25 °c
Banjar Triwangsakeliki
26 ° Sab
26 ° Ming
Jumat, November 6, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home NASIONAL

Penyelaman Evakuasi Heli TNI AD di Seruyan Sempat Dihentikan akibat Arus Deras

Arus deras dan air keruh membuat penyelaman evakuasi heli TNI AD di Seruyan sempat dihentikan. Pencarian Heri Prasetyo menjadi fokus tim gabungan.

Redaksi Bulatan Times by Redaksi Bulatan Times
6 November 2026, 11.15 WIB
in NASIONAL
Ilustrasi tim penyelamat dengan perahu karet dan perlengkapan selam di dekat helikopter yang terendam di perairan keruh

Ilustrasi operasi evakuasi helikopter di perairan keruh, bukan dokumentasi kecelakaan di Seruyan. (Ilustrasi AI/Bulatan Times)

BULATAN TIMES – Penyelaman untuk mengevakuasi kru helikopter Mi-17V5 TNI Angkatan Darat yang jatuh di perairan Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, sempat dihentikan akibat arus deras dan air keruh.

Tim penyelam Basarnas menghentikan sementara aktivitas bawah air pada Kamis (5/11/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Keputusan tersebut diambil setelah kondisi perairan dinilai membahayakan keselamatan petugas.

Operasi pencarian masih ditujukan untuk menemukan Heri Prasetyo, satu-satunya kru dari delapan personel helikopter yang belum berhasil dievakuasi berdasarkan keterangan TNI AD dan BNPB pada Kamis.

Air Keruh dan Pasang Hambat Penyelaman

Kepala Penerangan Kodam XXII/Tambun Bungai, Kolonel Arh Dodo Sahata, menjelaskan bahwa tim penyelamat menghadapi sejumlah hambatan di sekitar lokasi kecelakaan.

Air yang keruh membatasi jarak pandang penyelam, sementara arus semakin kuat ketika permukaan air mulai pasang menjelang siang.

Tumpahan minyak di sekitar badan helikopter turut menjadi tantangan dalam operasi pencarian.

Kondisi tersebut menyebabkan penyelaman dihentikan sementara. Tim mempertimbangkan perubahan keadaan perairan sebelum menentukan langkah pencarian berikutnya.

Penghentian aktivitas penyelaman tidak berarti seluruh operasi pencarian dihentikan.

Baca Juga: Helikopter TNI AD Jatuh Saat Padamkan Karhutla, Dua Prajurit Gugur dan Satu Masih Dicari

Tim gabungan tetap mengoordinasikan upaya evakuasi dengan melibatkan TNI, Polri, Basarnas, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Basarnas sebelumnya telah mengerahkan enam penyelam dari Kantor SAR Palangka Raya. Petugas juga menggunakan perahu Landing Craft Rubber untuk mendukung pergerakan personel di sekitar lokasi.

Heri Prasetyo Diduga Masih Berada di Dalam Helikopter

Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, menyampaikan dugaan bahwa Heri Prasetyo masih berada di dalam badan helikopter yang tenggelam.

Kepala Pelaksana BPBD Seruyan, Agus Supriadi, turut menjelaskan kemungkinan kru tersebut terjebak di bagian kabin.

BPBD Seruyan menyiapkan kapal berukuran besar dan peralatan selam untuk membantu operasi evakuasi.

Lokasi jatuhnya helikopter diperkirakan berada lebih dari satu kilometer dari garis pantai Desa Sungai Perlu, atau sekitar 11 kilometer ke arah barat Pelabuhan Segintung.

Pencarian dilakukan dengan memperhatikan kondisi air dan posisi badan helikopter agar personel penyelamat tidak menghadapi risiko tambahan.

Dua Jenazah Dievakuasi, KSAD Sebut Tiga Prajurit Gugur

Perbedaan keterangan mengenai jumlah korban muncul dalam perkembangan penanganan kecelakaan helikopter tersebut.

Dalam keterangan resmi pada Kamis (5/11/2026), TNI AD dan BNPB menyebut dua prajurit telah dinyatakan meninggal dunia dan jenazahnya berhasil dievakuasi.

Kedua prajurit tersebut adalah Dudi Firmansyah dan Nurhafiz Akbar.

Lima kru lainnya selamat dan telah mendapat penanganan medis. Mereka diberangkatkan ke Banjarmasin menggunakan helikopter Penerbad pada Kamis sekitar pukul 10.10 WIB untuk melanjutkan perawatan.

Sementara itu, Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Tandyo Budi Revita, menyebut tiga prajurit gugur dalam kecelakaan tersebut, termasuk Heri Prasetyo.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni juga menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga kru helikopter.

Namun, berbeda dari dua korban yang telah dievakuasi, jenazah Heri Prasetyo masih belum berhasil dikeluarkan dari lokasi kecelakaan berdasarkan informasi pencarian yang tersedia hingga Kamis.

Dengan demikian, pernyataan tiga prajurit gugur perlu dibedakan dari jumlah jenazah yang sudah berhasil dievakuasi.

Baca Juga: Helikopter TNI AD Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Kalteng, Satu Kru Meninggal

Penyebab Kecelakaan Masih Diselidiki

Helikopter Mi-17V5 dengan nomor registrasi HA-5235 mengalami kecelakaan di perairan Desa Sungai Perlu pada Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 11.18 WIB.

Saat kejadian, helikopter sedang menjalankan misi penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.

Kecelakaan terjadi ketika kru mengambil air untuk kegiatan pemadaman dari udara.

TNI AD masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut.

KSAD Jenderal Tandyo Budi Revita menyatakan kotak hitam helikopter belum ditemukan hingga Kamis (5/11/2026). Perangkat tersebut diharapkan dapat membantu penyelidikan mengenai kondisi penerbangan sebelum kecelakaan.

Source: ANTARA, detikNews
Tags: BasarnasKalimantan TengahKarhutlaTNI AD

Related Posts

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengenakan jas hitam dan berbicara di depan dua mikrofon pada sebuah acara
NASIONAL

KPK Sita Rp. 2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin di Kasus SPBU

November 6, 2026
Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta, Jumat (9/10/2026).
NASIONAL

KPK Periksa Kadis PUPR Bengkulu Terkait Temuan Uang Rp4 Miliar

November 6, 2026
Helikopter TNI AD Jatuh Saat Padamkan Karhutla, Dua Prajurit Gugur dan Satu Masih Dicari
NASIONAL

Helikopter TNI AD Jatuh Saat Padamkan Karhutla, Dua Prajurit Gugur dan Satu Masih Dicari

November 6, 2026

Highlights

Opini Redaksi: Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Jangan Berhenti pada Tiga Tersangka

Hasil Lens vs Como 1-9, Douvikas Cetak Tiga Gol di Liga Champions

Prabowo Berhentikan Listyo Sigit dari KSP, Ariyo Windutomo Jadi Plt

Mantan Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Praktisi Hukum Desak Kejari Lampung Barat Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi DPRD

Playoff MPL ID S18 Dimulai 4 November, Alter Ego vs ONIC dan Bigetron vs EVOS

Terpopuler

AKBP Netty Rosdiana Ajukan Mundur dari Polri Lewat Instagram

M. Andrean Saefudin Ajukan Permohonan Hak Angket ke DPR Terkait Syarat Pendidikan Wakil Presiden

Praktisi Hukum Desak Kejari Lampung Barat Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi DPRD

Kronologi Kasus Dugaan Penyadapan terhadap Prabowo hingga Listyo Sigit Ditahan

Cara Daftar dan Mendapatkan Uang dari Bilibili

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times