23 °c
Banjar Triwangsakeliki
24 ° Sel
25 ° Rab
Senin, Oktober 26, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
Home HEALTH

Penyebab Radang Tenggorokan dan Ciri-cirinya, Kapan Perlu ke Dokter?

Radang tenggorokan sering disebabkan infeksi virus, tetapi bakteri dan iritasi juga dapat memicu keluhan. Kenali ciri-ciri dan tanda bahayanya.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
26 Oktober 2026, 14.05 WIB
in HEALTH
0
Dokter memeriksa bagian dalam mulut dan tenggorokan seorang perempuan menggunakan spatula lidah di ruang pemeriksaan

Dokter memeriksa tenggorokan pasien untuk mengetahui penyebab keluhan. (Ilustrasi AI/Bulatan Times)

Bulatan Times – Radang tenggorokan umumnya disebabkan oleh infeksi virus, meskipun bakteri juga dapat memicu kondisi serupa. Keluhan yang sering muncul adalah tenggorokan terasa sakit, gatal, kering, dan nyeri ketika menelan makanan atau minuman.

Radang tenggorokan dikenal dalam istilah medis sebagai faringitis, yaitu peradangan pada faring atau bagian tenggorokan yang berada di belakang hidung dan mulut.

Pada sebagian orang, keluhan disertai demam, batuk, pilek, atau pembengkakan kelenjar getah bening di leher. Namun, gejala yang muncul dapat berbeda tergantung penyebabnya.

Sebagian besar radang tenggorokan akibat infeksi virus dapat membaik dengan sendirinya dalam waktu sekitar satu minggu. Sementara itu, infeksi bakteri tertentu mungkin memerlukan pemeriksaan dan pengobatan khusus.

Baca Juga: Cara Mengatasi Flu di Rumah, Obat yang Tepat dan Kapan Harus ke Dokter

Apa Saja Penyebab Radang Tenggorokan?

Radang tenggorokan tidak selalu disebabkan oleh hal yang sama. Infeksi menjadi penyebab tersering, tetapi iritasi dan kondisi kesehatan tertentu juga dapat menimbulkan keluhan pada tenggorokan.

1. Infeksi virus

Virus merupakan penyebab paling umum radang tenggorokan. Kondisi ini sering muncul bersamaan dengan pilek, influenza, atau infeksi saluran pernapasan lainnya.

Ketika virus menyerang saluran pernapasan bagian atas, jaringan tenggorokan dapat mengalami peradangan sehingga terasa sakit saat menelan.

Keluhan akibat infeksi virus juga sering disertai hidung berair, batuk, bersin, atau suara serak.

2. Infeksi bakteri

Salah satu bakteri yang dapat menyebabkan radang tenggorokan adalah Streptococcus pyogenes, yang termasuk kelompok Streptococcus A.

Infeksi ini dikenal sebagai radang tenggorokan streptokokus atau strep throat.

Keluhannya dapat muncul secara mendadak, disertai demam, sakit ketika menelan, serta pembengkakan kelenjar di bagian depan leher.

Infeksi Streptococcus A lebih sering ditemukan pada anak usia sekolah dibandingkan anak berusia di bawah tiga tahun.

3. Paparan asap dan polusi udara

Asap rokok, debu, dan udara yang tercemar dapat mengiritasi permukaan tenggorokan.

Paparan tersebut bisa menimbulkan sensasi kering, perih, atau gatal meskipun seseorang tidak sedang mengalami infeksi.

Keluhan dapat semakin terasa apabila paparan berlangsung terus-menerus.

4. Alergi dan udara kering

Alergi terhadap debu, serbuk sari, atau bulu hewan dapat menyebabkan hidung berair dan lendir mengalir ke bagian belakang tenggorokan.

Aliran lendir tersebut dapat menimbulkan iritasi, rasa mengganjal, atau keinginan untuk terus membersihkan tenggorokan.

Udara yang terlalu kering juga dapat membuat tenggorokan terasa tidak nyaman, terutama setelah tidur.

5. Asam lambung yang naik

Pada sebagian orang, asam lambung yang naik menuju kerongkongan hingga area tenggorokan dapat menyebabkan iritasi.

Keluhan bisa berupa tenggorokan terasa terbakar, suara serak, batuk berulang, atau rasa mengganjal.

Kondisi ini tidak selalu disertai nyeri ulu hati. Jika keluhan sering muncul setelah makan atau ketika berbaring, pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.

Ciri-ciri Radang Tenggorokan yang Perlu Dikenali

Gejala radang tenggorokan dapat muncul secara perlahan ataupun mendadak.

Beberapa ciri yang umum terjadi meliputi:

  • Tenggorokan terasa sakit, perih, atau seperti tergores.
  • Nyeri bertambah ketika menelan makanan, minuman, atau air liur.
  • Tenggorokan terasa kering dan gatal.
  • Bagian belakang tenggorokan tampak kemerahan.
  • Kelenjar getah bening di leher membengkak atau terasa nyeri.
  • Demam, sakit kepala, dan tubuh terasa lemas pada sebagian penderita.
  • Batuk, pilek, atau suara serak jika disertai gangguan saluran pernapasan lainnya.

Pada beberapa kasus, amandel juga dapat membengkak dan terlihat bercak putih.

Namun, bercak putih bukan tanda yang cukup untuk memastikan bahwa radang tenggorokan disebabkan oleh bakteri.

Pemeriksaan dokter diperlukan untuk membedakan penyebabnya, terutama jika gejala cukup berat atau tidak kunjung membaik.

Perbedaan Radang Tenggorokan akibat Virus dan Bakteri

Radang tenggorokan akibat virus dan bakteri dapat menimbulkan keluhan yang menyerupai satu sama lain.

Meski demikian, ada beberapa pola gejala yang dapat membantu dokter menentukan kemungkinan penyebabnya.

Infeksi virus lebih sering disertai batuk, pilek, suara serak, atau mata merah. Keluhan biasanya muncul bersamaan dengan gejala infeksi saluran pernapasan bagian atas.

Sementara itu, infeksi Streptococcus A lebih sering menyebabkan sakit tenggorokan yang muncul mendadak, demam, nyeri menelan, serta pembengkakan kelenjar getah bening di bagian depan leher.

Pada infeksi bakteri tersebut, batuk dan pilek umumnya tidak menjadi gejala utama.

Namun, perbedaan gejala tersebut bukan dasar untuk memastikan diagnosis sendiri.

Dokter dapat melakukan pemeriksaan tenggorokan dan mempertimbangkan tes usap, seperti tes antigen cepat atau kultur tenggorokan, apabila mencurigai infeksi Streptococcus A.

Pemeriksaan tersebut membantu menentukan apakah antibiotik memang diperlukan.

Baca Juga: Perbedaan Influenza A dan B, Mana yang Lebih Berisiko?

Apakah Radang Tenggorokan Bisa Sembuh Sendiri?

Radang tenggorokan akibat infeksi virus umumnya membaik dengan sendirinya dalam beberapa hari hingga sekitar satu minggu.

Selama pemulihan, penderita dianjurkan cukup beristirahat dan menjaga asupan cairan.

Minuman hangat, makanan bertekstur lembut, serta berkumur menggunakan air garam hangat dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman.

Obat pereda nyeri seperti parasetamol juga dapat digunakan jika sesuai dengan kondisi kesehatan dan petunjuk pemakaian.

Untuk anak-anak, pemilihan obat harus disesuaikan dengan usia dan berat badan. Jangan memberikan aspirin kepada anak tanpa arahan dokter.

Antibiotik tidak diperlukan untuk radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus.

Jika pemeriksaan menunjukkan infeksi Streptococcus A, dokter dapat memberikan antibiotik yang sesuai untuk mengatasi infeksi dan menurunkan risiko komplikasi.

Antibiotik tidak boleh dibeli atau digunakan sembarangan hanya karena tenggorokan terasa sakit.

Kapan Radang Tenggorokan Harus Diperiksakan?

Radang tenggorokan perlu diperiksa apabila keluhan semakin berat, disertai demam tinggi, atau tidak membaik setelah sekitar satu minggu.

Pemeriksaan juga dianjurkan jika nyeri tenggorokan sering berulang, muncul ruam, atau penderita mengalami tanda kekurangan cairan.

Kesulitan minum akibat rasa sakit juga perlu mendapat perhatian, terutama pada anak-anak dan lansia.

Segera cari pertolongan medis darurat jika muncul kesulitan bernapas, tidak mampu menelan air liur, air liur terus menetes karena tidak dapat ditelan, atau pembengkakan tenggorokan yang berkembang cepat.

Nyeri tenggorokan berat yang disertai kesulitan membuka mulut atau perubahan suara yang mencolok juga perlu segera dievaluasi.

Keluhan tersebut dapat menandakan masalah yang lebih serius daripada radang tenggorokan biasa.

Penanganan yang tepat bergantung pada penyebabnya, sehingga penggunaan antibiotik atau obat tertentu sebaiknya mengikuti hasil pemeriksaan tenaga kesehatan.

Sumber Referensi

  • Kementerian Kesehatan RI – Faringitis
  • CDC – Sore Throat Basics
  • CDC – Clinical Guidance for Group A Streptococcal Pharyngitis
  • NHS – Sore Throat
  • IDSA – Clinical Practice Guideline Update on Streptococcal Pharyngitis
Tags: ISPA

Related Posts

Warga dewasa berjalan di jalan berkabut asap, sebagian memakai masker dan seorang pria menutup hidung dengan lengan
HEADLINE

Asap Karhutla Ganggu Pernapasan, Kemenkes Catat 333.470 Kasus ISPA

Oktober 23, 2026
Perempuan terjaga di tempat tidur pada malam hari dengan jam digital menunjukkan pukul 2.30
HEALTH

Cara Mengatasi Insomnia, Kenali Penyebab dan Terapi yang Tepat

Oktober 21, 2026
Seorang pria tidur menyamping dengan nyaman di tempat tidur dalam kamar bercahaya lampu hangat pada malam hari
HEALTH

Cara agar Tidur Nyenyak, Mulai dari Mengatur Jadwal hingga Kebiasaan Malam

Oktober 21, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menkeu Purbaya Pangkas ANggaran MBG

Menkeu Ancam Potong Anggaran MBG jika Tak Terserap Hingga Akhir Oktober

Oktober 7, 2025
Ilustrasi sel penjara dengan fasilitas tempat tidur, sofa, televisi, dan jeruji besi

Kemenimipas Ungkap Bangunan Lapas Cibinong Dihuni Warga Binaan, Pihak yang Membiarkan Ditelusuri

September 30, 2026
Gabriel Martinelli Siap Hijrah ke Liga Arab Saudi

Gabriel Martinelli Siap Hijrah ke Liga Arab Saudi

Agustus 30, 2026
Marco Bezzecchi mengendarai motor Aprilia bernomor 72 di lintasan

Bezzecchi Sesalkan MotoGP Australia 2026 Batal, Fans Bertahan di Tengah Hujan

Oktober 26, 2026
Dokter memeriksa bagian dalam mulut dan tenggorokan seorang perempuan menggunakan spatula lidah di ruang pemeriksaan

Penyebab Radang Tenggorokan dan Ciri-cirinya, Kapan Perlu ke Dokter?

Ilustrasi petugas menyiram area bekas kebakaran hutan yang masih berasap, dengan helikopter pemadam di kejauhan

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Tangan memegang beberapa emas batangan Logam Mulia dalam kemasan putih dengan latar belakang cokelat

Harga Emas 26 September 2026 di Pegadaian: Antam Rp. 2.653.000 per Gram

Bendera Singapura berwarna merah putih dengan bulan sabit dan lima bintang berkibar di langit biru

Kedubes Singapura Bantah Isu Pertemuan Dino dan Saiful, Akan Koordinasi dengan Komdigi

Dokter memeriksa bagian dalam mulut dan tenggorokan seorang perempuan menggunakan spatula lidah di ruang pemeriksaan

Penyebab Radang Tenggorokan dan Ciri-cirinya, Kapan Perlu ke Dokter?

Oktober 26, 2026
Ilustrasi petugas menyiram area bekas kebakaran hutan yang masih berasap, dengan helikopter pemadam di kejauhan

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Oktober 26, 2026
Tangan memegang beberapa emas batangan Logam Mulia dalam kemasan putih dengan latar belakang cokelat

Harga Emas 26 September 2026 di Pegadaian: Antam Rp. 2.653.000 per Gram

Oktober 26, 2026
Bendera Singapura berwarna merah putih dengan bulan sabit dan lima bintang berkibar di langit biru

Kedubes Singapura Bantah Isu Pertemuan Dino dan Saiful, Akan Koordinasi dengan Komdigi

Oktober 26, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times