Bulatan Times – Marc Marquez berpeluang memastikan gelar juara dunia MotoGP 2026 pada GP Qatar yang dijadwalkan berlangsung 6-8 November di Sirkuit Internasional Lusail. Namun, kemenangan pada balapan utama saja belum cukup untuk menjamin gelar tersebut.
Pembalap Ducati Lenovo Team itu kini memimpin klasemen dengan 399 poin setelah memenangkan GP Malaysia, Minggu (1/11/2026). Marquez unggul 44 poin atas Jorge Martin dan 67 poin atas Marco Bezzecchi yang menempati posisi ketiga.
Dengan tiga seri tersisa, Marquez memiliki kesempatan pertama mengunci gelar di Qatar tanpa harus menunggu putaran Portugal dan Valencia. Hasil Sprint dan balapan utama di Lusail akan menentukan apakah peluang tersebut dapat dimanfaatkan.
Baca Juga: Hasil MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Menang, Acosta Kedua
Berapa Poin yang Dibutuhkan Marquez untuk Juara?
Setelah GP Malaysia, masih tersedia maksimal 111 poin dari tiga akhir pekan balapan.
Setiap seri MotoGP memberikan maksimal 37 poin, yakni 12 poin untuk kemenangan Sprint dan 25 poin bagi pemenang balapan utama.
Jika Marquez ingin memastikan gelar di Qatar, ia harus memperbesar keunggulannya atas dua pembalap Aprilia yang masih memiliki peluang mengejar.
Terhadap Jorge Martin, Marquez perlu mengumpulkan setidaknya 30 poin lebih banyak sepanjang akhir pekan Qatar.
Saat ini, selisih keduanya adalah 44 poin. Tambahan keunggulan 30 poin akan membuat jarak mereka menjadi 74 poin setelah balapan di Lusail.
Angka tersebut cukup karena hanya tersedia 74 poin pada dua seri terakhir. Jika keduanya berakhir dengan poin sama, Marquez masih unggul berdasarkan jumlah kemenangan Grand Prix.
Marquez telah memenangkan tujuh balapan utama musim ini, sedangkan Martin baru sekali.
Sementara itu, Marquez membutuhkan tambahan keunggulan delapan poin atas Marco Bezzecchi untuk memastikan jarak aman 75 poin.
Dalam skenario tertentu, tambahan tujuh poin atas Bezzecchi juga dapat mencukupi apabila Marquez memenangkan balapan utama Qatar dan mempertahankan keunggulan jumlah kemenangan sebagai penentu saat poin sama.
Menang Balapan Utama Qatar Belum Tentu Cukup
Kemenangan pada Minggu hanya memberikan 25 poin. Dengan demikian, Marquez juga harus mengumpulkan poin dari Sprint pada Sabtu agar dapat memenuhi syarat paling rendah untuk mengunci gelar.
Berikut beberapa contoh kombinasi hasil yang dapat membuat Marquez menjadi juara dunia di Qatar:
- Menang Sprint dan balapan utama: Marquez memperoleh 37 poin. Martin maksimal tujuh poin, sedangkan Bezzecchi maksimal 29 poin sepanjang akhir pekan.
- Finis kedua Sprint dan menang balapan utama: Marquez memperoleh 34 poin. Martin maksimal empat poin dan Bezzecchi maksimal 26 poin.
- Finis kelima Sprint dan menang balapan utama: Marquez memperoleh 30 poin. Martin harus gagal memperoleh poin, sedangkan Bezzecchi maksimal mengumpulkan 22 poin.
Marquez juga masih memiliki kemungkinan memastikan gelar tanpa memenangkan balapan utama.
Apabila ia menang Sprint dan finis kedua pada Minggu, Marquez akan mengoleksi 32 poin. Dalam skenario tersebut, Martin maksimal memperoleh dua poin dan Bezzecchi tidak lebih dari 24 poin.
Sebaliknya, jika Martin berhasil mendapatkan delapan poin atau lebih sepanjang akhir pekan Qatar, persaingan gelar pasti berlanjut ke Portugal, sekalipun Marquez memenangkan Sprint dan Grand Prix.
Kondisi Jorge Martin Bisa Memengaruhi Persaingan Gelar
Peluang Marquez juga bergantung pada kondisi Jorge Martin yang masih menjalani pemulihan cedera pergelangan tangan kanan.
Martin mengalami cedera ketika terjatuh dalam Sprint GP Australia. Ia kemudian mencoba kembali mengikuti rangkaian GP Malaysia, tetapi mengundurkan diri sebelum kualifikasi karena kondisinya belum memungkinkan.
Absennya Martin membuat Marquez memperoleh keuntungan besar di Sepang.
Marquez mengumpulkan sembilan poin dari Sprint dan 25 poin dari kemenangan balapan utama. Dengan demikian, selisih terhadap Martin meningkat dari 10 poin sebelum GP Malaysia menjadi 44 poin setelah balapan.
Baca Juga: Bezzecchi Sebut Peluang Juara Jorge Martin Belum Habis meski Cedera
Martin berupaya pulih agar dapat mengikuti GP Qatar. Namun, kepastian kondisi fisiknya dan izin medis untuk mengikuti balapan belum dapat ditentukan hanya berdasarkan rencana kehadirannya.
Bezzecchi juga masih berada dalam perebutan gelar setelah mengoleksi 332 poin. Pembalap Italia itu finis keenam pada GP Malaysia dan kini tertinggal 67 poin dari Marquez.
Gelar Baru Bisa Dipastikan pada Balapan Minggu
Marquez tidak dapat memastikan gelar hanya dari hasil Sprint Qatar. Setelah Sprint selesai, masih ada balapan utama di Lusail serta dua seri terakhir yang menyediakan total maksimal 99 poin.
Kesempatan pertamanya untuk memastikan gelar datang setelah balapan utama pada Minggu (8/11/2026), bergantung pada akumulasi hasil dirinya, Martin, dan Bezzecchi.
GP Qatar sendiri masih dijadwalkan berlangsung sesuai rencana meskipun Yamaha telah memutuskan tidak berpartisipasi karena pembatasan perjalanan terkait situasi keamanan di Timur Tengah.
Baca Juga: Yamaha Mundur dari MotoGP Qatar 2026, Balapan Tetap Sesuai Jadwal
Jika Marquez belum mampu memenuhi syarat juara di Qatar, perebutan gelar akan berlanjut ke GP Portugal pada 20-22 November dan seri penutup GP Valencia pada 27-29 November 2026.





