BULATAN TIMES – Pengiriman komputer pribadi (PC) di seluruh dunia turun 21 persen pada kuartal III 2026. Sekitar 57 juta unit PC dikirim ke jaringan distribusi sepanjang Juli hingga September, ketika kenaikan harga komponen membuat pembelian laptop dan komputer baru semakin berat bagi konsumen.
Angka tersebut berasal dari data awal Counterpoint Research yang dirilis pada 22 Oktober 2026. Selain turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu, jumlah pengiriman PC juga menyusut 13,8 persen dari kuartal sebelumnya.
Penurunan ini terjadi ketika produsen menghadapi kenaikan biaya memori, penyimpanan, dan sejumlah komponen lain. Harga perangkat yang meningkat membuat sebagian konsumen memilih mempertahankan komputer lama daripada segera membeli penggantinya.
Harga RAM dan SSD Menekan Pasar Komputer
Salah satu tekanan terbesar terhadap industri PC datang dari kenaikan harga memori.
RAM digunakan untuk menyimpan data sementara ketika komputer menjalankan aplikasi, sedangkan solid-state drive atau SSD menjadi tempat penyimpanan sistem operasi dan file.
Kedua komponen tersebut memiliki peran penting dalam menentukan biaya produksi laptop maupun komputer desktop.
Mengutip laporan Omdia, porsi biaya DRAM dan SSD dalam sebuah PC telah meningkat dari kisaran 15 persen menjadi hampir 40 persen. Harga komponen memori dan penyimpanan yang diamati lembaga tersebut juga telah mengalami kenaikan lebih dari empat kali lipat.
Kondisi ini menempatkan produsen pada pilihan yang sulit. Mereka dapat menyerap sebagian kenaikan biaya dengan konsekuensi tekanan terhadap keuntungan, atau menyesuaikan harga jual kepada pembeli.
Counterpoint Research mencatat bahwa sejumlah produsen semakin memprioritaskan konfigurasi komputer yang mampu menanggung kenaikan biaya komponen.
Dampaknya, pilihan perangkat dengan harga terjangkau menjadi lebih terbatas.
Bagi konsumen yang hanya membutuhkan laptop untuk mengetik, belajar, dan menjalankan aplikasi sehari-hari, harga perangkat baru menjadi pertimbangan yang semakin besar.
Pembelian PC Sempat Dipercepat pada 2025
Pelemahan pasar pada 2026 tidak hanya berkaitan dengan kenaikan harga perangkat.
Perbandingan pengiriman tahunan juga dipengaruhi tingginya aktivitas pembelian pada kuartal III 2025.
Ketika itu, sejumlah perusahaan dan konsumen mempercepat pembelian komputer menjelang berakhirnya dukungan reguler Windows 10 pada Oktober 2025.
Pelaku industri juga melakukan penyesuaian persediaan untuk mengantisipasi perubahan kebijakan tarif perdagangan.
Akibatnya, pengiriman pada periode pembanding menjadi relatif tinggi.
Memasuki 2026, kebutuhan penggantian komputer masih ada, terutama di lingkungan perusahaan. Namun, pembelian tersebut tidak cukup untuk menutup pelemahan permintaan konsumen secara keseluruhan.
Counterpoint juga mencatat bahwa permintaan dari sektor bisnis relatif lebih bertahan dibandingkan pasar konsumen, terutama untuk pembaruan perangkat kerja dan perpindahan sistem operasi.
Lenovo Masih Memimpin, HP Mengalami Penurunan Terbesar
Penurunan pengiriman komputer terjadi pada seluruh merek utama yang masuk dalam pengamatan Counterpoint Research.
Lenovo tetap berada di posisi pertama dengan pengiriman sekitar 15 juta unit dan pangsa pasar 26,3 persen. Namun, jumlah perangkat yang dikirimkan perusahaan tersebut turun 23 persen dibandingkan kuartal III 2025.
HP menempati posisi kedua dengan sekitar 10,3 juta unit dan pangsa pasar 18,1 persen. Pengirimannya turun 31 persen, menjadi penurunan tahunan paling besar di antara enam merek utama yang diamati.
Dell berada di urutan ketiga dengan 7,6 juta unit dan pangsa pasar 13,3 persen. Pengirimannya berkurang 25 persen secara tahunan.
Apple mencatat pengiriman 5,6 juta unit, turun 11 persen. Meski jumlah unitnya berkurang, pangsa pasar Apple meningkat dari 8,7 persen menjadi 9,8 persen.
ASUS juga mengalami penurunan pengiriman tahunan yang lebih kecil daripada pasar secara keseluruhan, yakni 7 persen, menjadi 5,2 juta unit. Pangsa pasarnya naik dari 7,8 persen menjadi 9,2 persen.
Peningkatan pangsa pasar Apple dan ASUS bukan berarti keduanya menjual lebih banyak komputer dibandingkan tahun sebelumnya.
Pangsa pasar dapat meningkat ketika pengiriman suatu merek turun lebih lambat daripada penurunan total pasar.
Baca Juga: Harga ASUS ProArt P14 dan P16 di Indonesia, Ini Spesifikasi RTX Spark
Komputer AI Belum Cukup Menahan Penurunan
Produsen PC terus memperkenalkan perangkat dengan kemampuan pemrosesan kecerdasan buatan atau AI.
Komputer jenis ini dirancang untuk mendukung sejumlah pekerjaan AI langsung di perangkat, bergantung pada kemampuan cip serta aplikasi yang digunakan.
Namun, kehadiran PC AI belum cukup untuk mengimbangi tekanan harga dan pelemahan permintaan komputer secara keseluruhan.
Counterpoint menilai perangkat AI, layar premium, dan produk dengan fitur khusus masih dapat membuka peluang bagi produsen.
Peluang tersebut terutama bergantung pada kemampuan perusahaan menawarkan manfaat yang sesuai dengan harga perangkat.
Bagi pembeli yang tidak membutuhkan fitur AI khusus, peningkatan kemampuan komputasi belum tentu menjadi alasan untuk mengganti laptop yang masih berfungsi.
Perusahaan juga tetap harus memperhitungkan biaya ketika memperbarui perangkat kerja dalam jumlah besar.
Pengiriman PC Diperkirakan Masih Turun pada Akhir 2026
Tekanan terhadap pasar komputer diperkirakan berlanjut hingga akhir tahun.
Counterpoint Research memproyeksikan pengiriman PC global pada kuartal IV 2026 turun 27 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Angka tersebut merupakan perkiraan, bukan hasil penjualan atau pengiriman yang sudah terjadi.
Untuk keseluruhan 2027, Counterpoint memperkirakan volume pengiriman relatif tidak banyak berubah dibandingkan 2026.
Kondisi yang stabil pada tingkat pengiriman lebih rendah belum berarti pasar kembali ke jumlah perangkat yang dikirimkan sebelum penurunan.
Baca Juga: Nvidia Jajaki Investasi Rp. 81 Triliun di Batam, Pemerintah Sebut Belum Final
Bagi calon pembeli, penurunan pengiriman PC global juga tidak otomatis membuat harga laptop di toko menjadi lebih murah.
Selama biaya memori dan komponen masih tinggi, harga perangkat baru dapat tetap berada di bawah tekanan. Karena itu, pembeli perlu membandingkan spesifikasi, kebutuhan penggunaan, dan biaya sebelum memutuskan mengganti komputer lama.





