Bulatan Times – Jorge Martin mendapat kesempatan kembali mengikuti latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Qatar 2026 di Sirkuit Internasional Lusail, Jumat (6/11/2026). Namun, pembalap Aprilia Racing itu belum dipastikan dapat mengikuti seluruh rangkaian balapan.
Martin memperoleh status medis sementara yang memungkinkan dirinya mencoba tampil pada FP1. Kondisinya masih harus diperiksa sebelum sesi dimulai dan dievaluasi kembali setelah ia mengendarai motor.
Keputusan tersebut menjadi bagian dari upaya Martin kembali berkompetisi setelah mengalami patah tulang pergelangan tangan kanan pada GP Australia bulan lalu.
Jorge Martin Masih Harus Jalani Pemeriksaan Medis
Martin dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh Direktur Medis MotoGP, Dr. Angel Charte, pada Jumat pukul 12.15 waktu Qatar atau 16.15 WIB.
Pemeriksaan itu berlangsung sebelum FP1 MotoGP Qatar yang dijadwalkan dimulai pukul 18.45 WIB.
Status medis Martin belum sama dengan izin untuk mengikuti seluruh akhir pekan balapan.
Setelah FP1, tim medis akan kembali menilai kondisi pergelangan tangan kanannya. Hasil pemeriksaan tersebut menentukan apakah Martin dapat melanjutkan ke sesi Practice, kualifikasi, Sprint, dan balapan utama.
Apabila kondisinya belum memungkinkan, Martin masih berpotensi menghentikan keikutsertaannya meskipun sudah mencoba tampil di FP1.
Cedera di Australia Belum Sepenuhnya Pulih
Martin mengalami patah tulang radius distal pada pergelangan tangan kanan setelah terjatuh ketika bersaing dengan Marc Marquez dalam Sprint MotoGP Australia, 24 Oktober 2026.
Cedera tersebut tidak menyebabkan pergeseran posisi tulang. Namun, Martin tetap mengalami rasa sakit dan keterbatasan kekuatan tangan.
Ia sempat mencoba kembali membalap pada GP Malaysia di Sepang, akhir Oktober lalu.
Martin memperoleh izin medis untuk mengikuti latihan dan sempat menjalani beberapa sesi menggunakan motor Aprilia RS-GP.
Namun, kondisinya belum cukup baik untuk melanjutkan akhir pekan. Martin akhirnya mengundurkan diri sebelum kualifikasi karena masih mengalami kesulitan menggunakan tangan kanannya secara maksimal.
Baca Juga: Jorge Martin Lolos Tes Medis di Sepang, Belum Pasti Bisa Balapan
Setelah meninggalkan Malaysia, Martin kembali ke Spanyol untuk melanjutkan perawatan dan pemulihan.
Pembalap berusia 28 tahun itu merasa kondisi tangannya sudah lebih baik dibandingkan ketika berada di Sepang.
Meski demikian, Martin mengakui tulangnya belum sepenuhnya pulih. Ia masih perlu mengetahui seberapa besar kemampuan tangannya menahan beban pengereman dan perubahan arah motor di lintasan Lusail.
Martin Masih Berusaha Mempertahankan Peluang Juara Dunia
Kembalinya Martin juga berkaitan dengan persaingan gelar dunia MotoGP 2026.
Pembalap Aprilia itu menempati posisi kedua klasemen dengan 355 poin, tertinggal 44 poin dari Marc Marquez yang memimpin dengan 399 poin.
Selisih tersebut meningkat setelah Martin gagal memperoleh poin di Malaysia, sementara Marquez finis kedua dalam Sprint dan memenangkan balapan utama.
Dengan tiga seri tersisa, Martin masih memiliki peluang matematis untuk mengejar Marquez.
Namun, peluang itu semakin sulit karena Marquez mempunyai kesempatan pertama mengunci gelar dunia pada GP Qatar.
Baca Juga: Marc Marquez Bisa Juara Dunia di MotoGP Qatar 2026, Ini Syaratnya
Bagi Martin, mengikuti FP1 menjadi langkah awal untuk mengetahui apakah kondisi fisiknya cukup baik untuk kembali bersaing di lintasan.
Dua Pembalap Lain Sudah Dinyatakan Fit
Berbeda dari Martin, dua pembalap lain yang sebelumnya mengalami cedera telah mendapatkan izin medis untuk mengikuti seluruh akhir pekan GP Qatar.
Keduanya adalah Raul Fernandez dari Trackhouse Aprilia dan Fermin Aldeguer dari BK8 Gresini Racing.
Fernandez masih dalam pemulihan cedera jari tangan kanan, sedangkan Aldeguer sebelumnya mengalami patah tulang tangan kanan pada GP Indonesia.
Sementara itu, Martin masih harus menjalani evaluasi lanjutan.
Sesi FP1 MotoGP Qatar dijadwalkan berlangsung Jumat pukul 18.45 WIB, dilanjutkan Practice pada pukul 23.00 WIB.
Sprint digelar Sabtu (7/11/2026) pukul 23.00 WIB, sedangkan balapan utama berlangsung Minggu (8/11/2026) pukul 23.00 WIB.
Kepastian apakah Martin dapat mengikuti sesi setelah FP1 masih menunggu hasil pemeriksaan medis berikutnya.





