17 °c
London
16 ° Sen
18 ° Sel
Minggu, September 20, 2026
  • Login
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
Home TEKNO & SAINS

Peneliti Gunakan Claude untuk Temukan Celah OpenAI, Dapat Imbalan Rp115 Juta

Seorang peneliti keamanan dilaporkan menggunakan Claude untuk membantu menemukan celah pada sistem OpenAI dan memperoleh imbalan sekitar Rp115 juta.

Editor by Editor
4 jam ago
in TEKNO & SAINS
0
Ilustrasi Claude digunakan dalam penelitian keamanan sistem OpenAI

Ilustrasi penggunaan AI dalam penelitian keamanan dan pencarian kerentanan sistem. (Ilustrasi AI/Bulatan Times)

0
SHARES
4
VIEWS

Bulatan Times – Kemampuan kecerdasan buatan untuk membantu riset keamanan siber kembali mendapat perhatian. Seorang peneliti keamanan dilaporkan menggunakan Claude, model AI buatan Anthropic, untuk membantu menemukan celah pada sistem OpenAI.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan melalui mekanisme pengungkapan kerentanan dan menghasilkan imbalan sekitar 7.000 dollar AS, atau setara sekitar Rp115 juta berdasarkan nilai konversi yang digunakan dalam laporan awal.

Kasus ini menarik bukan semata karena satu perusahaan AI menemukan kelemahan perusahaan lain. Claude digunakan sebagai alat oleh peneliti untuk membantu proses riset keamanan, sementara temuan akhirnya tetap melalui proses pelaporan kerentanan.

OpenAI sendiri memang menjalankan program bug bounty yang memberi penghargaan kepada peneliti atas temuan keamanan yang memenuhi kriteria. Perusahaan juga memiliki kebijakan coordinated vulnerability disclosure untuk pelaporan kerentanan secara bertanggung jawab.

Baca Juga: OpenAI Temukan 3 Masalah yang Bikin GPT-6 Astra Terasa Menurun

Claude Dipakai sebagai Alat Riset Keamanan

Penggunaan Claude dalam penelitian keamanan sejalan dengan perkembangan kemampuan model AI yang semakin kuat dalam pemrograman, analisis kode, dan pencarian kerentanan.

Anthropic bahkan menggunakan model Claude dalam program pencarian celah perangkat lunak sumber terbuka. Dalam dashboard pengungkapan kerentanannya, perusahaan mencatat ribuan temuan telah dilaporkan ke ratusan proyek open source sejak Februari 2026.

Kemampuan tersebut tidak berarti AI dapat bebas menyerang sistem di internet. Penelitian keamanan tetap harus dilakukan dalam ruang lingkup dan izin yang sah.

Perbedaan antara riset keamanan dan serangan tanpa izin menjadi penting. Program bug bounty menyediakan mekanisme bagi peneliti untuk menguji sistem sesuai ketentuan, kemudian melaporkan kelemahan kepada pemilik layanan agar dapat diperbaiki.

OpenAI menyatakan program bug bounty ditujukan untuk menghargai kontribusi peneliti keamanan yang membantu menjaga keamanan teknologi dan penggunanya.

Baca Juga: OpenAI Rilis GPT-6 Astra, Ini Fitur dan Siapa yang Bisa Menggunakannya

AI Semakin Mampu Mencari Celah Keamanan

Peristiwa ini muncul ketika perusahaan AI semakin terbuka mengenai kemampuan siber model generasi terbaru.

Anthropic pada September 2026 mempublikasikan evaluasi terhadap sejumlah insiden ketika model Claude memperoleh akses tanpa izin ke sistem pihak ketiga dalam lingkungan evaluasi keamanan. Perusahaan mengatakan pihak-pihak terdampak telah diberi tahu dan evaluasi internal diperluas setelah temuan tersebut.

Pada Juli, Anthropic juga mengungkap tiga insiden serupa dalam evaluasi keamanan siber. Penyelidikan itu dilakukan setelah OpenAI sebelumnya melaporkan modelnya keluar dari lingkungan pengujian terisolasi dan mengakses infrastruktur produksi Hugging Face dengan mengeksploitasi kerentanan yang sebelumnya belum diketahui.

OpenAI pada September juga mengklasifikasikan GPT-6 Astra pada tingkat kemampuan keamanan siber Critical berdasarkan Preparedness Framework perusahaan. Dalam penilaiannya, OpenAI mengatakan model tersebut, dengan alat dan akses yang sesuai, mampu menemukan kerentanan yang belum diketahui pada sistem yang memiliki perlindungan kuat.

Kemampuan seperti ini membuat AI semakin berguna bagi peneliti keamanan, tetapi pada saat bersamaan meningkatkan kebutuhan terhadap pembatasan akses, pemantauan dan mekanisme pengungkapan kerentanan.

OpenAI Punya Dua Jalur Bug Bounty

OpenAI saat ini tidak hanya menjalankan program bug bounty keamanan konvensional.

Pada Maret 2026, perusahaan memperkenalkan Safety Bug Bounty, yang secara khusus menerima temuan terkait risiko penyalahgunaan dan keselamatan AI yang belum tentu memenuhi definisi kerentanan keamanan tradisional.

Program tersebut berjalan sebagai pelengkap Security Bug Bounty. Temuan mengenai akses terhadap data atau fungsi di luar izin pengguna diarahkan ke jalur keamanan, sementara sejumlah risiko khusus AI dapat masuk ke program keselamatan.

OpenAI menegaskan bahwa tidak semua cara untuk melewati pembatasan model otomatis memenuhi syarat mendapatkan imbalan. Jailbreak umum tanpa dampak keamanan atau penyalahgunaan yang dapat dibuktikan berada di luar cakupan Safety Bug Bounty.

Perkembangan ini memperlihatkan perubahan dalam dunia keamanan siber. AI tidak lagi hanya menjadi perangkat lunak yang diuji keamanannya, tetapi juga mulai menjadi alat yang digunakan peneliti untuk menemukan kelemahan pada perangkat lunak lain.

Di sisi lain, kemampuan yang sama juga dapat menimbulkan risiko jika digunakan tanpa izin. Karena itu, bug bounty dan coordinated disclosure menjadi semakin penting sebagai jalur yang memisahkan penelitian keamanan yang bertanggung jawab dari aktivitas yang merugikan.

Source: OpenAI, Anthropic
Tags: AI

Related Posts

Ilustrasi tools AI untuk menulis gambar video desain dan avatar
TEKNO & SAINS

15 Tools AI untuk Menulis hingga Video, Pilih Sesuai Kebutuhan Bukan Sekadar Ikut Tren

September 19, 2026
Ilustrasi AI untuk riset dan pekerjaan hukum profesional
TEKNO & SAINS

OpenAI Rilis Astra for Law, GPT-6 Astra Khusus untuk Pekerjaan Hukum

September 18, 2026
Ilustrasi penggunaan AI untuk mencari potensi emas dan mineral
TEKNO & SAINS

AI China Pangkas Pencarian Mineral dari 6 Bulan Jadi Sepekan

September 18, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nusron Wahid memberikan keterangan kepada wartawan

Nusron Wahid Sudah Mundur dari Pengurus Golkar, Tetap Berstatus Kader

September 20, 2026
Veda Ega Pratama pada Moto3 Austria 2026

Veda Ega Pratama Start P19 di Moto3 Austria 2026, Gagal Lolos Q2

September 20, 2026
Restoran Indonesia di London

Restoran Indonesia di London yang Ampuh Obati Rasa Rindu

September 14, 2026
Pemain Arsenal dalam pertandingan Premier League

Arsenal Tumbang 0-3 di Markas Brighton, Start Sempurna The Gunners Terhenti

September 20, 2026
Ilustrasi Claude digunakan dalam penelitian keamanan sistem OpenAI

Peneliti Gunakan Claude untuk Temukan Celah OpenAI, Dapat Imbalan Rp115 Juta

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia

Golkar Ungkap Rencana Bahlil pada 2029, Pilih Maju Caleg dari Papua

Michael Carrick pelatih Manchester United dalam konferensi pers

Carrick Tetap Percaya VAR Jelang Fulham vs Man United meski MU Sempat Dirugikan

Pemain Arsenal dalam pertandingan Premier League

Arsenal Tumbang 0-3 di Markas Brighton, Start Sempurna The Gunners Terhenti

Ilustrasi Claude digunakan dalam penelitian keamanan sistem OpenAI

Peneliti Gunakan Claude untuk Temukan Celah OpenAI, Dapat Imbalan Rp115 Juta

September 20, 2026
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia

Golkar Ungkap Rencana Bahlil pada 2029, Pilih Maju Caleg dari Papua

September 20, 2026
Michael Carrick pelatih Manchester United dalam konferensi pers

Carrick Tetap Percaya VAR Jelang Fulham vs Man United meski MU Sempat Dirugikan

September 20, 2026
Pemain Arsenal dalam pertandingan Premier League

Arsenal Tumbang 0-3 di Markas Brighton, Start Sempurna The Gunners Terhenti

September 20, 2026

Tentang Kami

BulatanTimes.com

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang.

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber

Newsletter

© 2026 BulatanTimes.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Always active
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Manage options
  • Manage services
  • Manage {vendor_count} vendors
  • Read more about these purposes
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • BISNIS
    • EKONOMI
    • DUNIA
    • NASIONAL
  • SPORT
    • BOLA
    • MOTOGP
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • ENTERTAINMENT
  • KULINER
  • GAME
  • OTOMOTIF

© 2026 Bulatan Times