Bulatan Times – Kimi Antonelli resmi menjadi juara dunia Formula 1 2026 setelah finis ketiga pada GP Meksiko di Autodromo Hermanos Rodriguez, Minggu (1/11/2026) waktu setempat atau Senin (2/11/2026) dini hari WIB.
Pembalap Mercedes itu mengunci gelar dunia pertamanya pada usia 20 tahun 68 hari. Antonelli sekaligus memecahkan rekor Sebastian Vettel sebagai juara dunia termuda sepanjang sejarah Formula 1.
Balapan sepanjang 71 lap tersebut dimenangkan Max Verstappen dari Red Bull Racing. Lewis Hamilton membawa Ferrari finis kedua dengan selisih 0,799 detik, sementara Antonelli melengkapi podium ketiga dengan selisih 4,006 detik dari pemenang.
Finis Ketiga Pastikan Antonelli Juara Dunia
Antonelli datang ke Meksiko dengan keunggulan 123 poin atas rekan setimnya, George Russell. Ia sebenarnya hanya membutuhkan finis kesembilan untuk memastikan gelar dunia tanpa bergantung pada hasil pembalap lain.
Pembalap Italia itu memulai balapan dari posisi keempat setelah naik satu tingkat pada grid akibat penalti Max Verstappen.
Sepanjang balapan, Antonelli tetap berada dalam persaingan kelompok depan. Ia bahkan sempat memimpin ketika sejumlah pembalap lebih dahulu masuk pit untuk mengganti ban.
Antonelli kemudian melakukan pit stop pada lap ke-44 dan kembali ke lintasan di belakang para pesaing terdepan.
Tak lama setelah itu, balapan dihentikan dengan bendera merah akibat kecelakaan Valtteri Bottas. Pembalap Cadillac tersebut mengalami kerusakan suspensi depan kiri dan menabrak pembatas lintasan di Tikungan 1.
Setelah balapan dimulai kembali, Antonelli berhasil melewati Charles Leclerc untuk merebut posisi ketiga. Ia mempertahankan posisi tersebut meskipun Safety Car kembali masuk setelah kecelakaan Arvid Lindblad.
Finis ketiga memberikan tambahan 15 poin kepada Antonelli dan memastikan gelar dunia sebelum empat seri terakhir musim 2026 berlangsung.
Baca Juga: Hamilton Rebut Pole GP Meksiko, Antonelli Start Keempat dan Dekati Gelar F1
Verstappen Menang setelah Duel dengan Hamilton
Di barisan depan, Verstappen memanfaatkan persaingan dua pembalap Ferrari sejak putaran pembuka.
Hamilton memulai balapan dari pole position, tetapi mendapat tekanan dari Leclerc. Keduanya sempat keluar lintasan ketika berebut posisi, sementara Verstappen memanfaatkan keadaan untuk naik ke urutan kedua.
Leclerc kemudian mendapat penalti lima detik karena meninggalkan lintasan dan memperoleh keuntungan. Penalti tersebut dijalani saat pit stop, sehingga Verstappen mengambil alih pimpinan.
Setelah balapan dimulai kembali seusai penghentian akibat kecelakaan Bottas, Hamilton berhasil melewati Leclerc dan mengejar Verstappen.
Hamilton terus memberikan tekanan hingga lap terakhir. Namun, Verstappen mempertahankan keunggulannya dan meraih kemenangan ketiga pada musim 2026.
Leclerc finis keempat, disusul Lando Norris di posisi kelima dan George Russell di urutan keenam.
Antonelli Pecahkan Rekor Sebastian Vettel
Keberhasilan di Meksiko mengantarkan Antonelli menjadi juara dunia Formula 1 termuda pada usia 20 tahun 68 hari.
Rekor sebelumnya dipegang Sebastian Vettel, yang meraih gelar pertamanya bersama Red Bull Racing pada 2010 ketika berusia 23 tahun 134 hari.
Antonelli berhasil melewati pencapaian tersebut dalam musim keduanya berkompetisi di Formula 1.
Sepanjang musim 2026 hingga GP Meksiko, pembalap Mercedes itu telah mengumpulkan sembilan kemenangan Grand Prix. Salah satunya diraih pada GP Amerika Serikat di Austin, sepekan sebelum memastikan gelar dunia.
Baca Juga: Russell Kena Penalti, Antonelli Menang GP Amerika 2026 tetapi Belum Juara F1
Seusai balapan Meksiko, Antonelli menyampaikan rasa terima kasih kepada Mercedes dan keluarganya yang mendukung perjalanan kariernya.
“Kami berhasil!” ujar Antonelli, dikutip dari transkrip wawancara FIA setelah balapan.
Antonelli Unggul 119 Poin di Klasemen F1
Tambahan poin dari GP Meksiko membawa Antonelli mengoleksi 380 poin di puncak klasemen dunia Formula 1 2026.
Verstappen naik ke peringkat kedua dengan 261 poin setelah memenangi balapan. Hamilton berada di posisi ketiga dengan 259 poin, sedangkan Russell menempati urutan keempat dengan 250 poin.
Keunggulan 119 poin membuat posisi Antonelli tidak lagi dapat dikejar dalam empat seri terakhir musim ini.
Gelar tersebut juga menjadikan Antonelli pembalap Italia pertama yang menjuarai dunia Formula 1 dalam 73 tahun, setelah Alberto Ascari terakhir kali meraih gelar pada 1953.





