Bulatan Times – Liam Lawson didiskualifikasi dari hasil kualifikasi Formula 1 GP Meksiko 2026 setelah mobil Racing Bulls yang dikendarainya melanggar regulasi teknis FIA. Keputusan tersebut dijatuhkan setelah sesi kualifikasi di Autodromo Hermanos Rodriguez, Sabtu (31/10/2026) waktu setempat.
Lawson sebenarnya tampil cukup baik dengan mencatat waktu tercepat kedelapan dan berhasil menembus Q3. Namun, hasil tersebut dibatalkan setelah pemeriksaan menemukan pelanggaran pada sistem tenaga listrik MGU-K mobilnya.
Akibat keputusan itu, pembalap asal Selandia Baru tersebut harus memulai balapan utama dari posisi ke-22, meskipun FIA tetap mengizinkannya mengikuti Grand Prix.
Mengapa Liam Lawson Didiskualifikasi?
Pelanggaran terjadi setelah Lawson menyelesaikan putaran tercepatnya dalam sesi kualifikasi kedua (Q2).
Setelah melewati garis pencatatan waktu, Lawson tidak segera mengurangi tekanan pada pedal gas. Kondisi tersebut menyebabkan penurunan tenaga listrik MGU-K berlangsung lebih cepat daripada batas yang diizinkan.
MGU-K merupakan bagian dari sistem tenaga listrik mobil Formula 1 yang dapat memberikan tenaga tambahan kepada mesin. Regulasi mengharuskan pengurangan tenaga listrik berlangsung secara bertahap sesuai ketentuan teknis.
Pada mobil Lawson, tingkat penurunan tenaga tidak memenuhi persyaratan tersebut.
Steward FIA menetapkan bahwa mobil bernomor 30 itu melanggar Pasal C5.12.6 dan C5.12.7 Regulasi Formula 1 2026.
Pelanggaran tersebut membuat seluruh hasil kualifikasi Lawson dibatalkan.
Racing Bulls Mengakui Pelanggaran Teknis
Racing Bulls turut melaporkan sendiri masalah teknis yang terjadi pada mobil Lawson kepada FIA.
Dalam pemeriksaan setelah kualifikasi, tim menjelaskan bahwa pelanggaran tersebut tidak memberikan keuntungan performa kepada Lawson.
Namun, steward menegaskan bahwa tidak adanya keuntungan performa tidak membebaskan tim dari kewajiban mematuhi regulasi teknis.
Setiap mobil Formula 1 harus memenuhi persyaratan tersebut sepanjang kegiatan resmi Grand Prix berlangsung.
Setelah mempertimbangkan penjelasan pembalap, perwakilan tim, dan laporan delegasi teknis FIA, steward tetap menjatuhkan hukuman diskualifikasi dari hasil kualifikasi.
Baca Juga: Hamilton Rebut Pole GP Meksiko, Antonelli Start Keempat dan Dekati Gelar F1
Lawson Sebelumnya Sudah Dihukum karena Insiden Verstappen
Diskualifikasi tersebut bukan satu-satunya hukuman yang diterima Lawson sepanjang akhir pekan GP Meksiko.
Pada latihan bebas kedua (FP2), Jumat (30/10/2026), Lawson terlibat insiden dengan Max Verstappen dari Red Bull Racing.
Keduanya melakukan sejumlah manuver ketika mendekati Tikungan 12 hingga Tikungan 14. Steward menilai tindakan kedua pembalap tidak dapat diterima, terlebih setelah seluruh tim mendapat peringatan mengenai perilaku berkendara dalam sesi latihan.
Lawson dan Verstappen kemudian sama-sama menerima penalti turun satu posisi start.
Hukuman itu awalnya akan membuat Lawson turun dari posisi kedelapan menjadi kesembilan. Namun, pelanggaran teknis MGU-K setelah kualifikasi mengubah situasinya.
Baca Juga: George Russell Start dari Belakang di GP Singapura 2026 karena Penalti Power Unit
Lawson Tetap Diizinkan Balapan dari Posisi Terakhir
Meskipun hasil kualifikasinya dibatalkan, Lawson tidak kehilangan hak mengikuti GP Meksiko.
Melalui keputusan terpisah, steward FIA memberikan izin kepada Lawson untuk mengikuti balapan utama berdasarkan ketentuan regulasi Formula 1.
Dalam susunan start sementara yang diterbitkan FIA, Lawson berada di posisi ke-22 atau paling belakang.
Sementara itu, rekan setimnya di Racing Bulls, Arvid Lindblad, akan memulai balapan dari posisi kedelapan.
Lewis Hamilton merebut pole position bersama Ferrari, diikuti George Russell dari Mercedes dan Charles Leclerc yang menempati posisi ketiga.
Balapan utama GP Meksiko 2026 dijadwalkan berlangsung Senin (2/11/2026) pukul 03.00 WIB dengan jarak 71 lap.





