Bulatan Times – Pesmol ikan nila merupakan hidangan ikan berbumbu kuning dengan rasa gurih, sedikit pedas, dan asam segar. Ikan digoreng terlebih dahulu, kemudian dimasak sebentar bersama kunyit, kemiri, bawang, dan rempah hingga permukaannya terlapisi bumbu.
Pesmol banyak dikenal dalam masakan Sunda dan Betawi. Hidangan ini dapat menggunakan beberapa jenis ikan, termasuk nila yang memiliki daging lembut dan cocok dipadukan dengan bumbu berempah.
Untuk membuat pesmol yang tidak berbau amis menyengat, gunakan ikan segar dan perhatikan cara menyiapkannya sebelum digoreng. Bumbu yang ditumis sampai matang juga membantu memberikan aroma yang lebih kuat pada hidangan.
Resep berikut menggunakan dua ekor ikan nila dan menghasilkan sekitar tiga hingga empat porsi.
Baca Juga: Resep Pindang Ikan Patin Khas Lampung, Kuah Segar dengan Rasa Asam Pedas
Bahan Pesmol Ikan Nila Bumbu Kuning
Bahan utama:
- 2 ekor ikan nila ukuran sedang, total sekitar 700-800 gram
- 1 sendok makan air jeruk nipis
- 1/2 sendok teh garam untuk membumbui ikan
- Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng
- 2 sendok makan minyak untuk menumis
- 250 ml air
Bumbu halus:
- 6 butir bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 3 butir kemiri sangrai
- 3 cm kunyit
- 2 cm jahe
Bumbu dan bahan pelengkap:
- 1 batang serai, memarkan
- 2 lembar daun salam
- 3 lembar daun jeruk
- 2 cm lengkuas, memarkan
- 2 buah cabai merah keriting, iris serong
- 4 buah cabai rawit merah utuh, sesuai selera
- 1 buah tomat merah, potong menjadi beberapa bagian
- 1/2 buah mentimun, buang bijinya dan potong memanjang
- 1 batang daun bawang, iris
- 1/2 sendok teh garam, sesuaikan setelah dicicipi
- 1/2 sendok teh gula pasir
- 1 sendok teh air jeruk nipis untuk kuah
Jumlah cabai dapat disesuaikan dengan selera. Jika ingin pesmol yang tidak terlalu pedas, cabai rawit boleh dikurangi atau tidak digunakan.
Cara Membuat Pesmol Ikan Nila
1. Siapkan Ikan Nila
Pilih ikan nila yang masih segar dengan daging padat dan tidak berbau menyengat.
Minta penjual membersihkan sisik, insang, serta isi perut ikan. Setelah itu, periksa kembali bagian dalamnya untuk memastikan tidak ada kotoran yang tertinggal.
Keringkan permukaan ikan menggunakan tisu dapur bersih. Buat dua sayatan dangkal pada masing-masing sisi tubuh ikan agar bumbu lebih mudah mengenai permukaannya.
Lumuri ikan dengan air jeruk nipis dan garam. Simpan di lemari pendingin sekitar 10-15 menit sambil menyiapkan bumbu.
Sebelum digoreng, keringkan kembali permukaan ikan agar minyak panas tidak terlalu banyak memercik.
2. Goreng Ikan hingga Matang
Panaskan minyak dalam wajan menggunakan api sedang.
Masukkan ikan secara perlahan setelah minyak cukup panas. Jangan memenuhi wajan jika ukurannya tidak cukup untuk menggoreng dua ekor sekaligus.
Goreng ikan hingga kedua sisinya berwarna keemasan dan dagingnya matang.
Balik seperlunya agar kulit tidak mudah terlepas dan daging tetap utuh.
Angkat ikan dan tiriskan. Sisihkan sementara sambil menyiapkan kuah pesmol.
3. Tumis Bumbu Kuning
Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, dan jahe menggunakan ulekan atau blender.
Panaskan dua sendok makan minyak dalam wajan bersih.
Masukkan bumbu halus, kemudian tumis dengan api sedang sampai harum dan tidak lagi berbau mentah.
Tambahkan serai, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas yang sudah dimemarkan.
Aduk beberapa menit agar aroma rempah keluar dan bumbu matang merata.
Jika tumisan mulai mengering sebelum matang, tambahkan sedikit air agar bumbu tidak gosong.
4. Buat Kuah Pesmol yang Gurih dan Segar
Tuangkan 250 ml air ke dalam tumisan bumbu, kemudian aduk sampai tercampur.
Masukkan garam dan gula pasir. Biarkan kuah mendidih perlahan.
Tambahkan irisan cabai merah dan cabai rawit utuh. Masak beberapa menit sampai cabai mulai melunak.
Masukkan mentimun dan tomat, lalu aduk perlahan.
Mentimun tidak perlu dimasak terlalu lama agar teksturnya masih terasa ketika disantap.
Cicipi kuah menggunakan sendok bersih. Jika rasa gurih dan pedas sudah sesuai, lanjutkan dengan memasukkan ikan.
5. Masukkan Ikan ke dalam Bumbu Pesmol
Letakkan ikan nila yang sudah digoreng ke dalam kuah pesmol.
Gunakan api kecil dan biarkan ikan terkena bumbu selama sekitar tiga hingga lima menit.
Siramkan kuah ke bagian atas ikan menggunakan sendok agar bumbunya menyelimuti seluruh permukaan.
Hindari terlalu sering membalik ikan karena daging yang sudah matang lebih mudah hancur.
Pastikan bagian dalam ikan benar-benar matang. Suhu aman ikan adalah setidaknya 63 derajat Celsius. Tanpa termometer, periksa apakah daging tidak lagi transparan dan mudah terpisah menggunakan garpu.
Setelah kuah sedikit menyusut, masukkan irisan daun bawang dan air jeruk nipis.
Aduk bagian kuah secara perlahan tanpa merusak bentuk ikan.
Matikan api, kemudian pindahkan pesmol ke piring saji bersama bumbu dan kuahnya.
Baca Juga: Cara Memasak Ikan Tuna Bumbu Kuning, Gurih dan Bumbunya Meresap
Tips agar Pesmol Ikan Nila Tidak Berbau Amis
Pilih ikan yang masih segar. Ikan yang berbau asam, busuk, atau seperti amonia sebaiknya tidak digunakan. Jeruk nipis maupun rempah tidak dapat memperbaiki ikan yang sudah rusak.
Bersihkan bagian dalam ikan. Pastikan insang dan isi perut sudah dibuang. Jaga kebersihan peralatan setelah bersentuhan dengan ikan mentah agar tidak mencemari makanan matang.
Gunakan jeruk nipis secukupnya. Jeruk nipis memberikan aroma dan rasa segar, tetapi tidak menggantikan pemasakan ikan sampai matang.
Tumis bumbu hingga matang. Bawang, kunyit, kemiri, dan jahe yang ditumis dengan baik menghasilkan aroma lebih kuat dan mengurangi rasa mentah pada kuah.
Jangan terlalu lama memasak ikan dalam saus. Ikan yang sudah digoreng hingga matang hanya perlu dipanaskan sebentar bersama bumbu agar dagingnya tidak mudah hancur.
Pelengkap Pesmol Ikan Nila
Pesmol ikan nila paling cocok disajikan hangat bersama nasi putih dan lalapan.
Jika menyukai rasa asam lebih kuat, tambahkan sedikit air jeruk nipis pada kuah setelah ikan matang. Lakukan secara bertahap agar rasa asam tidak menutupi gurihnya bumbu.
Sisa pesmol yang tidak langsung dimakan sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup dan dimasukkan ke lemari pendingin paling lambat dua jam setelah dimasak.
Saat akan disantap kembali, panaskan ikan dan kuah secara menyeluruh.





