Bulatan Times – Pedro Acosta menjadi salah satu pembalap yang berpeluang memberikan perlawanan kepada Marc Marquez pada MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Internasional Lusail, 6-8 November.
Pembalap Red Bull KTM Factory Racing itu datang setelah memenangkan Sprint Malaysia dan finis kedua pada balapan utama di Sepang. Dua hasil tersebut menunjukkan kemampuan Acosta bersaing dengan pembalap Ducati menjelang tiga seri terakhir musim ini.
KTM juga memiliki catatan kompetitif di Lusail. Maverick Vinales sempat finis kedua di lintasan pada GP Qatar 2025 sebelum terkena penalti, sementara Brad Binder pernah dua kali meraih podium dalam balapan utama bersama pabrikan Austria tersebut.
Acosta Bawa Performa Kuat dari MotoGP Malaysia
Acosta menjalani akhir pekan yang menjanjikan di Sepang dengan memulai balapan dari posisi ketiga pada kualifikasi.
Dalam Sprint yang berlangsung pada kondisi lintasan berubah akibat hujan, pembalap Spanyol tersebut mampu mengelola kecepatan dan pilihan ban dengan baik. Ia akhirnya memenangkan Sprint di depan Marc Marquez dan Marco Bezzecchi.
Pada balapan utama Minggu (1/11/2026), Acosta kembali bersaing di kelompok depan.
Ia berhasil melewati Alex Marquez untuk merebut posisi kedua, kemudian berusaha mengejar Marc Marquez yang memimpin perlombaan.
Acosta sempat memangkas jarak, tetapi Marc mampu mempertahankan keunggulan dan memenangkan balapan dengan selisih 4,172 detik.
Hasil tersebut menjadi podium Grand Prix ketujuh Acosta sepanjang musim 2026.
Baca Juga: Hasil Sprint MotoGP Malaysia 2026: Acosta Menang, Alex Marquez Jatuh saat Memimpin
KTM juga mendapatkan hasil positif dari pembalap lainnya. Enea Bastianini finis kelima, sedangkan Brad Binder menempati posisi kesembilan.
Manajer Red Bull KTM Factory Racing, Aki Ajo, memberikan apresiasi terhadap kemampuan Acosta mengelola balapan dan mempertahankan kecepatan di Sepang.
Acosta sendiri menyatakan ingin mendapatkan hasil maksimal dari tiga seri terakhir musim ini setelah melihat perkembangan performa tim.
KTM Punya Modal dari GP Qatar Musim Lalu
Sirkuit Lusail bukan tempat yang asing bagi KTM untuk bersaing dengan Ducati.
Pada GP Qatar 2025, Maverick Vinales yang memperkuat Red Bull KTM Tech3 sempat memimpin balapan dan terlibat persaingan langsung dengan Marc Marquez.
Vinales bahkan melewati garis finis di posisi kedua. Namun, hasil tersebut berubah setelah ia menerima penalti waktu 16 detik akibat pelanggaran batas minimum tekanan ban depan.
Penalti itu membuat Vinales turun ke posisi ke-14 dalam klasifikasi resmi.
Sementara itu, Pedro Acosta menyelesaikan balapan Qatar 2025 di posisi kedelapan.
KTM juga memiliki pengalaman podium melalui Brad Binder. Pembalap Afrika Selatan tersebut finis kedua pada GP Qatar 2022, kemudian mengulangi pencapaian yang sama pada 2024.
Pada 2024, Binder bahkan menempati posisi kedua dalam Sprint dan balapan utama.
Catatan tersebut menjadi modal pengalaman KTM menghadapi Lusail, meskipun kecepatan pada musim sebelumnya belum tentu menghasilkan posisi yang sama pada balapan 2026.
Marc Marquez Tetap Jadi Lawan Utama
Marc Marquez memiliki catatan kuat di Qatar. Pembalap Ducati Lenovo Team itu memenangkan Sprint dan balapan utama GP Qatar 2025.
Ia juga datang dengan performa meyakinkan setelah menguasai balapan utama Malaysia.
Marquez saat ini memimpin klasemen dunia MotoGP 2026 dengan 399 poin, unggul 44 poin atas Jorge Martin.
Acosta menempati posisi keempat dengan 295 poin. Ia terpaut 37 poin dari Marco Bezzecchi yang berada di peringkat ketiga.
Di Qatar, Marquez bahkan memiliki peluang pertama untuk memastikan gelar juara dunia 2026 apabila memenuhi syarat perolehan poin atas Martin dan Bezzecchi.
Baca Juga: Marc Marquez Bisa Juara Dunia di MotoGP Qatar 2026, Ini Syaratnya
Bagi Acosta, hasil di Qatar menjadi kesempatan untuk kembali menguji kecepatan KTM menghadapi Ducati sekaligus memperkecil jarak dengan Bezzecchi dalam perebutan posisi ketiga klasemen.
FP1 MotoGP Qatar Jadi Ujian Awal Acosta
Sirkuit Internasional Lusail memiliki panjang 5,38 kilometer dengan lintasan lurus utama sepanjang 1.068 meter.
Sirkuit tersebut memiliki sepuluh tikungan kanan dan enam tikungan kiri. Kombinasi lintasan lurus panjang serta tikungan menengah hingga cepat akan menjadi tantangan bagi pengaturan motor KTM RC16.
Acosta dan KTM perlu menemukan keseimbangan antara kecepatan, pengereman, serta pengelolaan ban selama rangkaian latihan.
Sesi FP1 MotoGP Qatar dijadwalkan berlangsung Jumat (6/11/2026) pukul 18.45 WIB, dilanjutkan Practice pukul 23.00 WIB.
Kualifikasi digelar Sabtu (7/11/2026) mulai pukul 18.40 WIB, sedangkan Sprint berlangsung pukul 23.00 WIB.
Balapan utama MotoGP Qatar dijadwalkan berlangsung Minggu (8/11/2026) pukul 23.00 WIB dengan jarak 22 lap.





