Bulatan Times – Fabio Di Giannantonio menegur Marc Marquez secara langsung seusai Sprint MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Internasional Lusail, Sabtu (7/11/2026). Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team itu mempersoalkan manuver Marquez yang berujung pada kecelakaan Marco Bezzecchi ketika keduanya memperebutkan posisi terdepan.
Teguran tersebut terjadi ketika para peraih podium membahas jalannya Sprint dalam perjalanan menuju seremoni penghargaan. Di Giannantonio menilai Marquez seharusnya lebih memperhatikan posisi Bezzecchi sebelum kembali menutup jalur balap di Tikungan 1.
Marquez tidak menerima penilaian tersebut begitu saja. Pembalap Ducati Lenovo Team itu mempertahankan pendiriannya bahwa ia tidak melakukan manuver yang aneh ketika bersenggolan dengan Bezzecchi.
Perbedaan pendapat itu muncul setelah steward MotoGP memutuskan tidak menjatuhkan hukuman kepada Marquez maupun Bezzecchi atas insiden tersebut.
Di Giannantonio Pertanyakan Manuver Marquez
Percakapan antara Di Giannantonio dan Marquez muncul dalam video UNHEARD yang dirilis MotoGP seusai Sprint Qatar.
Dalam rekaman tersebut, Di Giannantonio menyampaikan keberatannya terhadap cara Marquez kembali mengambil jalur di dalam tikungan ketika Bezzecchi sedang mencoba melakukan overtaking.
“Kamu harus lihat dulu sebelum tutup racing line, dia ada di dalam,” kata Di Giannantonio, dikutip dari MotoGP.
Pernyataan pembalap yang akrab disapa Diggia itu merujuk pada posisi Bezzecchi yang sudah berusaha memasukkan motornya ke sisi dalam Tikungan 1.
Menurut Di Giannantonio, keberadaan pembalap lain di jalur tersebut perlu diperhatikan sebelum seorang pembalap kembali menuju titik dalam tikungan atau apex.
Di Giannantonio sendiri bukan pembalap yang terlibat kontak langsung dalam insiden tersebut. Ia berada dalam kelompok pembalap terdepan ketika Marquez dan Bezzecchi bersaing memperebutkan pimpinan Sprint.
Insiden Bezzecchi dan Marquez di Lap Keempat
Perselisihan pendapat tersebut bermula dari kejadian pada lap keempat Sprint yang telah dimulai ulang setelah kecelakaan Francesco Bagnaia.
Marquez memimpin balapan di depan Bezzecchi. Pembalap Aprilia Racing itu terus memberikan tekanan setelah kehilangan posisi terdepan pada restart.
Ketika memasuki Tikungan 1, Marquez mengambil jalur sedikit melebar. Bezzecchi melihat ruang di sisi dalam dan mencoba memanfaatkannya untuk menyalip.
Masalah muncul ketika Marquez kembali mengarahkan motornya menuju jalur balap. Kedua pembalap akhirnya bersenggolan saat berusaha melewati bagian tikungan yang sama.
Benturan tersebut membuat sistem airbag pada pakaian balap Marquez mengembang. Meski demikian, pembalap bernomor 93 itu masih mampu menjaga keseimbangan dan melanjutkan Sprint.
Bezzecchi mengalami nasib berbeda. Pembalap asal Italia tersebut terjatuh dan tidak dapat melanjutkan perlombaan.
Padahal, Bezzecchi sebelumnya menjadi salah satu kandidat kuat pemenang setelah merebut pole position dengan rekor putaran 1 menit 50,028 detik pada kualifikasi.
Baca Juga: Hasil Sprint MotoGP Qatar 2026: Marquez Menang, Bezzecchi Jatuh
Marc Marquez Membantah Kritik Di Giannantonio
Menanggapi teguran Di Giannantonio, Marquez menjelaskan bahwa dirinya menggunakan jalur yang biasa dilewati setiap putaran.
Ia tidak menganggap pergerakannya ketika kembali menuju bagian dalam Tikungan 1 sebagai tindakan yang berbeda dari kebiasaannya di lintasan.
“Saya tidak melakukan hal yang aneh,” kata Marquez, dikutip dari MotoGP.
Marquez juga menjelaskan bahwa Bezzecchi masuk melalui sisi dalam ketika dirinya sedang berusaha kembali ke jalur tikungan.
Dalam penjelasannya setelah Sprint, Marquez mengatakan bahwa ia baru menyadari adanya motor di sisi dalam ketika hendak menuju kerb. Ia kemudian berusaha mengangkat motornya untuk mengurangi kontak.
Sementara itu, Bezzecchi memiliki pandangan berbeda mengenai kejadian tersebut.
Pembalap Aprilia itu menjelaskan bahwa dirinya berusaha mempertahankan jalur ketika melihat Marquez sedikit melebar. Namun, kedua motor akhirnya bersentuhan dan Bezzecchi tidak dapat menghindari kecelakaan.
Bezzecchi mengaku kecewa karena kehilangan kesempatan memperebutkan kemenangan. Ia sebelumnya merasa memiliki kecepatan yang cukup untuk bertarung di barisan depan.
Steward Tidak Menjatuhkan Penalti kepada Marquez
Insiden kedua pembalap sempat diperiksa oleh panel steward MotoGP setelah terjadi kontak di Tikungan 1.
Setelah meninjau kejadian tersebut, steward memutuskan tidak mengambil tindakan lanjutan. Insiden itu diperlakukan sebagai kejadian balapan yang tidak memerlukan hukuman tambahan.
Keputusan tersebut memungkinkan Marquez mempertahankan hasil kemenangannya, sementara Bezzecchi harus menerima kegagalan finis tanpa mendapatkan poin Sprint.
Bezzecchi menyatakan bahwa dirinya harus menghormati keputusan steward meskipun kecewa dengan hasil balapan.
Dengan demikian, keberatan Di Giannantonio tidak mengubah keputusan resmi mengenai insiden tersebut. Perbedaan pendapat antara para pembalap tetap berkaitan dengan cara mereka menilai ruang dan jalur yang digunakan saat perebutan posisi.
Baca Juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Qatar 2026: Bezzecchi Pole dengan Rekor Baru
Di Giannantonio Finis Kedua di Belakang Marquez
Di Giannantonio sendiri menutup Sprint Qatar dengan hasil positif setelah berhasil merebut posisi kedua dari Jorge Martin pada putaran terakhir.
Pembalap VR46 itu menyalip Martin di Tikungan 2 sebelum mempertahankan posisinya hingga garis finis.
Di Giannantonio menyelesaikan Sprint dengan selisih 0,862 detik dari Marquez yang menjadi pemenang. Martin finis ketiga dengan ketertinggalan 1,519 detik.
Kemenangan tersebut memberikan Marquez tambahan 12 poin dan membuatnya mengoleksi 411 poin di klasemen MotoGP 2026. Ia unggul 49 poin atas Martin, sedangkan Bezzecchi tertahan di posisi ketiga dengan 332 poin.
Marquez selanjutnya memiliki kesempatan memastikan gelar dunia pada balapan utama Qatar, Minggu (8/11/2026). Untuk mengunci gelar pada seri tersebut, ia harus memenangkan Grand Prix dan Martin tidak memperoleh poin.
Balapan utama MotoGP Qatar dijadwalkan berlangsung pada pukul 23.00 WIB di Sirkuit Lusail dengan jarak 22 putaran.





