Bulatan Times – Lapis legit dikenal dengan lapisan tipis berwarna kuning kecokelatan, tekstur lembut tetapi padat, serta aroma mentega dan rempah yang khas. Membuat kue ini memang membutuhkan waktu karena setiap lapisan harus dipanggang satu per satu.
Kunci lapis legit yang enak bukan sekadar menggunakan banyak kuning telur. Adonan mentega harus dikocok dengan baik, ketebalan setiap lapisan perlu dijaga, dan panas oven harus dikontrol agar bagian atas matang tanpa membuat lapisan sebelumnya menjadi kering.
Resep berikut dirancang untuk loyang persegi sekitar 20 x 20 sentimeter.
Baca Juga: Cara Membuat Kolak Durian yang Legit dan Creamy, Cocok Disajikan Hangat atau Dingin
Bahan lapis legit
Bahan utama:
- 30 kuning telur
- 300 gram butter atau mentega
- 200 gram gula halus
- 100 gram tepung terigu protein rendah
- 30 gram susu bubuk
- 2 sendok makan susu kental manis
- 1 sendok teh ekstrak vanila
- 1/2 sendok teh kayu manis bubuk
- 1/4 sendok teh pala bubuk
- 1/4 sendok teh bubuk spekuk, opsional
- 1/4 sendok teh garam
Untuk olesan:
- Butter secukupnya
Rempah dapat disesuaikan dengan selera. Jika ingin aroma lebih ringan, cukup gunakan kayu manis dan sedikit pala. Sementara bubuk spekuk dapat ditambahkan untuk menghasilkan aroma rempah yang lebih kuat.
Siapkan loyang dan oven terlebih dahulu
Gunakan loyang persegi berukuran kurang lebih 20 x 20 sentimeter dengan sisi yang cukup tinggi.
Olesi dasar loyang tipis-tipis dengan butter, kemudian lapisi menggunakan kertas roti. Bagian dasar perlu dibuat rata karena akan menentukan bentuk lapisan pertama.
Panaskan oven sebelum adonan mulai dipanggang.
Lapis legit berbeda dengan bolu biasa karena sebagian besar proses pematangan berikutnya mengandalkan panas atas. Tujuannya agar permukaan setiap lapisan cepat berwarna sebelum adonan berikutnya dituangkan.
Karakter oven rumah berbeda-beda, sehingga suhu dan posisi rak perlu disesuaikan. Jangan hanya mengandalkan angka suhu jika permukaan kue ternyata terlalu cepat gosong.
Kocok butter hingga lembut
Masukkan butter ke dalam mangkuk, lalu kocok sampai teksturnya lembut dan warnanya sedikit lebih pucat.
Tambahkan susu kental manis dan vanila, kemudian kocok kembali hingga tercampur rata.
Jangan mencairkan butter.
Butter yang dilelehkan akan menghasilkan struktur adonan berbeda dan dapat membuat lapisan lebih mudah terasa berminyak.
Setelah tercampur, sisihkan campuran butter sementara waktu.
Kocok kuning telur dan gula
Dalam wadah terpisah, masukkan kuning telur dan gula halus.
Kocok menggunakan mixer sampai campuran mengembang, lebih pucat, dan cukup kental.
Tahap ini penting untuk membantu membentuk tekstur lapis legit yang lembut.
Masukkan campuran kuning telur secara bertahap ke dalam butter sambil dikocok dengan kecepatan rendah sampai rata.
Hindari mengocok terlalu lama setelah kedua adonan tercampur.
Baca Juga: Cara Memasak Ayam Goreng Bawang Putih, Gurih dan Harum dengan Bumbu Sederhana
Masukkan tepung dan rempah
Ayak tepung terigu, susu bubuk, kayu manis, pala, bubuk spekuk, dan garam.
Masukkan bahan kering sedikit demi sedikit ke adonan telur dan butter.
Aduk menggunakan spatula dengan teknik lipat sampai tidak terlihat gumpalan tepung.
Jangan mengaduk terlalu keras karena udara yang sudah terbentuk pada adonan dapat banyak berkurang.
Setelah seluruh bahan tercampur, adonan siap dipanggang secara bertahap.
Cara memanggang lapisan pertama
Tuangkan adonan secukupnya ke dasar loyang.
Untuk mendapatkan lapisan yang relatif seragam, gunakan takaran yang sama setiap kali menuangkan adonan. Timbangan dapur atau sendok takar besar dapat membantu.
Ratakan adonan hingga mencapai seluruh sudut loyang.
Lapisan pertama dapat dipanggang dengan panas atas dan bawah sampai matang dan mulai berwarna keemasan.
Setelah dasar terbentuk, proses berikutnya dapat lebih banyak menggunakan panas atas.
Panggang lapis demi lapis
Tuangkan adonan berikutnya di atas lapisan pertama, kemudian ratakan tipis.
Panggang menggunakan panas atas hingga permukaannya berubah menjadi kuning kecokelatan.
Keluarkan loyang.
Jika muncul gelembung besar, pecahkan perlahan menggunakan tusuk sate. Permukaan juga dapat ditekan sangat ringan menggunakan alat penekan yang sudah dioles butter agar lapisan tetap rata.
Oleskan butter sangat tipis pada permukaan jika diperlukan.
Tuangkan adonan berikutnya dengan jumlah yang sama, ratakan, lalu panggang kembali.
Ulangi proses tersebut sampai seluruh adonan habis.
Inilah bagian yang membutuhkan kesabaran. Jangan menuangkan beberapa lapisan sekaligus karena garis-garis khas lapis legit justru terbentuk dari pemanggangan setiap lapisan secara terpisah.
Jangan membuat lapisan terlalu tebal
Lapisan yang terlalu tebal membuat bagian tengah membutuhkan waktu lebih lama untuk matang.
Akibatnya, permukaan dapat terlalu gelap sebelum bagian dalam mendapatkan struktur yang baik.
Sebaliknya, lapisan yang sangat tipis lebih cepat matang tetapi membutuhkan pengawasan ketat karena mudah gosong.
Target utamanya bukan jumlah lapisan tertentu, melainkan ketebalan yang konsisten dari bawah sampai atas.
Menggunakan jumlah adonan yang sama untuk setiap tahap merupakan cara paling mudah menjaga hasil tetap rapi.
Perhatikan jarak kue dengan pemanas atas
Saat tinggi kue bertambah, permukaannya otomatis semakin dekat dengan sumber panas oven.
Ini sering menjadi penyebab lapisan bagian atas lebih cepat gosong dibandingkan lapisan awal.
Turunkan posisi rak secara bertahap apabila permukaan sudah terlalu dekat dengan elemen pemanas.
Jika satu sisi oven lebih panas, loyang dapat diputar dengan hati-hati agar warna permukaan lebih merata.
Namun, jangan terlalu lama membiarkan pintu oven terbuka karena suhu akan turun.
Panggang kembali setelah lapisan terakhir
Setelah lapisan terakhir selesai, pastikan bagian atas memperoleh warna cokelat keemasan yang merata.
Jika diperlukan, lanjutkan pemanggangan sebentar dengan suhu lebih rendah atau sesuaikan panas oven agar bagian dalam benar-benar matang tanpa membakar permukaan.
Langkah ini bergantung pada karakter oven dan ketebalan kue.
Tusuk bagian tengah dengan tusuk sate untuk membantu mengecek kondisi kue. Hindari memanggang terlalu lama karena lapis legit yang kehilangan terlalu banyak kelembapan akan terasa kering.
Dinginkan sebelum dipotong
Jangan langsung memotong lapis legit ketika baru keluar dari oven.
Biarkan kue berada di dalam loyang beberapa saat sampai suhunya turun dan strukturnya lebih stabil.
Setelah itu, keluarkan dengan hati-hati dan dinginkan sepenuhnya di rak.
Pisau yang tajam akan menghasilkan potongan lebih bersih sehingga garis setiap lapisan terlihat jelas.
Bersihkan pisau setiap beberapa potongan jika banyak remah atau lemak menempel.
Tips agar lapis legit lembut dan tidak kering
Gunakan butter dengan rasa dan aroma yang disukai karena bahan ini sangat menentukan karakter akhir kue.
Jangan memanggang setiap lapisan terlalu lama. Begitu permukaan sudah matang dan berwarna keemasan, lanjutkan ke lapisan berikutnya.
Pastikan pula takaran adonan relatif sama.
Lapisan yang tidak rata dapat menyebabkan satu bagian matang lebih cepat, sementara bagian lain masih terlalu tebal.
Kuning telur sebaiknya berada pada suhu ruang agar lebih mudah dikocok dan tercampur dengan bahan lain.
Terakhir, jangan tergoda menggunakan suhu sangat tinggi hanya untuk mempercepat pekerjaan. Lapis legit memang membutuhkan proses yang cukup panjang.
Cara menyimpan lapis legit
Setelah benar-benar dingin, simpan lapis legit dalam wadah tertutup rapat agar permukaannya tidak cepat mengering.
Untuk penyimpanan singkat, kue dapat ditempatkan pada wadah kedap udara di tempat yang sejuk sesuai kondisi lingkungan.
Jika ingin menyimpannya lebih lama, masukkan ke lemari es dalam kemasan rapat. Biarkan beberapa saat pada suhu ruang sebelum disajikan agar tekstur butter kembali lebih lembut.
Lapis legit juga dapat dipotong terlebih dahulu sesuai kebutuhan, tetapi menyimpannya dalam potongan besar biasanya membantu mengurangi permukaan kue yang terpapar udara.
Hasil akhirnya adalah lapis legit dengan aroma butter-rempah, tekstur lembut dan padat, serta lapisan tipis kecokelatan yang terlihat jelas ketika dipotong.










