14 °c
Columbus
15 ° Sab
15 ° Ming
Jumat, September 25, 2026
  • Login
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home NEWS NASIONAL

Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Capai 498 Orang, BGN Suspend Dapur SPPG Bawang

Sebanyak 498 orang telah diperiksa dalam kasus dugaan keracunan MBG di Batang. BGN menjatuhkan suspend berat dan mencopot kepala SPPG Bawang.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
2 jam ago
in NASIONAL
0
Ilustrasi penanganan pasien dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis

Ilustrasi penanganan pasien dalam kasus dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis. (Ilustrasi AI/Bulatan Times)

0
SHARES
4
VIEWS

Bulatan Times – Jumlah warga yang menjalani pemeriksaan setelah dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, terus bertambah. Data terbaru mencatat 498 orang telah diperiksa setelah mengalami gangguan kesehatan.

Angka tersebut meningkat tajam dari laporan awal sebanyak 276 orang. Korban tidak hanya berasal dari kalangan siswa penerima MBG, tetapi juga sejumlah orang tua yang ikut mengonsumsi makanan yang dibawa pulang anak mereka.

Wakil Bupati Batang Suyono menyampaikan, dari 498 orang yang diperiksa, 319 menjalani rawat jalan dan 159 dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sebanyak 20 orang tercatat menjalani rawat inap di Puskesmas Bawang.

RSUD Batang juga telah menangani 90 pasien. Sebanyak 28 orang diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik, sedangkan 62 pasien masih menjalani perawatan berdasarkan pembaruan Jumat pagi.

Tidak ada korban meninggal dalam kejadian tersebut. Dinas Kesehatan Kabupaten Batang menyatakan kondisi pasien secara umum membaik setelah mendapatkan penanganan. Keluhan yang sebelumnya muncul antara lain diare, mual, muntah dan pusing.

Baca Juga: Mahfud MD Soroti SPPG yang Picu Keracunan MBG: Harusnya Diproses Hukum

BGN suspend SPPG Bawang dan copot kepala dapur

Penanganan kasus tidak hanya berlangsung di fasilitas kesehatan.

Badan Gizi Nasional mengambil tindakan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bawang yang memasok makanan kepada penerima manfaat terdampak.

BGN menjatuhkan suspend kategori berat terhadap operasional SPPG tersebut. Kepala SPPG Bawang juga dicopot.

Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang mengatakan keputusan itu berkaitan dengan temuan pelanggaran standar operasional prosedur. Salah satu persoalan yang ditemukan adalah makanan yang dibawa pulang oleh penerima manfaat, yang menurut BGN termasuk pelanggaran berat.

Investigasi awal juga menyoroti proses pengolahan makanan.

Tim BGN bersama Pemerintah Kabupaten Batang memeriksa kondisi dapur dan rekaman kamera pengawas. Dari pemeriksaan awal itu ditemukan indikasi bahwa proses memasak dimulai jauh lebih cepat daripada waktu yang ditetapkan dalam SOP.

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Semarang Hadiriajaya mengatakan rekaman CCTV memperlihatkan proses pengolahan dimulai sekitar pukul 19.30 WIB. Menurut ketentuan yang ia sampaikan, pengolahan seharusnya baru dimulai setelah pukul 02.00 WIB.

Temuan tersebut menjadi bahan investigasi dan belum dengan sendirinya membuktikan penyebab keracunan. Sampel makanan juga diambil untuk pemeriksaan laboratorium.

Baca Juga: Pakar Usulkan SPPG Didenda jika Terbukti Sebabkan Keracunan MBG

Sekitar 2.700 penerima MBG berasal dari 11 sekolah

Skala distribusi makanan dari SPPG Bawang cukup besar.

Data pemerintah daerah sebelumnya mencatat sekitar 2.700 penerima manfaat dari 11 satuan pendidikan mendapatkan layanan makanan dari dapur tersebut. Setelah laporan gangguan kesehatan muncul, pasien berdatangan ke puskesmas dan rumah sakit sehingga jumlah korban terus diperbarui.

Pada Kamis pagi, pemerintah masih mencatat 276 korban. Angka kemudian bertambah karena warga yang mengalami keluhan datang untuk mendapatkan pemeriksaan.

Pemerintah Kabupaten Batang memastikan kebutuhan medis menjadi prioritas. Pemda juga menyatakan biaya pengobatan korban ditanggung pemerintah daerah.

Penambahan pasien sempat membuat fasilitas kesehatan harus menyesuaikan kapasitas. Pemerintah daerah memastikan ketersediaan obat, sementara tempat tidur tambahan disiapkan untuk menangani pasien yang datang.

Penyebab pasti masih menunggu pemeriksaan

Meski pelanggaran SOP sudah ditemukan dalam investigasi awal, penyebab pasti gangguan kesehatan ratusan warga belum dapat disimpulkan hanya dari temuan tersebut.

Pemeriksaan sampel diperlukan untuk mengetahui apakah makanan terkontaminasi dan faktor apa yang menyebabkan korban mengalami keluhan.

Ini menjadi pembeda antara dua perkembangan yang sudah dapat dipastikan: jumlah warga yang diperiksa telah mencapai 498 orang dan BGN telah memberikan sanksi terhadap SPPG Bawang, sedangkan sumber penyebab keracunan masih berada dalam tahap investigasi.

Dinas Kesehatan Batang menyatakan kondisi pasien menunjukkan perbaikan. Pada pemantauan sebelumnya, frekuensi diare berkurang dan keluhan mual, muntah maupun pusing pada sejumlah pasien juga mereda.

Pemerintah daerah tetap memantau pasien yang masih dirawat, sementara investigasi terhadap proses pengolahan makanan dan pemeriksaan sampel berjalan untuk menentukan penyebab kejadian.

Source: BGN, Pemkab Batang
Tags: BGNMBGSPPG

Related Posts

Ilustrasi lingkungan sekolah untuk pemberitaan dugaan kekerasan terhadap siswa SMPN 18 Malang
NASIONAL

Kepala SMPN 18 Malang Dicopot Usai Dugaan Kekerasan terhadap Siswa

September 25, 2026
Petugas berada di salah satu bangunan yang menjadi sorotan di kawasan Lapas Cibinong
NASIONAL

Isi Hunian yang Disorot Ombudsman di Lapas Cibinong, Ada TV, Kulkas hingga Ruang Tamu

September 25, 2026
Ilustrasi proses disinfeksi dalam penanganan jenazah sebelum dibawa menggunakan ambulans
NASIONAL

Jenazah Korban KM Virgo Jalani Disinfeksi Sebelum Dibawa Ambulans, BKK Jelaskan Alasannya

September 25, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ilustrasi build Dyrroth tersakit 2026 Mobile Legends

Build Dyrroth Tersakit 2026, Item, Emblem dan Combo

September 22, 2026
Presiden Prabowo Subianto berdiskusi dengan akademisi terkait penanganan lahan gambut dan potensi karhutla di Istana Merdeka

Usai Bertemu Pakar Gambut, Prabowo Setujui Pembentukan BPGMN

September 25, 2026
Kapal feri melayani penyeberangan Banda Aceh menuju Sabang

Cara Pesan Tiket Kapal Banda Aceh–Sabang, Cek Jadwal dan Harga Terbaru 2026

September 24, 2026
Operasi pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8

Basarnas Hadapi Arus Kuat dalam Pencarian KMP Virgo, 99 Orang Masih Dicari

September 24, 2026
Ilustrasi bendera Inggris dan Spanyol menjelang pertandingan UEFA Nations League

Prediksi Inggris vs Spanyol 27 September 2026: Ujian Berat Three Lions di Wembley

Ilustrasi lingkungan sekolah untuk pemberitaan dugaan kekerasan terhadap siswa SMPN 18 Malang

Kepala SMPN 18 Malang Dicopot Usai Dugaan Kekerasan terhadap Siswa

Ilustrasi penanganan pasien dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis

Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Capai 498 Orang, BGN Suspend Dapur SPPG Bawang

Es pisang ijo khas Makassar dengan bubur sumsum dan sirup merah

Cara Membuat Es Pisang Ijo Khas Makassar, Kulit Lembut dan Bubur Sumsum Gurih

Ilustrasi bendera Inggris dan Spanyol menjelang pertandingan UEFA Nations League

Prediksi Inggris vs Spanyol 27 September 2026: Ujian Berat Three Lions di Wembley

September 25, 2026
Ilustrasi lingkungan sekolah untuk pemberitaan dugaan kekerasan terhadap siswa SMPN 18 Malang

Kepala SMPN 18 Malang Dicopot Usai Dugaan Kekerasan terhadap Siswa

September 25, 2026
Ilustrasi penanganan pasien dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis

Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Capai 498 Orang, BGN Suspend Dapur SPPG Bawang

September 25, 2026
Es pisang ijo khas Makassar dengan bubur sumsum dan sirup merah

Cara Membuat Es Pisang Ijo Khas Makassar, Kulit Lembut dan Bubur Sumsum Gurih

September 25, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Always active
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Manage options
  • Manage services
  • Manage {vendor_count} vendors
  • Read more about these purposes
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times