JAKARTA, BULATAN TIMES – King Nassar sukses mengguncang Istora Senayan, Jakarta, lewat konser tunggal perdananya bertajuk King Nassar: Lost in The Jungle, Sabtu malam (7/11/2026). Penyanyi dangdut yang terkenal dengan aksi panggung enerjik itu menghadirkan pertunjukan spektakuler yang memadukan musik, teatrikal, dan kejutan visual.
Sejak awal pertunjukan, Nassar langsung mencuri perhatian penonton. Ia memasuki panggung dengan cara tak biasa, yakni terbang menggunakan sling layaknya Tarzan. Aksi tersebut menjadi pembuka yang langsung membangun suasana meriah di dalam Istora Senayan.
Tak hanya mengandalkan suara khasnya, Nassar juga mempersiapkan konsep pertunjukan yang penuh kejutan. Panggung bernuansa hutan lengkap dengan dekorasi pepohonan membuat penonton seolah masuk ke dalam petualangan musikal.
King Nassar Tampil Totalitas dengan Kostum Unik
Konser Lost in The Jungle semakin meriah lewat berbagai kostum unik yang dikenakan Nassar. Ia beberapa kali berganti penampilan dengan tema binatang dan alam.
Saat membawakan lagu “Gejolak Asmara”, Nassar tampil dengan kostum bernuansa cokelat dan motif macan. Ia kemudian melanjutkan penampilan lewat lagu “Penasaran” dan “Kecanduan Kamu”.
Kejutan berlanjut ketika Nassar mengenakan kostum lebah untuk membawakan “Madu Tiga”. Ia juga memakai busana bertema laut saat menyanyikan “Ikan dalam Kolam”.
Penampilan tersebut memperlihatkan totalitas Nassar dalam menghadirkan hiburan. Ia tidak hanya bernyanyi, tetapi juga membangun pengalaman panggung yang menghibur dari awal hingga akhir.
Erwin Gutawa Orchestra Hadirkan Nuansa Megah
Salah satu daya tarik terbesar konser ini adalah kehadiran Erwin Gutawa Orchestra. Iringan orkestra memberikan warna musikal yang berbeda pada lagu-lagu dangdut populer milik Nassar.
Perpaduan musik dangdut dengan aransemen orkestra menghadirkan pengalaman baru bagi penonton. Selain itu, konsep panggung teatrikal membuat konser ini terasa lebih istimewa.
Nassar juga membawakan sejumlah lagu populer, seperti “Buaya Buntung”, “Kuda Lumping”, “Keong Racun”, “Laksamana Raja di Laut”, “Udang di Balik Batu”, dan “Sekuntum Mawar Merah”.
Ia turut memperkenalkan lagu terbarunya berjudul “Astaga Naga”, ciptaan Pasha Ungu.
Kolaborasi dengan Siti Nurhaliza, Raisa, dan Lesti Kejora
Kejutan terbesar hadir melalui sejumlah kolaborasi spesial. Nassar mengajak beberapa penyanyi ternama untuk berbagi panggung dalam konser perdananya.
Salah satu momen istimewa terjadi saat Dato’ Siti Nurhaliza tampil bersama Nassar. Keduanya membawakan lagu “Aku Cinta Padamu”, “Nirmala”, dan “Cindai”.
Selain Siti Nurhaliza, Raisa juga ikut memeriahkan konser. Ia berkolaborasi dengan Nassar membawakan lagu “Terajana”. Perpaduan karakter vokal keduanya memberikan warna tersendiri dalam pertunjukan tersebut.
Lesti Kejora dan Elvy Sukaesih juga masuk dalam jajaran penyanyi yang turut berkolaborasi dalam konser ini.
Kehadiran para penyanyi lintas generasi tersebut semakin memperkuat daya tarik Lost in The Jungle.
Deretan Artis Hadiri Konser King Nassar
Kemegahan konser ini juga menarik perhatian banyak selebriti Tanah Air. Nassar bahkan mengaku terkejut melihat banyaknya artis yang hadir di area VIP dan VVIP.
Beberapa nama yang terlihat antara lain Titi DJ, Thomas Djorghi, Ussy Sulistiawaty, Rhoma Irama, Inul Daratista, Nia Daniaty, Umi Quary, serta Sonny Septian bersama Fairuz A. Rafiq.
Nassar menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh penonton yang telah mendukung perjalanan kariernya.
Ia juga mengungkapkan bahwa perjuangannya di atas panggung tidak akan berarti tanpa kehadiran penonton.
Konser Perdana yang Jadi Pencapaian Besar King Nassar
King Nassar: Lost in The Jungle menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier Nassar. Antusiasme penggemar bahkan terlihat sejak penjualan tiket.
Sebelum konser berlangsung, seluruh kategori tiket dilaporkan habis terjual hanya dalam waktu tiga menit.
Pencapaian tersebut memperlihatkan besarnya dukungan publik terhadap sosok King Nassar. Selama ini, ia dikenal sebagai salah satu penyanyi dangdut dengan karakter panggung yang kuat, ekspresif, dan penuh energi.
Melalui konser tunggal perdananya, Nassar membuktikan bahwa musik dangdut mampu tampil megah melalui konsep produksi yang kreatif dan kolaborasi lintas genre.
Konser Lost in The Jungle pun menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan musik King Nassar sepanjang 2026.





