25 °c
Banjar Triwangsakeliki
26 ° Ming
26 ° Sen
Sabtu, November 7, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home HEALTH

8 Tanaman yang Kerap Dikaitkan dengan Diabetes: Bukti dan Risikonya

Putri Zhafira by Putri Zhafira
26 September 2026, 11.46 WIB
in HEALTH
Tanaman Obat

Tanaman obat untuk diabetes. Sumber: hallosehat.com

Bulatan Times — Sejumlah tanaman kerap dipromosikan sebagai “obat alami” untuk diabetes. Namun, tanaman atau suplemen herbal tidak boleh menggantikan pemeriksaan gula darah, pola makan yang disusun sesuai kebutuhan, aktivitas fisik, insulin, maupun obat yang diresepkan tenaga medis.

National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH) menyatakan belum ada bukti andal bahwa suplemen herbal dapat mengendalikan diabetes atau komplikasinya. Beberapa bahan memang telah diteliti, tetapi hasilnya masih terbatas, tidak konsisten, atau berasal dari penelitian kecil.

Tanaman yang Sering Diteliti untuk Diabetes

Daftar berikut menjelaskan posisi bukti secara hati-hati. Istilah “diteliti” tidak berarti suatu bahan telah terbukti aman atau efektif sebagai terapi diabetes.

1. Pare

Buah pare

Pare pernah diteliti karena mengandung beberapa senyawa aktif. Meski demikian, bukti pada manusia belum cukup untuk menjadikannya pengganti obat diabetes. Mengonsumsi pare atau ekstraknya bersama obat penurun gula darah juga dapat meningkatkan risiko gula darah terlalu rendah pada sebagian orang.

2. Kayu Manis

Kayu manis

Sejumlah penelitian mengenai kayu manis menunjukkan hasil yang berbeda-beda. NCCIH menilai belum ada kesimpulan yang cukup kuat untuk merekomendasikan suplemen kayu manis sebagai pengobatan diabetes. Kayu manis jenis cassia juga mengandung kumarin, sehingga penggunaan dalam jumlah besar perlu dihindari terutama oleh orang dengan gangguan hati.

3. Lidah Buaya

Tanaman lidah buaya

Lidah buaya oral pernah diteliti terhadap kadar gula darah, tetapi hasilnya belum cukup untuk membuktikan manfaat klinis. Bagian lateks berwarna kekuningan bersifat pencahar dan produk lidah buaya dapat berinteraksi dengan obat tertentu. Karena itu, jangan meminum gel mentah atau ekstrak pekat tanpa arahan tenaga kesehatan.

4. Jintan Hitam

Jintan hitam

Jintan hitam telah dipelajari dalam sejumlah penelitian kecil. Temuan awal tersebut belum menetapkan dosis, efektivitas jangka panjang, atau keamanan yang memadai untuk terapi diabetes. Produk ekstrak juga dapat memiliki konsentrasi yang berbeda dari bahan yang digunakan sebagai bumbu.

5. Kumis Kucing

Tanaman kumis kucing

Kumis kucing digunakan dalam pengobatan tradisional, tetapi bukti klinis berkualitas tinggi untuk mengendalikan diabetes masih terbatas. Rebusan herbal tidak memiliki dosis baku dan tidak dapat dianggap setara dengan obat yang telah diuji keamanan serta efektivitasnya.

6. Brotowali

Batang brotowali

Brotowali juga sering disebut dalam pengobatan tradisional. Penelitian laboratorium atau pada hewan tidak otomatis membuktikan manfaat pada manusia. Sampai tersedia bukti klinis yang lebih kuat, brotowali tidak boleh digunakan untuk mengganti terapi diabetes.

7. Mengkudu

Buah mengkudu

Mengkudu mengandung berbagai senyawa tumbuhan, tetapi klaim bahwa jus mengkudu dapat memperbaiki pankreas atau mencegah komplikasi diabetes belum didukung bukti klinis yang memadai. Orang dengan penyakit ginjal, hati, atau yang menggunakan obat rutin perlu berkonsultasi sebelum memakai produk herbal pekat.

8. Daun Sirsak

Daun sirsak

Penelitian awal terhadap ekstrak daun sirsak belum membuktikan bahwa rebusan daun sirsak aman dan efektif untuk penderita diabetes. Klaim mekanisme kerja dari penelitian laboratorium tidak dapat langsung diterapkan sebagai saran pengobatan pada manusia.

Siapa yang Perlu Berhati-hati?

  • Orang yang menggunakan insulin atau obat penurun gula darah, karena kombinasi dengan herbal dapat mengubah kadar gula darah.
  • Ibu hamil atau menyusui, anak-anak, serta orang dengan penyakit ginjal atau hati.
  • Pasien yang akan menjalani operasi atau menggunakan beberapa jenis obat sekaligus.

Selalu sampaikan seluruh obat, jamu, dan suplemen yang digunakan kepada dokter atau apoteker. Hentikan penggunaan dan cari pertolongan medis bila muncul reaksi berat atau gejala gula darah terlalu rendah.

Catatan: Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan diagnosis, pemeriksaan, atau terapi dari dokter maupun tenaga kesehatan.

Tags: Diabetesdiabetes melitusgula darahinsulinobat alami diabetes

Related Posts

Ilustrasi Psikolog klinis dari Therapists of New York, Geoffrey Gold
HEALTH

Cara aman menggunakan AI untuk dukungan kesehatan mental

November 7, 2026
Viral Gerakan Jinjit Setelah Makan, Benarkah Bisa Turunkan Lonjakan Gula Darah hingga 32 Persen?
HEALTH

Viral Gerakan Jinjit Setelah Makan, Benarkah Bisa Turunkan Lonjakan Gula Darah hingga 32 Persen?

November 7, 2026
Ilustrasi -- Simpanan bahan makanan di dalam kulkas. (AZKO)
HEALTH

Kenali Jenis Makanan yang Tidak Bisa Disimpan Lama di Kulkas

November 6, 2026

Highlights

Hari Ini! Byeon Woo-seok Gelar Fan Meeting di Jakarta, Penggemar Siap Bertemu Sang Idola

CPNS 2026 Segera Dibuka November! Simak Jadwal dan Persiapan Seleksinya

Kalapas Cilegon Hadirkan Model Pembinaan Kemandirian Berbasis Agro Smart Farm

Diskon Tiket Kapal Merak-Bakauheni Nataru, Pesan Mulai 7 November

Opini Redaksi: Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Jangan Berhenti pada Tiga Tersangka

Hasil Lens vs Como 1-9, Douvikas Cetak Tiga Gol di Liga Champions

Terpopuler

M. Andrean Saefudin Ajukan Permohonan Hak Angket ke DPR Terkait Syarat Pendidikan Wakil Presiden

AKBP Netty Rosdiana Ajukan Mundur dari Polri Lewat Instagram

Jema Anak Syafira Haddad Jadi Perbincangan, Kenali ADHD pada Anak dan Cara Tepat Menanganinya

Praktisi Hukum Desak Kejari Lampung Barat Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi DPRD

Kronologi Kasus Dugaan Penyadapan terhadap Prabowo hingga Listyo Sigit Ditahan

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times