Cilegon, Bulatan Times – Wakil Wali Kota Cilegon menunjukkan dukungannya terhadap upaya pembinaan dan pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan penampilan seni teater. Kegiatan ini diselenggarakan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon bersama Progresif Indonesia, Kamis (30/10).
Kehadiran Wakil Wali Kota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Cilegon terhadap program pembinaan. Program ini mengedepankan pendekatan humanis, kreatif, dan berorientasi pada pengembangan potensi diri Warga Binaan.
Baca juga: Lapas Cilegon dan Progresif Indonesia Hadirkan Teater bagi Warga Binaan
Wakil Wali Kota Cilegon dukung Program Pembinaan Lapas
Melalui seni teater, Warga Binaan diberikan ruang untuk mengekspresikan diri, mengasah kreativitas, membangun kepercayaan diri, serta menanamkan nilai-nilai positif seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan keberanian. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk memperbaiki diri. Setiap orang juga berhak menata masa depan yang lebih baik.
Dukungan Wakil Wali Kota Cilegon mencerminkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat dalam menciptakan proses pembinaan yang berkelanjutan. Selain itu, pembinaan tidak hanya menjadi tanggung jawab institusi pemasyarakatan. Namun, juga membutuhkan kepedulian dan penerimaan masyarakat sebagai bagian penting dari proses reintegrasi sosial.
Warga Binaan merupakan bagian dari masyarakat
Pemerintah Kota Cilegon memandang bahwa Warga Binaan merupakan bagian dari masyarakat yang tetap memiliki potensi, kemampuan, dan kesempatan untuk berkembang. Oleh karena itu, ruang-ruang pembinaan melalui seni, budaya, dan kegiatan produktif perlu terus didukung. Hal ini penting agar dapat menjadi sarana pembentukan karakter sekaligus bekal ketika mereka kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa keterbatasan ruang dan keadaan bukanlah penghalang untuk terus berkarya. Dengan pendampingan, kesempatan, dan dukungan dari berbagai pihak, Warga Binaan dapat menunjukkan kemampuan. Selain itu, mereka dapat membangun optimisme untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Melalui dukungan dan kolaborasi yang terjalin, diharapkan program pembinaan di Lapas Kelas IIA Cilegon dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata. Manfaat ini berlaku tidak hanya bagi Warga Binaan. Selain itu, juga berlaku bagi masyarakat luas dalam mewujudkan lingkungan sosial yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Karena setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua. Pembinaan bukan sekadar menjalani masa pidana, tetapi juga tentang membuka jalan bagi perubahan, menumbuhkan harapan, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.





