Bulatan Times – Marc Marquez memimpin klasemen MotoGP 2026 dengan keunggulan 10 poin atas Jorge Martin. Namun, Ducati Lenovo Team memperkirakan persaingan pada empat seri terakhir akan semakin berat karena karakter sebagian besar lintasan dinilai lebih menguntungkan Aprilia.
Manajer Ducati, Davide Tardozzi, menilai tiga dari empat balapan tersisa berpotensi lebih cocok untuk motor Aprilia. Ducati diperkirakan bisa memiliki keunggulan kecepatan pada satu seri lainnya.
Tardozzi tidak merinci tiga sirkuit yang dimaksud. Penilaiannya juga bukan jaminan Aprilia akan memenangkan ketiga balapan tersebut.
Meski demikian, Ducati masih percaya pada kemampuan Marquez. Tardozzi menilai pembalap asal Spanyol itu semakin matang dalam mengatur persaingan, termasuk ketika menghadapi tekanan selama Sprint GP Australia.
Ia memperkirakan Marquez tetap berusaha meraih kemenangan pada balapan berikutnya, bukan sekadar mempertahankan keunggulan poin.
“Pada akhirnya, kami punya Marc Marquez. Itulah yang membuat kami lebih tenang,” ujar Tardozzi, dikutip dari laman resmi MotoGP.
Baca Juga: Marc Marquez Tanggapi Aero Ducati Mirip Aprilia: Tak Boleh Arogan
Hasil Dua Seri Terakhir Perlihatkan Persaingan Ketat
Kekuatan Aprilia terlihat pada GP Indonesia di Mandalika, 11 Oktober 2026. Empat pembalap yang menggunakan motor Aprilia menguasai posisi teratas balapan utama.
Marco Bezzecchi meraih kemenangan, disusul Raul Fernandez, Jorge Martin, dan Ai Ogura. Sementara itu, Marquez menyelesaikan balapan di posisi keenam bersama Ducati.
Situasinya berubah pada Sprint GP Australia, Sabtu (24/10/2026). Ducati menguasai tiga posisi podium melalui Marc Marquez, Alex Marquez, dan Fabio Di Giannantonio.
Bezzecchi berhasil finis keempat untuk Aprilia, sedangkan Martin gagal menyelesaikan Sprint setelah terjatuh di Tikungan 8 pada lap kedelapan.
Martin sebelumnya bersaing ketat dengan Marquez untuk memperebutkan posisi terdepan. Kecelakaan tersebut membuatnya kehilangan kesempatan menambah poin dan mengalami cedera pada tulang dekat pergelangan tangan kanan.
Baca Juga: Hasil Sprint MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Martin Jatuh
Balapan utama Australia yang dijadwalkan berlangsung sehari kemudian dibatalkan akibat jarak pandang buruk yang menghambat operasional helikopter medis. Marquez pun tidak mendapatkan kesempatan memperbesar keunggulannya melalui balapan hari Minggu.
Jorge Martin dan Bezzecchi Masih Bersaing dengan Marquez
Menjelang empat seri terakhir, Marquez mengoleksi 365 poin di puncak klasemen MotoGP 2026. Martin berada di posisi kedua dengan 355 poin, sedangkan Bezzecchi menempati urutan ketiga dengan 315 poin.
Tardozzi menilai selisih 50 poin antara Marquez dan Bezzecchi belum cukup untuk mengesampingkan pembalap Italia tersebut dari perebutan gelar.
Ia bahkan menganggap Bezzecchi memiliki kemampuan memenangkan seluruh balapan yang tersisa. Penilaian itu memperlihatkan bahwa Ducati tidak hanya memperhitungkan Martin sebagai pesaing Marquez.
Di sisi lain, kondisi Martin masih menjadi perhatian setelah kecelakaan di Phillip Island. Tardozzi menilai cedera pembalap Aprilia tersebut dapat memengaruhi persaingan gelar, tergantung kecepatan dan kondisi fisiknya saat kembali membalap.
Seri berikutnya dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 30 Oktober hingga 1 November 2026. Keikutsertaan Martin masih belum dipastikan setelah cedera dalam Sprint GP Australia.





