Bulatan Times – George Russell harus puas finis kedelapan setelah menerima penalti lima detik dalam balapan Formula 1 GP Amerika Serikat 2026 di Circuit of The Americas, Austin, Minggu (25/10/2026) waktu setempat.
Hasil berbeda diraih rekan setimnya di Mercedes, Kimi Antonelli. Pembalap Italia itu memenangkan balapan sepanjang 56 lap dan memperbesar keunggulannya di puncak klasemen. Namun, gelar juara dunia belum dapat dipastikan di Austin.
Antonelli sebenarnya berpeluang menjadi juara apabila memenangkan balapan, Russell finis kesembilan atau lebih rendah, dan Lewis Hamilton tidak lebih tinggi dari posisi kelima. Dua persyaratan terakhir tidak terpenuhi karena Russell finis kedelapan, sedangkan Hamilton menempati posisi keempat bersama Ferrari.
Russell Dihukum Lima Detik sejak Lap Pertama
Russell memulai balapan dari posisi keenam, tetapi langsung menghadapi masalah ketika terlibat perebutan posisi dengan Oscar Piastri pada lap pembuka.
Steward menjatuhkan penalti lima detik setelah menilai Russell keluar dari batas lintasan dan memperoleh keuntungan dalam duel dengan pembalap McLaren tersebut.
Russell menjalani hukumannya ketika melakukan satu-satunya pit stop sepanjang balapan. Tambahan waktu itu membuat posisinya semakin sulit setelah kembali ke lintasan.
Ia kemudian berusaha mengejar Piastri, tetapi tidak berhasil melakukan manuver untuk merebut posisi ketujuh. Russell akhirnya menyelesaikan balapan sekitar 1,6 detik di belakang pembalap Australia tersebut.
Masalah Russell tidak hanya berasal dari penalti. Ia mengakui kecepatan mobilnya jauh dari harapan dan belum memahami mengapa performanya tidak konsisten sepanjang balapan.
Russell juga menyatakan hanya beberapa putaran yang terasa cukup baik. Ia bersama Mercedes perlu mencari penyebab penurunan performa tersebut sebelum menghadapi GP Meksiko.
Baca Juga: George Russell Start dari Belakang di GP Singapura 2026 karena Penalti Power Unit
Antonelli Tinggal Butuh Dua Poin untuk Juara Dunia
Di sisi lain garasi Mercedes, Antonelli menjalani balapan dengan hasil yang jauh lebih baik.
Berangkat dari pole position, pembalap berusia 20 tahun itu mempertahankan kecepatan dan memanfaatkan strategi satu kali pit stop yang dipilih timnya.
Keputusan tersebut berbeda dari strategi Max Verstappen dan dua pembalap Ferrari yang melakukan dua kali pergantian ban.
Antonelli finis dengan keunggulan 13,078 detik atas Charles Leclerc yang menempati posisi kedua. Verstappen melengkapi podium di urutan ketiga.
Kemenangan di Austin menjadi keberhasilan kesembilan Antonelli sepanjang musim 2026. Tambahan 25 poin membuat koleksinya meningkat menjadi 365 poin.
Russell berada di posisi kedua klasemen dengan 242 poin, sedangkan Hamilton mengumpulkan 241 poin di peringkat ketiga.
Dengan lima Grand Prix tersisa dan maksimal 125 poin yang masih dapat diperebutkan, Antonelli kini unggul 123 poin atas Russell.
Baca Juga: Kimi Antonelli Bisa Juara Dunia F1 2026 di GP Amerika Serikat, Ini Syaratnya
Tambahan dua poin sudah cukup untuk memastikan Antonelli menjadi juara dunia. Artinya, ia hanya perlu finis minimal kesembilan pada balapan berikutnya di Meksiko.
Sekalipun Russell memenangkan seluruh balapan tersisa dan menyamai perolehan poin Antonelli, jumlah kemenangan musim ini tetap akan menguntungkan pembalap Italia tersebut.
Antonelli kini memiliki sembilan kemenangan, sedangkan Russell baru mengoleksi tiga. Apabila Russell memenangi lima balapan terakhir, jumlah kemenangannya hanya akan mencapai delapan.
GP Meksiko dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026. Balapan tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi Antonelli untuk meraih gelar juara dunia Formula 1 pertamanya.





