22 °c
Banjar Triwangsakeliki
25 ° Kam
25 ° Jum
Kamis, Oktober 29, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home HEADLINE

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

Pembangunan 100 Sekolah Rakyat Tahap II melibatkan sekitar 97 ribu pekerja lokal dan ditargetkan menampung 122 ribu siswa.

Tita by Tita
29 Oktober 2026, 02.58 WIB
in HEADLINE, NASIONAL
Sejumlah petugas dan pejabat memakai helm proyek meninjau pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Nganjuk

Peninjauan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada April 2026. (Foto: RRI/Kusuma)

JAKARTA, BULATAN TIMES – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan pembangunan 100 Sekolah Rakyat Tahap II di 32 provinsi telah melibatkan sekitar 97.000 tenaga kerja lokal. Program pembangunan fasilitas pendidikan tersebut ditargetkan menyediakan daya tampung hingga 122.000 siswa dari keluarga prasejahtera.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa sebagian besar pekerja direkrut dari desa dan kecamatan di sekitar lokasi pembangunan. Keterlibatan mereka mencakup pekerjaan konstruksi dan berbagai kebutuhan pendukung proyek.

Pembangunan sekolah juga membuka permintaan terhadap bahan bangunan, layanan konsumsi pekerja, dan jasa transportasi di daerah sekitar proyek.

Kementerian PU melibatkan Batalyon Teritorial Pembangunan TNI Angkatan Darat untuk membantu percepatan pembangunan di sejumlah wilayah, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Pembangunan Dibagi Menjadi Dua Kelompok

Kementerian PU membagi pembangunan 100 Sekolah Rakyat Tahap II menjadi dua kelompok, yakni Tahap IIa dan Tahap IIb.

Tahap IIa mencakup 93 lokasi. Dalam pembaruan 21 Oktober 2026, Kementerian PU menyebut sebagian besar pekerjaan konstruksi pada kelompok tersebut telah mencapai 100 persen. Sejumlah fasilitas telah digunakan untuk kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sementara beberapa lokasi lainnya masih menyelesaikan pekerjaan akhir.

Tujuh lokasi Tahap IIb tersebar di Papua, Kepulauan Riau, dan Sulawesi Tengah.

Di Papua, lokasi pembangunan berada di Kabupaten Sarmi, Kabupaten Biak Numfor, dan Kota Jayapura. Tiga lokasi lainnya berada di Kabupaten Kepulauan Anambas, Kabupaten Natuna, dan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Satu lokasi berada di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Kementerian PU bersama Kementerian Sosial juga melakukan pemeriksaan kondisi bangunan, kesiapan fasilitas, dan kelengkapan administrasi sebelum sekolah diserahterimakan untuk digunakan.

Baca Juga: Warga Binaan Lapas Cilegon Ikuti Ujian PKBM, Tak Ada Kata Terlambat untuk Belajar

Sekolah Dilengkapi Asrama dan Fasilitas Belajar

Sekolah Rakyat Tahap II dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu untuk jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA).

Selain ruang kelas, kawasan sekolah dilengkapi laboratorium, asrama siswa putra dan putri, tempat tinggal guru, kantin, dapur, serta gedung serbaguna.

Fasilitas pendukung lainnya meliputi tempat ibadah, lapangan olahraga, area upacara, dan sistem kamera pengawas.

Pemerintah juga meningkatkan rencana kapasitas beberapa fasilitas pendidikan dengan menambah ruang belajar dan asrama agar lebih banyak anak dari keluarga prasejahtera dapat mengikuti program.

Baca Juga: Prabowo Subianto Akan Manfaatkan Uang Sitaan Korupsi untuk Pendidikan Nasional

Pemerintah Rencanakan 100 Lokasi Tambahan

Setelah pembangunan Tahap II, Kementerian PU menyiapkan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap III di 100 lokasi baru.

Untuk tahap berikutnya, pemerintah merencanakan kapasitas lebih dari 2.000 siswa per sekolah. Desain bangunan akan disesuaikan dengan kondisi lahan dan kebutuhan fasilitas di setiap daerah.

Pengembangan tahap selanjutnya masih dalam perencanaan dan terpisah dari 100 lokasi Tahap II yang telah dilaporkan Kementerian PU.

Source: Kementerian PU, Sekretariat Negara
Tags: Kementerian Pekerjaan UmumKementerian SosialPendidikanSekolah Rakyat

Related Posts

Seorang pria berdiri di dekat tumpukan karung beras ketika wartawan merekam di lokasi pemeriksaan
NASIONAL

Beras SPHP Diduga Dijual sebagai Premium, Mentan Sebut Laporan Awal 600 Ton

Oktober 28, 2026
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid
NASIONAL

Menkomdigi Tanggapi Ancaman Pemutusan Internet RI oleh Singapura

Oktober 28, 2026
Riset dan inovasi jadi kunci tingkatkan daya saing industri EV
NASIONAL

Riset dan inovasi jadi kunci tingkatkan daya saing industri EV

Oktober 28, 2026

Highlights

100 Sekolah Rakyat Dibangun di 32 Provinsi, Libatkan 97 Ribu Pekerja Lokal

MagangHub Batch 3 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar hingga 4 November

IHSG Variatif, Investor Tunggu The Fed dan Kinerja Bank

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Karhutla Way Kambas Masih Sisakan 40 Hektare, BNPB Lakukan Water Bombing dan Modifikasi Cuaca

Asap Karhutla Ganggu Pernapasan, Kemenkes Catat 333.470 Kasus ISPA

Terpopuler

Hotspot Karhutla Menurun, tetapi Ancaman Kebakaran Berulang dan Kerusakan Hutan Masih Mengintai

Geotermal Lampung Barat, Perluasan Kapital, dan Konflik Agraria BRN

Asal Usul Hanabi di Mobile Legends

Sentra Kuliner Teras Lenteng Agung Tampil Baru dengan Mural Warna-warni

Epoxy Lantai untuk Bangunan Modern, Apa Kelebihan dan Hal yang Perlu Diperhatikan?

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times