemandian Air Panas Sidebuk-debuk. (Foto: Trip Advisor)

MEDAN, BULATAN TIMES – Berastagi menjadi salah satu tujuan wisata di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang dapat dijangkau melalui perjalanan darat dari Kota Medan. Jaraknya sekitar 65-70 kilometer dengan waktu tempuh normal 2-3 jam, tergantung kondisi lalu lintas.

Berada di kawasan dataran tinggi, Berastagi dikenal dengan udara sejuk, pemandangan Gunung Sibayak dan Gunung Sinabung, serta hasil pertanian seperti jeruk dan markisa.

Wisatawan dapat mengunjungi Bukit Gundaling, pasar buah, taman kota, hingga tempat wisata di sekitar Berastagi seperti Taman Alam Lumbini dan pemandian air panas Sidebuk-debuk.

Jarak dan Rute dari Medan ke Berastagi

Perjalanan menuju Berastagi umumnya melewati Jalan Jamin Ginting, jalur utama yang menghubungkan Medan dengan kawasan dataran tinggi Karo.

Rute yang dapat dilalui adalah:

Medan – Pancur Batu – Sembahe – Sibolangit – Berastagi.

Pengendara akan melewati kawasan permukiman, perbukitan, serta jalan menanjak dan berkelok sebelum memasuki Berastagi.

Pada kondisi lalu lintas normal, perjalanan biasanya membutuhkan sekitar 2-3 jam. Namun, kepadatan kendaraan di kawasan Pancur Batu hingga Sibolangit dapat membuat perjalanan lebih lama, terutama pada akhir pekan dan hari libur.

Bagi wisatawan yang membawa mobil pribadi, kondisi rem, ban, dan bahan bakar perlu diperhatikan sebelum melewati jalur pegunungan.

Sementara itu, wisatawan yang tidak membawa kendaraan dapat menggunakan bus atau angkutan antarkota menuju Berastagi maupun Kabanjahe.

Salah satu kawasan keberangkatan angkutan menuju Tanah Karo berada di sekitar Simpang Pos, Jalan Jamin Ginting, Medan.

Penumpang perlu memastikan bahwa kendaraan melewati pusat Berastagi serta menanyakan lokasi turun sebelum berangkat.

Baca Juga: 5 Tempat Wisata di Kota Medan dan Alamatnya

6 Tempat Wisata di Berastagi dan Sekitarnya

1. Bukit Gundaling

Bukit Gundaling merupakan salah satu tempat wisata yang paling dikenal di Berastagi.

Daya tarik utamanya adalah pemandangan dataran tinggi Karo dari atas bukit. Saat cuaca cerah, pengunjung dapat melihat Gunung Sibayak dan Gunung Sinabung dari sejumlah titik pandang.

Bukit ini juga memiliki area untuk berjalan santai dan menikmati udara pegunungan. Di sekitar kawasan wisata terdapat pedagang makanan, minuman, serta berbagai suvenir.

Pengunjung yang ingin menikmati pemandangan tanpa melakukan pendakian panjang dapat memilih Bukit Gundaling karena aksesnya relatif mudah dari pusat Berastagi.

Lokasi: Gundaling I, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

2. Pasar Buah Berastagi

Pasar Buah Berastagi menjadi tempat yang menarik bagi wisatawan yang ingin melihat hasil pertanian khas dataran tinggi Karo.

Berbagai buah dapat ditemukan di kawasan ini, termasuk jeruk, markisa, dan buah musiman lainnya. Selain buah segar, pedagang juga menawarkan makanan ringan, tanaman hias, serta suvenir.

Pengunjung dapat membeli buah untuk dinikmati selama perjalanan atau dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Pasar Buah berada tidak jauh dari kawasan wisata Bukit Gundaling, sehingga keduanya dapat dikunjungi dalam satu perjalanan.

Alamat: Jalan Gundaling, Tambak Lau Mulgap I, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

3. Taman Mejuah-Juah

Taman Mejuah-Juah merupakan ruang terbuka di pusat Berastagi yang digunakan untuk kegiatan masyarakat dan pertunjukan budaya.

Kawasan ini memiliki area untuk berjalan santai, beristirahat, dan menikmati udara sejuk.

Taman Mejuah-Juah juga menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai acara daerah. Salah satunya adalah Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo yang berlangsung pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026.

Festival tersebut menampilkan hasil pertanian, parade kendaraan hias, seni budaya, serta produk usaha masyarakat Karo.

Di luar kegiatan festival, taman ini tetap menjadi salah satu ruang terbuka yang dapat dikunjungi wisatawan.

Lokasi: Gundaling I, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Baca Juga: Wisata Danau Toba dan Cara ke Sana Lewat Darat dari Medan

4. Taman Alam Lumbini

Taman Alam Lumbini menjadi pilihan wisata religi dan arsitektur di kawasan sekitar Berastagi.

Tempat ini dikenal melalui bangunan pagoda berwarna emas yang menyerupai Pagoda Shwedagon di Myanmar.

Bangunan pagoda memiliki ornamen khas Buddha, sementara kawasan sekitarnya dilengkapi taman dan area terbuka dengan suasana dataran tinggi.

Selain menjadi tempat wisata, Taman Alam Lumbini juga digunakan untuk kegiatan keagamaan. Pengunjung perlu menjaga ketenangan, mengenakan pakaian sopan, dan mengikuti ketentuan pengelola.

Lokasinya berada di wilayah Dolat Rayat, tidak jauh dari pusat Berastagi.

Alamat: Jalan Barusjahe, kawasan Tongkoh, Kecamatan Dolat Rayat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

5. Pemandian Air Panas Sidebuk-debuk

Pemandian air panas Sidebuk-debuk menawarkan pengalaman berendam di kawasan pegunungan dekat Gunung Sibayak.

Air panas di wilayah ini berkaitan dengan aktivitas panas bumi Gunung Sibayak. Sejumlah tempat pemandian menyediakan kolam yang dapat digunakan pengunjung untuk berendam.

Udara dataran tinggi yang sejuk menjadi salah satu daya tarik kawasan tersebut.

Sidebuk-debuk dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin beristirahat setelah berkeliling Berastagi atau melakukan aktivitas di kawasan Gunung Sibayak.

Terdapat beberapa pengelola kolam air panas di wilayah ini. Fasilitas dan biaya masuk dapat berbeda pada setiap tempat.

Lokasi: Kawasan Lau Sidebuk-debuk, Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

6. Gunung Sibayak

Gunung Sibayak menjadi pilihan bagi wisatawan yang menyukai pendakian dan pemandangan alam pegunungan.

Gunung dengan ketinggian sekitar 2.212 meter di atas permukaan laut ini memiliki jalur pendakian menuju kawasan kawah yang masih menunjukkan aktivitas panas bumi.

Dari beberapa titik di jalur pendakian, pengunjung dapat menikmati pemandangan dataran tinggi Karo. Gunung Sibayak juga dikenal sebagai salah satu tempat untuk menyaksikan matahari terbit.

Pendakian menuju kawasan puncak umumnya membutuhkan sekitar 2-3 jam, bergantung pada jalur yang digunakan, cuaca, dan kemampuan fisik pendaki.

Wisatawan perlu membawa perlengkapan yang sesuai, termasuk sepatu dengan daya cengkeram baik, jaket, air minum, dan penerangan apabila berangkat sebelum matahari terbit.

Kawasan kawah memiliki lubang yang mengeluarkan uap serta gas panas. Pengunjung tidak boleh mendekati sumber gas atau memasuki area yang ditutup petugas.

Pendaki yang belum mengenal jalur sebaiknya menggunakan jasa pemandu lokal dan memastikan kondisi cuaca serta akses pendakian sebelum berangkat.

Lokasi: Kawasan Gunung Sibayak, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Salah satu akses menuju kaki gunung berada di kawasan Jaranguda, Kecamatan Merdeka.

Source: Kementerian Pariwisata; Pemerintah Kabupaten Karo
Tags: BerastagiKabupaten KaroMedan

Related Posts

Pemandangan danau yang luas dengan perbukitan hijau di tepi danau serta langit jingga saat matahari terbenam
TRAVEL

Wisata Danau Toba dan Cara ke Sana Lewat Darat dari Medan

Oktober 25, 2026
Tampak depan Istana Maimun berwarna kuning dan putih dengan atap gelap, taman hijau, dan jalan setapak di halaman
TRAVEL

5 Tempat Wisata di Kota Medan dan Alamatnya

Oktober 21, 2026
Ilustrasi aneka makanan berempah di atas meja, berupa sate daging, gulai dalam kuali besar, olahan daging berbumbu, nasi, dan sayuran
TRAVEL

Wisata Kuliner Banda Aceh: Sate Matang, Kuah Beulangong, dan Bebek Aceh

Oktober 18, 2026

Highlights

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Asap Karhutla Ganggu Pernapasan, Kemenkes Catat 333.470 Kasus ISPA

KMP Batumandi Tenggelam di Merak, ASDP Siapkan Pengangkatan Kapal

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Komdigi Bantah Minta Konten Karhutla Dihapus, Meutya Soroti Algoritma Medsos

Terpopuler

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Build Nana Tersakit 2026, Item, Emblem dan Combo Sekali Burst

Lapas Cilegon Gelar Sidak dan Tes Urine Bersama BNNK Terkait Isu Narkoba

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Komdigi Bantah Minta Konten Karhutla Dihapus, Meutya Soroti Algoritma Medsos

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times