Bulatan Times – Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjadi sosok yang dipilih Presiden Prabowo Subianto untuk menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. DPR kemudian menyetujui pengangkatannya dalam rapat paripurna pada Kamis (1/10/2026).
Baca Juga: DPR Setujui Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit
Sebelum namanya diajukan sebagai Kapolri, Suyudi menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian 1994 dan menghabiskan bagian penting dari perjalanan kariernya di bidang reserse.
Karier Suyudi Ario Seto di Kepolisian
Karier awal Suyudi berlangsung di lingkungan Polda Metro Jaya. Ia pernah bertugas sebagai Kanit II Resmob, kemudian memimpin sejumlah kepolisian sektor, antara lain Pasar Minggu, Tanah Abang, dan Penjaringan. Ia juga pernah menangani fungsi reserse kriminal di Jakarta Selatan, Tangerang Kota, dan Jakarta Barat.
Pengalaman memimpin satuan kewilayahan membawanya ke sejumlah jabatan Kapolres, termasuk di Majalengka, Bogor, Bogor Kota, dan Metro Jakarta Pusat. Ia kemudian kembali ke jalur penyidikan pada tingkat pusat.
Pada 2020, Suyudi tercatat bertugas di Badan Reserse Kriminal Polri. Jabatan yang pernah diembannya pada periode itu antara lain Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus, Wakil Direktur Tindak Pidana Siber, serta Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II.
Baca Juga: Kapolri Tindak Pungli dan Premanisme yang Ganggu Dunia Usaha
Kariernya berlanjut sebagai Wakil Kepala Polda Metro Jaya pada 2023. Pada Juni 2024, ia dipercaya menjadi Kapolda Banten. Penugasan tersebut menempatkannya di jajaran pimpinan kepolisian daerah sebelum kemudian berpindah ke BNN.
Dari Kapolda Banten ke Kepala BNN
Presiden Prabowo Subianto melantik Suyudi sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025 menggantikan Marthinus Hukom. Pengangkatannya ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 118/TPA Tahun 2025.
Saat dilantik sebagai Kepala BNN, Suyudi masih berpangkat Inspektur Jenderal Polisi. Pangkatnya kemudian naik menjadi Komisaris Jenderal Polisi dalam upacara Korps Raport di Mabes Polri pada 12 September 2025.
Posisi Kepala BNN juga membuat Suyudi tetap bersinggungan langsung dengan penegakan hukum. Pada September 2026, misalnya, ia masih tercatat menjalankan agenda sebagai Kepala BNN dan menyampaikan kebijakan lembaganya terkait rehabilitasi serta perkembangan modus peredaran narkotika.
Pendidikan Suyudi Ario Seto
Selain lulus Akademi Kepolisian pada 1994, Suyudi menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian pada 2003. Ia kemudian mengikuti Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri atau Sespimti pada 2018.
Pada 31 Januari 2026, Universitas Tarumanagara menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa bidang Ilmu Hukum kepada Suyudi. Gelar tersebut merupakan doktor kehormatan yang diberikan melalui Sidang Terbuka Senat Universitas Tarumanagara di Jakarta.










