KLUNGKUNG, BULATAN TIMES – Nusa Penida Festival 2026 dijadwalkan berlangsung pada Jumat hingga Minggu, 6-8 November 2026, di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. Festival ini menjadi salah satu pilihan kegiatan wisata bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana pulau sekaligus mengenal budaya masyarakat setempat.
Kalender Dinas Pariwisata Provinsi Bali mencantumkan waktu penyelenggaraan pukul 08.30-16.30 WITA. Agenda tersebut berlangsung bertepatan dengan akhir pekan, sehingga wisatawan dapat merencanakan kunjungan selama satu hingga tiga hari.
Nusa Penida Festival merupakan kegiatan tahunan yang mengangkat kekayaan seni, budaya, kehidupan masyarakat pesisir, dan pariwisata Nusa Penida.
Jadwal Nusa Penida Festival 2026
Berdasarkan kalender acara Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Nusa Penida Festival 2026 dijadwalkan selama tiga hari:
- Jumat, 6 November 2026
- Sabtu, 7 November 2026
- Minggu, 8 November 2026
Waktu yang tercantum pada kalender adalah pukul 08.30-16.30 WITA, dengan lokasi penyelenggaraan di Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.
Rincian jadwal pertunjukan per hari, daftar pengisi acara, dan lokasi panggung utama belum diumumkan secara lengkap.
Sebagai gambaran, Nusa Penida Festival 2025 berlangsung di kawasan Pantai Tanjung Kerambitan, Desa Batununggul, pada 6-9 November. Namun, lokasi tersebut belum ditetapkan sebagai tempat penyelenggaraan festival tahun ini.
Daya Tarik Nusa Penida Festival
Nusa Penida Festival dikenal sebagai ruang pertemuan antara seni tradisional, kegiatan masyarakat, dan pariwisata pulau.
Pada penyelenggaraan 2025, pembukaan festival menghadirkan Tari Pendet Pasepan serta upacara ngaturang pakelem sebagai bagian dari kegiatan budaya masyarakat setempat.
Festival sebelumnya juga menampilkan berbagai pertunjukan seni Bali, termasuk tari tradisional dan kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian budaya.
Selain pertunjukan, Nusa Penida Festival menjadi tempat bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan kuliner khas serta produk kerajinan lokal.
Kegiatan pelestarian lingkungan juga pernah menjadi bagian dari festival, seperti pembersihan pantai, kegiatan konservasi terumbu karang, dan pelepasan tukik.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi gambaran daya tarik Nusa Penida Festival dari penyelenggaraan sebelumnya. Untuk tahun 2026, jenis pertunjukan dan kegiatan yang akan berlangsung pada masing-masing tanggal masih menunggu pengumuman penyelenggara.
Cara Menuju Nusa Penida dari Bali
Wisatawan yang berangkat dari Bali daratan dapat menuju Nusa Penida melalui jalur laut menggunakan kapal cepat atau fast boat.
Mengutip laman resmi Kementerian Pariwisata, perjalanan menuju Nusa Penida dapat dilakukan dari beberapa pelabuhan, antara lain Sanur, Kusamba, dan Padang Bai.
Pelabuhan Sanur menjadi salah satu titik keberangkatan yang banyak digunakan wisatawan. Perjalanan kapal cepat dari Sanur menuju Nusa Penida umumnya membutuhkan waktu sekitar 30-45 menit, bergantung pada cuaca dan kondisi laut.
Kapal yang melayani Nusa Penida dapat tiba di Pelabuhan Toyapakeh atau Sampalan, sesuai rute operator yang dipilih.
Setibanya di pulau, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan sewaan atau mobil dengan pengemudi.
Beberapa jalur di Nusa Penida melewati kawasan berbukit dan tikungan. Pengunjung yang belum terbiasa dengan kondisi jalan setempat dapat mempertimbangkan kendaraan dengan pengemudi lokal.
Baca Juga: Tips Mendapatkan Tiket Pesawat Murah, Kapan Waktu Terbaik Membelinya?
Persiapan Sebelum Datang ke Festival
Wisatawan yang ingin datang dari Bali daratan sebaiknya menyesuaikan jadwal keberangkatan kapal dengan waktu kegiatan festival.
Bagi pengunjung yang hanya berencana datang satu hari, jadwal kapal kembali perlu diperiksa sebelum membeli tiket penyeberangan.
Menginap di Nusa Penida dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mengikuti kegiatan festival sekaligus mengunjungi tempat wisata lain seperti Pantai Kelingking, Diamond Beach, atau kawasan pesisir di sekitar pulau.
Biaya penyeberangan, penginapan, dan transportasi darat perlu disiapkan secara terpisah. Harga tiket masuk festival untuk jadwal November belum tercantum dalam kalender acara Dinas Pariwisata Provinsi Bali.
Pemerintah Kabupaten Klungkung juga menerapkan ketentuan retribusi wisata yang berlaku sejak 12 Agustus 2026. Retribusi kawasan Nusa Penida berlaku khusus bagi wisatawan asing dan dibayarkan sekali saat memasuki kawasan, sedangkan retribusi tempat wisata berlaku bagi pengunjung sesuai ketentuan masing-masing lokasi.
Baca Juga: Cara Liburan ke Gunung Bromo: Tiket, Rute, dan Aturan Wisata





