Bulatan Times – Orek tempe basah kecap bisa menjadi pilihan lauk rumahan yang praktis dan hemat. Hidangan yang sering dijumpai di warteg ini mengandalkan potongan tempe dengan bumbu bawang, cabai, kecap manis, dan gula merah.
Berbeda dari orek tempe kering yang cenderung renyah, versi basah memiliki tekstur lebih empuk dengan sedikit saus kecap yang melapisi setiap potongan tempe.
Untuk mendapatkan hasil tersebut, tempe cukup digoreng sebentar hingga permukaannya mulai menguning. Setelah itu, tempe dimasak bersama bumbu menggunakan api kecil agar tidak cepat kering.
Resep orek tempe basah berikut menggunakan 400 gram tempe untuk sekitar empat porsi.
Baca Juga: Resep Sayur Asem Sederhana, Kuah Segar dan Sayuran Tetap Renyah
Bahan Orek Tempe Basah untuk Empat Porsi
Bahan utama:
- 400 gram tempe, potong dadu berukuran sekitar 1,5-2 cm
- 150 ml air
- 3 sendok makan kecap manis
- 1 sendok teh gula merah sisir
- 1/4 sendok teh garam, sesuaikan setelah dicicipi
- 1/4 sendok teh merica bubuk
- 2 sendok makan minyak goreng untuk menumis
- Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng tempe
Bumbu iris:
- 5 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 3 buah cabai merah keriting
- 2 buah cabai hijau keriting, opsional
- 2 buah cabai rawit merah, opsional
Bumbu aromatik:
- 2 lembar daun salam
- 2 cm lengkuas, memarkan
Takaran cabai dapat disesuaikan dengan selera keluarga. Jika ingin orek tempe yang tidak pedas, cabai rawit boleh dihilangkan.
Gula merah digunakan dalam jumlah kecil karena kecap manis sudah memberikan rasa manis. Tambahan gula dapat dilakukan setelah kuah dicicipi.
Cara Membuat Orek Tempe Basah Kecap
1. Potong dan Siapkan Tempe
Pilih tempe yang padat dan tidak mudah hancur ketika dipotong.
Iris tempe menjadi potongan dadu berukuran sekitar 1,5-2 cm. Usahakan ukuran setiap potongan seragam agar matang merata.
Jangan mengiris tempe terlalu tipis seperti korek api karena potongan kecil akan lebih cepat kering ketika digoreng.
Iris tipis bawang merah dan bawang putih. Potong cabai secara serong, kemudian siapkan daun salam serta lengkuas yang sudah dimemarkan.
2. Goreng Tempe Sebentar
Panaskan minyak dalam wajan menggunakan api sedang.
Masukkan tempe secara bertahap agar tidak terlalu bertumpuk. Goreng selama sekitar 2-3 menit sambil sesekali dibalik, atau sampai permukaannya mulai berwarna kuning keemasan.
Tidak perlu menunggu seluruh bagian berubah cokelat tua atau menjadi garing.
Angkat tempe dan tiriskan. Bagian luarnya sebaiknya sudah cukup kokoh, tetapi bagian tengahnya masih empuk.
3. Tumis Bawang dan Cabai
Sisakan sekitar dua sendok makan minyak di dalam wajan bersih.
Masukkan irisan bawang merah dan bawang putih. Tumis dengan api sedang hingga layu dan harum.
Tambahkan cabai merah, cabai hijau jika digunakan, daun salam, serta lengkuas.
Aduk selama sekitar satu menit sampai cabai sedikit layu dan bumbu tercampur rata.
4. Buat Saus Kecap dan Gula Merah
Tuangkan 150 ml air ke dalam tumisan bumbu.
Tambahkan dua sendok makan kecap manis terlebih dahulu, kemudian masukkan gula merah, garam, dan merica.
Aduk sampai gula merah larut dan kuah mulai mendidih perlahan.
Cicipi kuah menggunakan sendok bersih. Jika rasa manisnya belum cukup, tambahkan sisa satu sendok makan kecap manis.
Jangan memasak saus sampai terlalu kental pada tahap ini karena tempe masih perlu dimasukkan dan dipanaskan bersama bumbu.
5. Masukkan Tempe dan Masak hingga Bumbu Meresap
Masukkan tempe yang sudah digoreng ke dalam wajan berisi saus kecap.
Aduk perlahan agar seluruh potongan terlapisi bumbu, kemudian kecilkan api.
Masak sekitar 3-5 menit sambil sesekali membalik tempe. Biarkan sebagian cairan terserap, tetapi jangan menunggu kuah habis seluruhnya.
Apabila saus mulai mengering sebelum tempe terbalut rata, tambahkan dua hingga tiga sendok makan air panas.
Matikan api ketika bumbu sudah melapisi tempe dan masih tersisa sedikit saus di dasar wajan.
Pindahkan orek tempe ke piring saji. Hidangan ini dapat disantap bersama nasi hangat, telur, sambal, atau sayuran berkuah.
Baca Juga: Resep Tumis Tempe Basah Tanpa Kecap, Gurih Pedas Meresap
Tips agar Orek Tempe Tetap Empuk dan Tidak Cepat Kering
Gunakan tempe yang padat. Tempe dengan kedelai yang menyatu rapat lebih mudah dipotong dan diaduk tanpa hancur. Hindari tempe yang sudah berlendir atau memiliki bau busuk tidak wajar.
Perhatikan luas wajan. Saat menggunakan wajan yang lebar, air dalam bumbu dapat menguap lebih cepat. Gunakan api kecil ketika tempe sudah dimasukkan dan periksa jumlah kuah selama memasak.
Sisakan sedikit saus. Orek tempe basah tidak harus memiliki kuah banyak, tetapi bumbunya sebaiknya masih lembap ketika api dimatikan. Saus akan terasa lebih kental setelah hidangan mulai mendingin.
Sesuaikan manis dan gurih secara bertahap. Jika kecap yang digunakan sudah cukup manis, gula merah tidak perlu ditambah. Apabila rasa terlalu pekat, sedikit air panas dapat membantu mengencerkan bumbu.
Jangan memanaskan ulang terlalu lama. Orek tempe yang disimpan dalam lemari pendingin dapat memiliki saus lebih kental setelah dingin. Ketika akan disajikan kembali, tambahkan dua hingga tiga sendok makan air, lalu panaskan dengan api kecil sambil diaduk perlahan sampai panas merata.





