Bulatan Times – Soto Banjar khas Kalimantan Selatan dapat dibuat di rumah dengan bahan utama ayam dan rempah seperti kayu manis, cengkih, kapulaga, serta pala. Perpaduan bumbu tersebut menghasilkan kuah gurih yang harum, kemudian disajikan bersama ketupat, telur rebus, soun, dan perkedel kentang.
Berbeda dari soto ayam yang mengandalkan kunyit sebagai bumbu utama, Soto Banjar dikenal dengan aroma rempah yang lebih menonjol. Kuahnya dapat dibuat bening, meskipun ada pula variasi yang menggunakan susu atau kentang halus untuk menghasilkan tekstur lebih pekat.
Untuk masakan rumahan, kuah bening menjadi pilihan yang praktis karena tidak memerlukan santan maupun susu. Rasa gurihnya diperoleh dari kaldu ayam yang dimasak bersama bumbu.
Resep berikut menghasilkan sekitar empat porsi dan dapat menggunakan ayam kampung atau ayam broiler.
Baca Juga: Resep Ayam Woku Kemangi Khas Manado, Pedas Gurih dan Bumbunya Meresap
Bahan Soto Banjar Khas Kalimantan Selatan
Bahan utama:
- 800 gram ayam potong bertulang
- 1,8 liter air
- 2 sendok makan minyak goreng
- 4 cm kayu manis
- 3 butir kapulaga, memarkan sedikit
- 3 butir cengkih
- 1/8 sendok teh pala bubuk
- 1 buah bunga lawang kecil, opsional
- 2 lembar daun salam
- 1 sendok teh garam, sesuaikan setelah dicicipi
- 1/2 sendok teh gula pasir, opsional
Bumbu halus:
- 8 butir bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 2 cm jahe
- 1/2 sendok teh merica putih bubuk
Bahan pelengkap untuk empat porsi:
- 4 buah ketupat ukuran kecil atau lontong
- 80 gram soun kering
- 2 butir telur rebus, belah menjadi dua
- 4 buah perkedel kentang matang
- 2 batang seledri, iris halus
- 3 sendok makan bawang merah goreng
- 2 buah jeruk nipis, potong menjadi beberapa bagian
- Sambal cabai sesuai selera
Ayam kampung dapat dipilih untuk menghasilkan kaldu dengan rasa lebih kuat. Namun, ayam broiler juga bisa digunakan jika menginginkan waktu memasak yang lebih singkat.
Bunga lawang dapat dilewatkan apabila tidak tersedia. Kayu manis, cengkih, kapulaga, dan pala sudah memberikan aroma rempah yang khas pada kuah.
Cara Membuat Soto Banjar
1. Rebus Ayam untuk Membuat Kaldu
Siapkan ayam yang sudah dipotong dan dibersihkan bagian dalamnya oleh penjual.
Ayam mentah tidak perlu dicuci kembali di bawah air mengalir karena percikannya dapat menyebarkan bakteri ke sekitar dapur.
Masukkan ayam ke dalam panci, kemudian tuangkan 1,8 liter air.
Panaskan menggunakan api sedang sampai air mulai mendidih. Buang buih yang muncul di permukaan menggunakan sendok agar kaldu lebih jernih.
Setelah itu, kecilkan api supaya air mendidih perlahan.
2. Tumis Bumbu dan Masukkan Rempah
Haluskan bawang merah, bawang putih, jahe, dan merica putih.
Panaskan dua sendok makan minyak dalam wajan, kemudian masukkan bumbu halus.
Tumis menggunakan api sedang sampai bumbu matang dan aromanya keluar.
Tambahkan kayu manis, kapulaga, cengkih, pala, daun salam, serta bunga lawang jika digunakan.
Aduk sebentar agar rempah tercampur dengan bumbu tumis.
Pindahkan seluruh tumisan ke dalam panci berisi ayam dan kaldu.
Tambahkan garam, kemudian aduk perlahan.
3. Masak Ayam hingga Empuk
Lanjutkan merebus ayam bersama bumbu menggunakan api kecil hingga sedang.
Untuk ayam broiler berukuran sedang, proses memasak dapat membutuhkan sekitar 35-50 menit. Ayam kampung biasanya memerlukan waktu lebih lama, tergantung usia dan ukuran potongannya.
Periksa sesekali jumlah air di dalam panci. Jika kuah terlalu banyak menyusut, tambahkan sedikit air panas.
Ayam harus matang sampai bagian dalam. Jika tersedia termometer makanan, pastikan suhu bagian daging yang paling tebal mencapai setidaknya 74 derajat Celsius tanpa menyentuh tulang.
Setelah matang, angkat ayam dan biarkan cukup dingin untuk ditangani.
Pisahkan daging dari tulangnya, lalu suwir menjadi potongan kecil.
4. Saring dan Sesuaikan Rasa Kuah
Saring kaldu untuk memisahkan rempah utuh, sisa bumbu kasar, dan tulang kecil yang mungkin terlepas.
Masukkan kembali kaldu yang sudah disaring ke dalam panci bersih.
Panaskan dengan api kecil, kemudian cicipi menggunakan sendok bersih.
Tambahkan garam secukupnya jika rasa masih kurang gurih. Gula pasir boleh ditambahkan sedikit apabila ingin menyeimbangkan rasa.
Kuah tidak perlu dibuat terlalu pekat. Aroma kayu manis, cengkih, kapulaga, dan pala sebaiknya tetap seimbang tanpa ada satu rempah yang terlalu mendominasi.
Masukkan kembali sebagian ayam suwir ke dalam kaldu jika ingin daging tetap hangat sebelum disajikan.
5. Siapkan Ketupat, Soun, dan Pelengkap
Potong ketupat atau lontong menjadi beberapa bagian.
Siapkan soun sesuai petunjuk pada kemasan, biasanya dengan merendamnya dalam air panas hingga lunak, kemudian tiriskan.
Hindari merendam soun terlalu lama agar tidak menjadi lembek ketika terkena kuah panas.
Kupas telur rebus, lalu belah menjadi dua bagian.
Siapkan perkedel kentang matang, irisan seledri, bawang goreng, jeruk nipis, dan sambal.
Jika menggunakan perkedel yang telah dibuat sebelumnya, panaskan hingga siap disantap.
6. Sajikan Soto Banjar Selagi Hangat
Masukkan potongan ketupat ke dalam mangkuk.
Tambahkan soun dan ayam suwir di atasnya.
Siram dengan kaldu Soto Banjar yang masih panas hingga seluruh bahan terendam sebagian.
Letakkan setengah butir telur rebus dan satu perkedel kentang pada setiap porsi.
Taburkan irisan seledri serta bawang merah goreng.
Sajikan bersama jeruk nipis dan sambal yang dapat ditambahkan sesuai selera.
Baca Juga: Resep Ayam Goreng Krispi ala KFC, Renyah dengan Bumbu Rumahan
Tips agar Kuah Soto Banjar Gurih dan Harum
Gunakan ayam bertulang. Tulang dan daging ayam membantu memberikan rasa gurih pada kaldu ketika direbus. Ayam tanpa tulang tetap bisa digunakan, tetapi rasa kaldunya dapat berbeda.
Jaga api saat merebus. Rebusan yang terlalu kuat membuat cairan lebih cepat menyusut dan dapat menghasilkan kuah yang lebih keruh. Gunakan api kecil setelah air mendidih.
Jangan menggunakan terlalu banyak rempah. Kayu manis, cengkih, dan bunga lawang memiliki aroma kuat. Gunakan secukupnya agar rasa kaldu ayam tidak tertutup.
Tumis bumbu sampai matang. Bawang dan jahe yang ditumis sebelum dimasukkan ke dalam kaldu membantu membentuk aroma kuah. Hindari bumbu yang gosong karena dapat memberikan rasa pahit.
Saring kuah sebelum penyajian. Cara ini memisahkan rempah utuh dan potongan bumbu kasar sehingga kuah lebih nyaman disantap.
Sajikan pelengkap secara terpisah. Ketupat, soun, dan perkedel tidak perlu direndam terlalu lama di dalam kuah karena teksturnya dapat berubah menjadi terlalu lembek.
Apakah Soto Banjar Harus Menggunakan Susu?
Tidak semua Soto Banjar menggunakan susu.
Versi kuah bening dibuat dengan kaldu ayam dan rempah, sedangkan beberapa variasi menambahkan susu atau kentang yang dihaluskan untuk menghasilkan kuah lebih pekat.
Penambahan bahan tersebut merupakan pilihan resep, bukan keharusan untuk membuat Soto Banjar.
Jika baru pertama kali membuatnya, versi kuah bening dapat menjadi pilihan karena lebih mudah mengatur rasa rempah.
Kuah juga dapat disesuaikan dengan selera keluarga tanpa menghilangkan bahan utama seperti ayam, bawang, serta rempah aromatik.
Cara Menyimpan Soto Banjar yang Tersisa
Sisa kuah dan ayam sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup di lemari pendingin paling lambat dua jam setelah dimasak, atau satu jam jika suhu lingkungan melebihi 32 derajat Celsius.
Untuk memudahkan penyimpanan, pisahkan kuah dari ketupat, soun, telur, dan perkedel.
Kuah dan ayam matang yang disimpan dengan benar pada suhu lemari pendingin sekitar 4 derajat Celsius atau lebih rendah umumnya dapat digunakan dalam tiga hingga empat hari.
Saat akan disantap kembali, panaskan kuah dan ayam secara menyeluruh hingga mencapai suhu 74 derajat Celsius. Siapkan pelengkap sebelum menuangkan kuah panas ke dalam mangkuk.





