PESAWARAN, BULATAN TIMES – Pulau Pahawang di Kabupaten Pesawaran, Lampung, menjadi salah satu pilihan wisata bahari bagi pengunjung yang ingin menikmati pantai, snorkeling, dan perjalanan antarpulau.
Untuk mencapai Pulau Pahawang dari Bandar Lampung, wisatawan perlu melakukan perjalanan darat menuju Dermaga Ketapang. Dari dermaga tersebut, perjalanan dilanjutkan menggunakan perahu menuju kawasan Pahawang Besar atau Pahawang Kecil.
Selain menikmati pemandangan laut, pengunjung dapat melihat terumbu karang dan ikan-ikan di sejumlah lokasi snorkeling. Kawasan Pahawang juga memiliki pasir timbul yang dapat terlihat ketika air laut surut.
Rute dari Bandar Lampung ke Dermaga Ketapang
Pulau Pahawang berada di Desa Pulau Pahawang, Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.
Perjalanan wisata umumnya dimulai dari Kota Bandar Lampung menuju Dermaga Ketapang di Kabupaten Pesawaran.
Wisatawan yang menggunakan mobil atau sepeda motor dapat mengambil jalur ke arah Teluk Betung, Lempasing, dan Hanura sebelum melanjutkan perjalanan menuju Ketapang.
Waktu tempuh perjalanan darat umumnya sekitar satu hingga dua jam, bergantung pada titik keberangkatan, kepadatan lalu lintas, dan kondisi jalan.
Dermaga Ketapang menjadi salah satu titik keberangkatan perahu wisata menuju Pulau Pahawang dan pulau-pulau kecil di sekitarnya.
Dari dermaga, perjalanan laut menuju kawasan Pahawang umumnya membutuhkan waktu sekitar 30-45 menit. Durasi tersebut dapat berubah mengikuti jenis perahu, lokasi tujuan, dan kondisi perairan.
Wisatawan yang belum mengenal jalurnya sebaiknya memastikan lokasi Dermaga Ketapang di Pesawaran sebelum berangkat agar tidak keliru dengan pelabuhan lain yang memiliki nama serupa.
Baca Juga: 10 Tempat Wisata Terbaik di Bandar Lampung untuk Liburan
Cara Menyeberang ke Pulau Pahawang
Sesampainya di Dermaga Ketapang, wisatawan dapat menggunakan perahu wisata untuk menuju Pulau Pahawang.
Ada dua pilihan perjalanan yang umum digunakan, yaitu mengikuti open trip bersama peserta lain atau menyewa satu perahu untuk rombongan sendiri.
Open trip dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang datang sendiri atau bersama kelompok kecil. Rute kunjungan dan kegiatan biasanya sudah ditentukan oleh penyelenggara.
Sementara itu, menyewa perahu khusus memberikan keleluasaan untuk mengatur tujuan wisata bersama operator, sepanjang kondisi laut memungkinkan.
Sebelum memesan, tanyakan kapasitas perahu, tempat yang akan dikunjungi, waktu keberangkatan dan kembali, serta fasilitas yang termasuk dalam paket.
Periksa juga apakah harga yang ditawarkan berlaku per orang atau untuk satu perahu. Pastikan biaya perlengkapan snorkeling, pemandu, dan makan sudah dijelaskan sebelum pembayaran.
Pahawang Besar, Pahawang Kecil, dan Pasir Timbul
Kawasan Pahawang memiliki dua pulau yang dikenal wisatawan, yaitu Pahawang Besar dan Pahawang Kecil.
Pahawang Besar merupakan pulau yang dihuni masyarakat setempat. Di kawasan ini terdapat permukiman, penginapan, serta titik keberangkatan menuju beberapa lokasi wisata laut.
Wisatawan yang ingin bermalam dapat mencari homestay atau penginapan di Pahawang Besar. Menginap memungkinkan pengunjung menikmati suasana pulau tanpa harus kembali ke daratan pada hari yang sama.
Pahawang Kecil dikenal dengan pantai berpasir putih dan pemandangan laut di sekitarnya.
Salah satu daya tariknya adalah Pasir Timbul, yaitu hamparan pasir yang terlihat ketika permukaan air laut sedang surut.
Pasir tersebut tidak selalu muncul sepanjang hari. Saat air kembali pasang, sebagian atau seluruh hamparannya dapat tertutup air.
Karena itu, wisatawan yang ingin melihat Pasir Timbul perlu menanyakan perkiraan pasang surut kepada operator perahu. Jangan menganggap hamparan pasir selalu dapat dilalui dengan berjalan kaki.
Selain kedua pulau tersebut, beberapa paket wisata juga memasukkan Pulau Kelagian sebagai tujuan tambahan. Rute yang tersedia perlu dipastikan kepada operator sebelum keberangkatan.
Spot Snorkeling di Pulau Pahawang
Snorkeling menjadi salah satu kegiatan utama di kawasan Pahawang karena terdapat perairan dengan terumbu karang dan berbagai jenis ikan.
Beberapa lokasi yang dikenal dalam perjalanan wisata adalah kawasan Taman Nemo serta perairan di sekitar Pahawang Besar dan Pahawang Kecil.
Di sejumlah lokasi, wisatawan dapat melihat ikan badut dan biota laut lain. Namun, kemunculan ikan maupun kejernihan air tidak dapat dipastikan pada setiap kunjungan.
Pemula sebaiknya memilih lokasi yang sesuai dengan kemampuan berenang dan mengikuti arahan pemandu setempat.
Gunakan pelampung yang sesuai ukuran tubuh, pastikan masker snorkeling terpasang dengan baik, dan hindari menjauh dari rombongan.
Saat berada di air, jangan berdiri di atas terumbu karang, menyentuh hewan laut, atau memberi makan ikan. Aktivitas tersebut dapat mengganggu kehidupan bawah laut.
Baca Juga: 7 Wisata Pantai di Lampung yang Wajib dikunjungi!
Rencana Wisata Sehari di Pahawang
Bagi pengunjung yang tidak menginap, perjalanan sehari dapat dimulai dengan berangkat menuju Dermaga Ketapang pada pagi hari.
Setelah tiba di dermaga, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menggunakan perahu menuju lokasi snorkeling yang telah disepakati.
Kegiatan berikutnya bisa berupa beristirahat di pantai, mengunjungi Pahawang Kecil, atau melihat Pasir Timbul jika kondisi air memungkinkan.
Urutan kunjungan sebaiknya mengikuti kondisi cuaca, arus laut, dan pasang surut, bukan jadwal yang terlalu kaku.
Sebelum memulai kegiatan, sepakati waktu kembali ke Dermaga Ketapang bersama operator agar perjalanan pulang tidak dilakukan terburu-buru.
Wisatawan yang ingin menjelajahi lebih banyak lokasi dapat mempertimbangkan menginap satu malam di Pahawang Besar.
Tips Aman Berlibur ke Pulau Pahawang
Sebelum menyeberang, periksa kondisi cuaca dan tanyakan kepada operator apakah perjalanan laut aman dilakukan.
Pastikan perahu menyediakan jaket pelampung untuk setiap penumpang dan tidak mengangkut orang melebihi kapasitas.
Bawa air minum, pakaian ganti, pelindung dari sinar matahari, serta tas kedap air untuk menyimpan telepon genggam dan barang penting.
Jika membawa anak-anak atau belum terbiasa berenang, pilih kegiatan yang didampingi pemandu dan hindari lokasi dengan arus yang terlalu kuat.
Wisatawan juga sebaiknya menyiapkan uang tunai secukupnya dan memastikan lebih dahulu fasilitas yang tersedia di tempat tujuan.
Sebelum membayar paket wisata, periksa kembali rincian biaya, peralatan yang disediakan, rute kunjungan, serta ketentuan apabila perjalanan harus berubah karena cuaca.





