23 °c
Banjar Triwangsakeliki
26 ° Sen
26 ° Sel
Minggu, November 8, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home HEALTH

Bolehkah Bayi dan Anak Kecil Makan Jeroan? Ternyata Kaya Zat Besi, tetapi Ada Batasannya!

Jeroan ternyata menyimpan zat besi, protein, dan vitamin penting untuk tumbuh kembang anak. Namun, orang tua perlu mengetahui batas pemberian hati ayam dan sapi agar tidak berlebihan.

Raden Vania by Raden Vania
8 November 2026, 20.06 WIB
in HEALTH, PARENTING
Bolehkah Bayi dan Anak Kecil Makan Jeroan? Ternyata Kaya Zat Besi, tetapi Ada Batasannya!

Bulatan Times – Banyak orang tua masih ragu ketika ingin memberikan jeroan kepada bayi dan anak kecil. Sebagian menganggap makanan ini kurang baik untuk kesehatan. Padahal, jika diolah dengan benar dan diberikan dalam jumlah yang tepat, jeroan dapat menjadi salah satu sumber nutrisi dalam menu makanan pendamping ASI (MPASI).

Hati ayam dan hati sapi, misalnya, mengandung zat besi, protein, vitamin B12, serta vitamin A. Berbagai nutrisi tersebut berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

Lantas, apakah bayi benar-benar boleh makan jeroan? Jawabannya boleh, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1. Jeroan Mengandung Nutrisi Penting untuk Anak

Jeroan memiliki kandungan gizi yang cukup beragam. Setiap jenisnya juga menawarkan manfaat yang berbeda.

Hati ayam dan hati sapi dikenal sebagai sumber zat besi yang baik. Mineral ini membantu tubuh memproduksi hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Selain itu, hati juga mengandung vitamin A yang mendukung kesehatan mata, sistem kekebalan tubuh, dan pertumbuhan sel.

Sementara itu, jantung mengandung protein, vitamin B12, serta sejumlah mineral yang mendukung fungsi tubuh.

Kandungan tersebut membuat jeroan berpotensi menjadi bagian dari menu makanan bergizi seimbang bagi anak.

2. Kapan Bayi Boleh Mulai Mengonsumsi Jeroan?

Bayi umumnya mulai mendapatkan MPASI ketika berusia sekitar enam bulan, sesuai tanda kesiapan makan dan anjuran tenaga kesehatan.

Pada usia ini, orang tua dapat memperkenalkan berbagai sumber protein hewani, termasuk daging dan jeroan yang dimasak hingga matang sempurna.

Tekstur makanan perlu menyesuaikan kemampuan makan bayi. Orang tua dapat menghaluskan hati ayam atau hati sapi, kemudian mencampurkannya dengan bubur atau bahan MPASI lainnya.

Perkenalkan makanan secara bertahap. Perhatikan pula respons anak setelah mencoba makanan baru.

3. Jangan Berlebihan, Hati Mengandung Vitamin A Tinggi

Meski kaya nutrisi, bukan berarti anak boleh mengonsumsi hati setiap hari.

Hati mengandung vitamin A dalam bentuk retinol. Konsumsi vitamin A jenis ini secara berlebihan dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.

Karena itu, orang tua perlu membatasi pemberian hati dan tidak menjadikannya sebagai menu protein utama setiap hari.

Variasikan sumber protein anak dengan ikan, ayam, telur, daging sapi, serta sumber protein lainnya sesuai usia dan kebutuhan gizi.

Dengan variasi makanan, anak memperoleh nutrisi yang lebih beragam tanpa bergantung pada satu jenis bahan pangan.

4. Pastikan Jeroan Bersih dan Matang Sempurna

Keamanan makanan juga menjadi hal penting ketika memberikan jeroan kepada bayi.

Pilih jeroan yang masih segar dan berasal dari sumber yang terpercaya. Bersihkan serta olah dengan cara yang higienis.

Masak hingga matang sempurna untuk mengurangi risiko paparan bakteri dan mikroorganisme penyebab penyakit.

Hindari memberikan jeroan mentah atau setengah matang kepada anak. Selain itu, jangan menambahkan garam dan gula secara berlebihan pada menu MPASI.

5. Variasikan Menu agar Kebutuhan Gizi Anak Terpenuhi

Jeroan memang memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat. Namun, makanan ini bukan satu-satunya sumber zat besi dan protein bagi anak.

Orang tua dapat mengombinasikan berbagai bahan pangan dalam menu sehari-hari. Daging sapi, ayam, ikan, telur, kacang-kacangan, sayuran, dan buah dapat melengkapi kebutuhan nutrisi anak.

Pemberian makanan yang beragam juga membantu anak mengenal berbagai rasa dan tekstur sejak dini.

Jadi, Bolehkah Anak Makan Jeroan?

Jeroan boleh menjadi bagian dari menu MPASI setelah bayi siap menerima makanan pendamping ASI. Kandungan protein, zat besi, vitamin B12, dan nutrisi lainnya dapat mendukung kebutuhan gizi anak.

Namun, khusus hati ayam dan hati sapi, orang tua perlu memberikan perhatian lebih karena kandungan vitamin A retinolnya sangat tinggi.

Kuncinya bukan sekadar memberikan makanan bergizi, melainkan juga memperhatikan jumlah, frekuensi, kebersihan, dan cara pengolahannya.

Dengan pola makan yang bervariasi dan seimbang, orang tua dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak selama masa pertumbuhan.

Tags: Hati AyamJeroanMPASINutrisi AnakParenting

Related Posts

Petugas laboratorium memeriksa sampel darah untuk pemeriksaan profil lipid yang meliputi LDL, HDL, dan trigliserida
HEALTH

Kolesterol LDL dan HDL, Apa Bedanya? Begini Cara Membaca Hasil Tes Darah

November 8, 2026
Anak Tantrum Jangan Langsung Dimarahi! Sentuhan Lembut Orang Tua Bisa Bantu Si Kecil Kembali Tenang
HEALTH

Anak Tantrum Jangan Langsung Dimarahi! Sentuhan Lembut Orang Tua Bisa Bantu Si Kecil Kembali Tenang

November 7, 2026
Petugas laboratorium memeriksa tabung sampel darah bertanda HbA1c di ruang laboratorium klinis
HEALTH

Apa Itu HbA1c? Kenali Batas Normal dan Cara Membaca Hasil Tesnya

November 7, 2026

Highlights

Bagnaia Absen MotoGP Qatar 2026, Ducati Siapkan Operasi di Italia

Siapa yang Boleh Melakukan Penyadapan di Indonesia? Ini Aturan Hukumnya

Hari Ini! Byeon Woo-seok Gelar Fan Meeting di Jakarta, Penggemar Siap Bertemu Sang Idola

CPNS 2026 Segera Dibuka November! Simak Jadwal dan Persiapan Seleksinya

Kalapas Cilegon Hadirkan Model Pembinaan Kemandirian Berbasis Agro Smart Farm

Diskon Tiket Kapal Merak-Bakauheni Nataru, Pesan Mulai 7 November

Terpopuler

M. Andrean Saefudin Ajukan Permohonan Hak Angket ke DPR Terkait Syarat Pendidikan Wakil Presiden

Praktisi Hukum Desak Kejari Lampung Barat Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi DPRD

Jema Anak Syafira Haddad Jadi Perbincangan, Kenali ADHD pada Anak dan Cara Tepat Menanganinya

Kronologi Kasus Dugaan Penyadapan terhadap Prabowo hingga Listyo Sigit Ditahan

Prediksi Inter vs Como 9 November 2026: Susunan Pemain dan Skor

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times