Jakarta, Bulatan Times – World Boxing Council (WBC) mengumumkan Joshua Buatsi dan Willy Hutchinson berhasil melewati penimbangan berat badan menjelang duel perebutan sabuk juara dunia sementara (interim) kelas berat ringan (79,3 kg) WBC.
Berdasarkan keterangan resmi WBC yang dipantau di Jakarta, Sabtu, Buatsi mencatatkan berat badan 174,9 pon, sedangkan Hutchinson mencapai 174,5 pon. Keduanya memenuhi batas maksimal 175 pon untuk kelas berat ringan.
Kedua petinju dijadwalkan naik ring di AO Arena, Manchester, Inggris, Minggu (8/11) WIB.
Buatsi dan Hutchinson Kembali Bertemu
Pertarungan ini menjadi pertemuan kedua bagi Buatsi dan Hutchinson. Keduanya pertama kali berhadapan pada 21 September 2024 di Stadion Wembley, London.
Baca juga: Hasil FP2 F1 Brasil 2026: Antonelli Tercepat, Geser Norris dari Puncak
Dalam duel tersebut, Buatsi menjatuhkan Hutchinson pada ronde keenam dan kesembilan. Setelah melewati 12 ronde, Buatsi akhirnya memenangkan pertarungan melalui keputusan juri terbelah (split decision).
Dua juri memberikan kemenangan kepada Buatsi dengan skor 117-108 dan 115-110. Sementara itu, juri ketiga memenangkan Hutchinson dengan skor 113-112.
Buatsi Bidik Gelar Juara Dunia WBC Pertama
Buatsi, petinju kelahiran Ghana yang mewakili Britania Raya, akan kembali bertarung dengan membawa rekor 20 kemenangan, termasuk 11 kemenangan melalui knockout (KO), dan satu kekalahan.
Pertarungan di Manchester memberikan kesempatan bagi Buatsi untuk kembali mengalahkan lawan yang sudah dikenalnya sekaligus merebut gelar juara dunia WBC pertamanya.
Hutchinson Ingin Balas Kekalahan
Di sisi lain, Hutchinson memasuki pertarungan dengan catatan 20 kemenangan, termasuk 14 KO, dan dua kekalahan.
Petinju asal Skotlandia tersebut juga memiliki pengalaman dalam perebutan gelar WBC. Pada 2023, ia berhasil merebut gelar WBC International kelas berat ringan. Hutchinson kemudian meraih gelar WBC Silver di divisi yang sama setelah mengalahkan Craig Richards di Arab Saudi.
Sabuk Hijau dan Emas Jadi Rebutan
Buatsi berambisi mengulang kemenangan atas Hutchinson sekaligus membawa pulang sabuk juara interim WBC. Sebaliknya, Hutchinson ingin membalas kekalahan sebelumnya dan merebut sabuk Hijau dan Emas.
Pertemuan ulang ini menjadi kesempatan bagi kedua petinju untuk membuktikan kemampuan mereka. Dengan sejarah persaingan yang sudah terbangun dan gelar interim WBC sebagai taruhan, duel Buatsi kontra Hutchinson diprediksi menghadirkan persaingan menarik bagi para penggemar tinju.





