24 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Jum
25 ° Sab
Kamis, Oktober 29, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home NEWS BISNIS

Laba Astra Turun 12 Persen Jadi Rp. 21,6 Triliun, Bisnis Otomotif Tetap Tumbuh

Laba Astra turun menjadi Rp. 21,6 triliun hingga September 2026. Otomotif tumbuh 8 persen, sementara pertambangan dan alat berat melemah.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
29 Oktober 2026, 12.46 WIB
in BISNIS
Bagian depan gedung berlogo Astra International dengan bendera Indonesia

Gambar ilustrasi. (Foto: Kompas).

JAKARTA, BULATAN TIMES – PT Astra International Tbk (ASII) mencatat laba bersih sebesar Rp. 21,60 triliun sepanjang Januari hingga September 2026. Angka tersebut turun 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp. 24,47 triliun, meskipun bisnis otomotif dan jasa keuangan masih mencatat pertumbuhan.

Berdasarkan laporan keuangan yang diumumkan pada Rabu (28/10/2026), pendapatan bersih konsolidasian Astra mencapai Rp. 243,87 triliun, relatif stabil dibandingkan Rp. 243,61 triliun pada sembilan bulan pertama 2025.

Penurunan laba terutama berkaitan dengan melemahnya kontribusi bisnis pertambangan dan alat berat serta pencatatan pos nonberulang sebesar Rp. 2,96 triliun. Pos tersebut terutama berasal dari penurunan nilai aset dan penyesuaian nilai wajar investasi ekuitas.

Tanpa memperhitungkan pos nonberulang, laba bersih Astra tercatat Rp. 24,57 triliun, turun sekitar 1 persen dari Rp. 24,72 triliun pada periode sebelumnya.

Presiden Direktur Astra Rudy menyatakan pertumbuhan sejumlah bisnis utama masih mampu mengimbangi sebagian tekanan dari sektor pertambangan. Kinerja perseroan pada kuartal ketiga juga membaik dibandingkan periode sebelumnya.

Baca Juga: Danantara Berpeluang Jadi Pemegang Saham BEI, RUPSLB Bahas Demutualisasi

Bisnis Otomotif Astra Tumbuh 8 Persen

Di tengah penurunan laba konsolidasian, bisnis otomotif Astra mencatat peningkatan laba bersih sebesar 8 persen menjadi Rp. 9,79 triliun, dari Rp. 9,03 triliun pada sembilan bulan pertama 2025.

Pertumbuhan tersebut didukung kenaikan volume penjualan kendaraan serta kontribusi bisnis komponen otomotif.

Sepanjang Januari-September 2026, pasar mobil nasional mencatat penjualan sekitar 679.000 unit, meningkat 21 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penjualan mobil Astra sendiri naik 13 persen, dengan pangsa pasar sebesar 49 persen. Toyota dan Daihatsu masih menjadi merek utama yang menopang posisi Astra di pasar otomotif Indonesia.

Pada kendaraan roda dua, penjualan sepeda motor nasional meningkat 4 persen menjadi sekitar 5 juta unit. Penjualan sepeda motor Honda yang berada dalam bisnis Astra tumbuh 3 persen, dengan pangsa pasar sekitar 77 persen.

Divisi komponen otomotif juga memberikan kontribusi positif. Laba bersih bisnis komponen naik 15 persen menjadi Rp. 1,4 triliun, didukung peningkatan kontribusi dari seluruh segmen usahanya.

Jasa Keuangan Naik, Pertambangan Masih Tertekan

Selain otomotif, bisnis jasa keuangan Astra mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 6 persen menjadi Rp. 7,15 triliun, dibandingkan Rp. 6,73 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Nilai pembiayaan baru dari bisnis pembiayaan Grup mencapai Rp. 92,5 triliun, meningkat 8 persen. Pertumbuhan tersebut didukung pembiayaan kendaraan dan pembiayaan multiguna.

Baca Juga: Partisipasi Gen Z dalam Pembiayaan Emas Tembus 19 Persen

Sebaliknya, laba bersih bisnis Solusi Pertambangan dan Alat Berat, sebelum memperhitungkan pos nonberulang, turun 28 persen menjadi Rp. 5,07 triliun dari Rp. 7,08 triliun.

Penurunan tersebut dipengaruhi berkurangnya penjualan emas dari tambang Martabe yang sempat menghentikan kegiatan produksi pada awal 2026.

Pembatasan kuota produksi batu bara nasional juga menekan permintaan alat berat dan jasa pertambangan. Penjualan alat berat Komatsu turun 17 persen menjadi sekitar 3.000 unit, sedangkan volume penjualan batu bara menurun 23 persen menjadi 7,1 juta ton.

Bisnis pertambangan dan alat berat turut mencatat pos nonberulang sebesar Rp. 2,2 triliun pada divisi panas bumi dan nikel. Setelah memperhitungkan pos tersebut, laba bersih yang dilaporkan dari bisnis ini turun 59 persen menjadi Rp. 2,9 triliun.

Meski demikian, kinerja pertambangan dan alat berat mulai membaik pada kuartal ketiga, dengan pertumbuhan laba 15 persen dibandingkan kuartal yang sama tahun sebelumnya. Produksi emas Martabe telah kembali berjalan sejak kuartal kedua 2026.

Source: Astra International
Tags: Astra InternationalIndustri Otomotif

Related Posts

Ilustrasi pembiayaan emas (Ilustrasi/dok BCA Syariah)
BISNIS

Partisipasi Gen Z dalam Pembiayaan Emas Tembus 19 Persen

Oktober 29, 2026
Tampak depan gedung Danantara Indonesia dengan papan nama Danantara Indonesia Sovereign Fund
BISNIS

Danantara Berpeluang Jadi Pemegang Saham BEI, RUPSLB Bahas Demutualisasi

Oktober 28, 2026
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto
BISNIS

Pengangguran Turun ke 4,65 Persen, Terendah dalam 32 Tahun

Oktober 28, 2026

Highlights

Cara Cek Sertifikat Tanah Lewat HP Pakai Sentuh Tanahku, Ini Langkahnya

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Asal Usul Hanabi di Mobile Legends

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times