BULATAN TIMES – Apple akhirnya menghadirkan layar sentuh pada MacBook Pro setelah bertahun-tahun mempertahankan penggunaan keyboard dan trackpad sebagai metode utama pengoperasian komputer Mac. Perubahan tersebut diperkenalkan bersama MacBook Pro terbaru pada 28 Oktober 2026.
CEO Apple John Ternus menjelaskan bahwa perusahaan kini dapat menambahkan kemampuan sentuh tanpa mengorbankan ketebalan, bobot, dan pengalaman penggunaan laptop.
Keputusan ini berbeda dari pendekatan yang selama bertahun-tahun dipertahankan Apple, termasuk ketika pendirinya, Steve Jobs, menilai layar sentuh pada komputer dengan posisi layar tegak tidak nyaman digunakan dalam waktu lama.
Mengapa Apple Dulu Menolak Mac Layar Sentuh?
Pada 2010, Steve Jobs mengkritik penggunaan layar sentuh vertikal karena pengguna harus mengangkat tangan dari posisi mengetik untuk menjangkau layar. Menurut pandangannya ketika itu, gerakan tersebut dapat menyebabkan kelelahan.
Apple kemudian mempertahankan pemisahan antara Mac dan iPad. Mac mengandalkan keyboard, mouse, serta trackpad untuk pekerjaan yang membutuhkan ketepatan penunjuk, sedangkan iPad dirancang dengan sentuhan langsung sebagai metode interaksi utama.
Baca Juga: 15 Tahun Steve Jobs Wafat, dari Mendirikan Apple hingga Kembali Memimpin Kebangkitannya
Pendekatan tersebut juga pernah ditegaskan John Ternus pada 2021. Saat itu, ia menyatakan bahwa Mac telah dioptimalkan untuk penggunaan melalui perangkat input tidak langsung dan Apple belum melihat alasan kuat untuk mengubahnya.
Kini, Apple mengambil pendekatan berbeda dengan menambahkan layar sentuh sebagai pilihan interaksi tanpa menghilangkan fungsi keyboard dan trackpad.
John Ternus Jelaskan Perubahan Sikap Apple
Mengutip laman WIRED dalam wawancara yang diterbitkan pada 28 Oktober 2026, Ternus menjelaskan bahwa Mac tetap dirancang sebagai perangkat yang berpusat pada keyboard dan trackpad.
Namun, ia menilai ada situasi ketika menyentuh layar secara langsung lebih nyaman dan praktis dibandingkan menggunakan penunjuk.
Apple juga ingin memastikan kemampuan baru tersebut tidak menjadikan MacBook Pro lebih berat atau lebih tebal. Pengembangan layar OLED menjadi salah satu bagian yang memungkinkan perubahan tersebut dilakukan.
Johny Srouji, pimpinan perangkat keras Apple, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi layar, chip khusus Apple, dan perangkat lunak telah memungkinkan perusahaan memenuhi standar yang sebelumnya sulit dicapai.
Greg Joswiak, pimpinan pemasaran Apple, juga menilai pengguna profesional semakin terbiasa menggunakan layar sentuh melalui iPhone dan iPad, termasuk generasi kreator muda yang menggunakan MacBook Pro.
Layar Sentuh MacBook Pro Tetap Bisa Dipakai Bersama Trackpad
MacBook Pro terbaru menggunakan layar PROLED XDR berbasis tandem OLED yang mendukung interaksi sentuh langsung.
Pengguna dapat menggulir halaman dengan jari, memperbesar foto melalui gerakan mencubit layar, memindahkan objek, hingga mengatur posisi jendela. Kemampuan tersebut juga dapat digunakan pada pekerjaan kreatif, termasuk penyuntingan video dan aplikasi musik.
Apple menyesuaikan antarmuka macOS agar beberapa kontrol lebih mudah dipilih dengan jari. Ukuran tombol atau elemen menu tertentu dapat membesar ketika pengguna menyentuhnya, sementara pengoperasian dengan trackpad tetap dipertahankan.
Baca Juga: Apple Resmi Luncurkan iPad Mini OLED dengan A20 Pro, Ini Fitur dan Harganya
Perubahan turut dilakukan pada perangkat keras. Engsel layar dirancang lebih stabil ketika mendapat tekanan sentuhan, sedangkan sistem pendinginan disesuaikan untuk menjaga kenyamanan saat pengguna berinteraksi langsung dengan panel.
MacBook Pro ini tersedia dalam ukuran 14 inci dan 16 inci dengan pilihan chip M5 Pro dan M5 Max. Layar PROLED XDR menawarkan kecerahan puncak hingga 2.000 nit serta refresh rate variabel hingga 120 Hz.
Harga MacBook Pro Layar Sentuh Mulai US$2.899
Di Amerika Serikat, MacBook Pro layar sentuh dibanderol mulai US$2.899 untuk model 14 inci dan US$3.399 untuk model 16 inci.
Apple membuka pemesanan awal pada 28 Oktober 2026, dengan ketersediaan perangkat dijadwalkan mulai 6 November 2026.
Meski teknologi layar sentuh telah diperkenalkan pada MacBook Pro, Apple belum mengumumkan rencana menghadirkannya pada MacBook Air atau iMac.





