Bulatan Times – Semur jengkol dengan kuah kecap gurih manis dapat dibuat menggunakan bumbu dapur sederhana. Agar teksturnya empuk dan aroma khasnya tidak terlalu menyengat, jengkol perlu diolah terlebih dahulu sebelum dimasak bersama bumbu semur.
Perebusan, pemipihan jengkol, dan pemasakan dengan api kecil menjadi bagian penting dalam resep ini. Kecap manis dipadukan dengan bawang, kemiri, pala, dan rempah aromatik untuk menghasilkan kuah berwarna cokelat pekat.
Takaran berikut menggunakan 500 gram jengkol untuk sekitar empat porsi.
Bahan Semur Jengkol
Bahan untuk merebus jengkol:
- 500 gram jengkol tua
- Air secukupnya untuk merendam dan merebus
- 2 lembar daun salam
- 2 lembar daun jeruk
Bumbu halus:
- 7 butir bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 3 butir kemiri, sangrai
- 3 buah cabai merah keriting, opsional
- 1/2 sendok teh ketumbar bubuk
- 1/4 sendok teh merica bubuk
Bahan kuah semur:
- 5 sendok makan kecap manis
- 400 ml air
- 2 lembar daun salam
- 1 batang serai, memarkan
- 2 cm lengkuas, memarkan
- 1/4 sendok teh pala bubuk
- 1/2 sendok teh garam, sesuaikan selera
- 1 sendok teh gula merah sisir, opsional
- 2 sendok makan minyak goreng
Baca Juga: Resep Bistik Daging Sapi Rumahan, Empuk dengan Saus Kecap Gurih
Cara Membuat Semur Jengkol Empuk
1. Bersihkan dan Rebus Jengkol
Cuci jengkol hingga bersih. Jika memiliki waktu, rendam dalam air bersih selama 6-12 jam di lemari pendingin, kemudian buang air rendamannya.
Masukkan jengkol ke dalam panci, lalu tuangkan air hingga seluruh bagiannya terendam. Tambahkan dua lembar daun salam dan dua lembar daun jeruk.
Rebus selama sekitar 20 menit. Setelah itu, buang air rebusan pertama dan ganti dengan air bersih.
Lanjutkan merebus sekitar 20-40 menit atau sampai jengkol mudah ditusuk menggunakan garpu. Jika teksturnya masih keras, teruskan perebusan dan tambahkan air sesuai kebutuhan.
2. Kupas dan Pipihkan Jengkol
Angkat jengkol yang sudah empuk, kemudian tiriskan sampai cukup hangat untuk dipegang.
Kupas kulit ari yang masih menempel. Belah jengkol menjadi dua bagian apabila diperlukan.
Letakkan setiap potongan di atas cobek, lalu tekan perlahan menggunakan ulekan hingga sedikit pipih.
Jangan memukul terlalu keras karena jengkol yang sudah lunak dapat pecah dan kehilangan bentuk saat dimasak bersama kuah.
3. Tumis Bumbu hingga Matang
Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, cabai merah jika digunakan, ketumbar, dan merica.
Panaskan dua sendok makan minyak dalam wajan dengan api sedang.
Masukkan bumbu halus, lalu tumis sambil diaduk sampai matang dan aroma mentah bawangnya berkurang.
Tambahkan daun salam, serai, lengkuas, dan pala bubuk. Aduk kembali agar rempah tercampur dengan tumisan.
4. Masukkan Jengkol dan Kecap Manis
Masukkan jengkol yang telah dipipihkan ke dalam wajan.
Aduk perlahan hingga seluruh permukaannya terlapisi bumbu.
Tuangkan empat sendok makan kecap manis terlebih dahulu. Aduk sebentar agar kecap tercampur merata, kemudian tambahkan 400 ml air.
Setelah kuah mulai mendidih, kecilkan api dan tutup wajan.
5. Masak hingga Bumbu Meresap
Biarkan jengkol dimasak perlahan selama sekitar 20-30 menit. Sesekali buka tutup wajan dan balik potongannya agar seluruh bagian terkena kuah.
Masukkan garam dan cicipi kuah. Tambahkan sisa satu sendok makan kecap manis jika rasa manisnya masih kurang.
Gula merah dapat ditambahkan sedikit apabila menginginkan rasa semur yang lebih manis.
Jika kuah terlalu cepat berkurang, tuangkan sedikit air panas agar bumbu tidak menempel dan gosong di dasar wajan.
Menjelang selesai, buka tutup wajan dan lanjutkan memasak beberapa menit sampai kuah sedikit mengental.
Angkat saat jengkol telah empuk, berwarna kecokelatan, dan terbalut bumbu. Sisakan kuah secukupnya untuk disiramkan di atas nasi hangat.
Baca Juga: Resep Ayam Woku Kemangi Khas Manado, Pedas Gurih dan Bumbunya Meresap
Tips agar Semur Jengkol Tidak Terlalu Bau dan Kuahnya Pas
Aroma jengkol dapat dikurangi melalui perendaman dan perebusan, tetapi tidak selalu hilang seluruhnya. Air bekas perebusan sebaiknya dibuang, bukan digunakan kembali sebagai kuah semur.
Daun salam dan daun jeruk dapat memberikan aroma tambahan selama perebusan. Sementara itu, serai dan lengkuas membantu membentuk aroma bumbu saat jengkol dimasak menjadi semur.
Untuk kuah yang gurih dan manisnya seimbang, jangan langsung memasukkan seluruh kecap dan gula merah sekaligus. Tingkat kemanisan setiap merek kecap bisa berbeda, sehingga penambahan bumbu lebih mudah dikendalikan secara bertahap.
Kuah yang mengental sebelum jengkol cukup lama dimasak dapat diencerkan dengan sedikit air panas. Pertahankan api kecil agar cairan tidak cepat habis.
Perlu diperhatikan, berkurangnya aroma jengkol setelah dimasak tidak berarti risiko gangguan akibat asam jengkolat telah hilang. Jika setelah mengonsumsi jengkol muncul nyeri pinggang hebat, sulit buang air kecil, atau urine berdarah, segera cari pertolongan medis.





