26 °c
Banjar Triwangsakeliki
26 ° Ming
26 ° Sen
Sabtu, November 7, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home HEALTH

Cara aman menggunakan AI untuk dukungan kesehatan mental

Psikolog klinis yang berbasis di Chicago, Adia Gooden, juga mengatakan bahwa chatbot AI menawarkan akses yang mudah dan gratis.

Raja Umar by Raja Umar
7 November 2026, 12.51 WIB
in HEALTH
Ilustrasi Psikolog klinis dari Therapists of New York, Geoffrey Gold

Ilustrasi Psikolog klinis dari Therapists of New York, Geoffrey Gold

Jakarta, Bulatan Times – Psikolog klinis dari Therapists of New York, Geoffrey Gold, mengatakan bahwa sebagian pasien menggunakan kecerdasan buatan (AI) sebagai sarana bertukar pikiran. Mereka melakukannya di antara sesi terapi.

“Gold mengatakan bahwa pasien dapat memanfaatkan AI sebagai saluran lain untuk berpikir dan mengeksplorasi situasi, perasaan, atau pengalaman yang sedang mereka alami. ‘Coba lihat apa yang akan dikatakan ChatGPT mengenai hal ini,’ ujar Gold sebagaimana dikutip dari siaran Real Simple pada Kamis (5/11).

Psikolog klinis yang berbasis di Chicago, Adia Gooden, juga mengatakan bahwa chatbot AI menawarkan akses yang mudah dan gratis. Pengguna dapat memanfaatkan teknologi tersebut kapan saja untuk mencari informasi atau mencurahkan isi hati ketika merasa cemas.

“AI bisa sangat berguna untuk menerapkan strategi spesifik yang mendukung kesehatan mental Anda,” ujar Gooden.

Baca juga: Kebiasaan Scrolling Ponsel Berisiko Ganggu Kualitas Tidur dan Kesehatan Psikologis

AI Bantu Latihan Pernapasan dan Kelola Pikiran

Pengguna dapat memanfaatkan AI untuk melatih sejumlah keterampilan yang mendukung kesehatan mental. Misalnya, mereka bisa meminta AI memandu latihan pernapasan selama lima menit ketika merasa cemas.

Selain itu, pengguna dapat meminta rekomendasi topik untuk ditulis dalam jurnal sebagai latihan membangun rasa syukur.

Meski menawarkan kemudahan, AI tetap memiliki keterbatasan karena tidak mampu menggantikan hubungan dan interaksi antarmanusia.

AI Tidak Mampu Menggantikan Empati Terapis

Gold menjelaskan bahwa AI tidak memiliki kehidupan emosional seperti manusia sehingga tidak dapat membangun hubungan interpersonal yang nyata.

AI memang mampu menyimulasikan empati dan memberikan respons yang terdengar tepat. Namun, terapis profesional dapat menangkap berbagai isyarat komunikasi yang tidak selalu terungkap melalui kata-kata. Contohnya seperti bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan nada suara.

Gooden mencontohkan, terapis dapat mengenali kondisi emosional pasien melalui perubahan nada suara dan ekspresi wajah. Hal ini bahkan terjadi ketika mereka mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja.

Baca juga: Kenali Jenis Makanan yang Tidak Bisa Disimpan Lama di Kulkas

Sebaliknya, AI seperti ChatGPT mungkin kesulitan membedakan seseorang yang sekadar mengatakan “Saya baik-baik saja” dengan seseorang yang benar-benar merasa baik.

Terapis Mampu Mengenali dan Menangani Masalah

Gooden menambahkan bahwa terapis memiliki kemampuan untuk menantang pola pikir, keyakinan, gagasan, maupun perilaku yang tidak sehat. Hal ini dilakukan dengan pendekatan penuh empati.

Psikolog dan terapis juga dapat membantu pasien mengidentifikasi faktor yang mendasari permasalahan. Mereka kemudian memberikan pendekatan yang lebih konstruktif untuk menghadapi dan mengatasi masalah tersebut.

Selain itu, tenaga profesional kesehatan mental yang memiliki lisensi terikat kewajiban etis dan hukum untuk menjaga kerahasiaan serta privasi informasi klien. Sementara itu, pengguna AI perlu memahami bahwa layanan AI tidak memberikan jaminan kerahasiaan yang sama seperti hubungan terapi profesional.

Gunakan AI secara Bijak untuk Mendukung Kesehatan Mental

Gold menyarankan pengguna menetapkan batas waktu penggunaan AI sekitar 45–50 menit dalam setiap sesi. Dengan begitu, pembahasan tetap terarah dan tidak melebar.

Ia juga menyarankan pengguna lebih berfokus pada strategi dan latihan keterampilan daripada menjadikan AI sebagai sumber dukungan emosional utama.

Senada dengan itu, Gooden menyarankan pengguna memanfaatkan AI untuk mengenali pola pikir katastrofik. Mereka juga dapat menyusun panduan mengubah kebiasaan berbicara negatif terhadap diri sendiri.

Pengguna juga perlu memeriksa kembali keakuratan setiap informasi dan saran yang AI berikan. Pasalnya, AI dapat menghasilkan informasi yang keliru atau tidak sesuai dengan kondisi seseorang.

Karena itu, pengguna sebaiknya meminta AI menyertakan sumber rujukan dan memverifikasi informasi tersebut melalui sumber terpercaya. Mereka juga perlu menyikapi setiap respons AI secara kritis dan tidak menganggap teknologi tersebut sebagai otoritas kesehatan mental.

AI Bukan Pengganti Terapi Profesional

AI memang dapat menjadi pilihan praktis ketika seseorang merasa kewalahan, ingin mencurahkan perasaan, atau membutuhkan sudut pandang lain. Pandangan ini diperlukan untuk memahami masalah yang sedang dihadapi.

Namun, Gooden menegaskan bahwa AI tidak dapat menggantikan terapi profesional. Upaya meningkatkan kesejahteraan mental membutuhkan proses, waktu, dan keterlibatan aktif seseorang. Hal ini bukan sekadar mengandalkan jawaban yang tersusun rapi dari teknologi kecerdasan buatan.

Tags: AIchatbot AIKesehatan Mental

Related Posts

Viral Gerakan Jinjit Setelah Makan, Benarkah Bisa Turunkan Lonjakan Gula Darah hingga 32 Persen?
HEALTH

Viral Gerakan Jinjit Setelah Makan, Benarkah Bisa Turunkan Lonjakan Gula Darah hingga 32 Persen?

November 7, 2026
Ilustrasi -- Simpanan bahan makanan di dalam kulkas. (AZKO)
HEALTH

Kenali Jenis Makanan yang Tidak Bisa Disimpan Lama di Kulkas

November 6, 2026
Ilustrasi "scrolling" ponsel sebelum tidur (Bulatan times)
HEALTH

Kebiasaan Scrolling Ponsel Berisiko Ganggu Kualitas Tidur dan Kesehatan Psikologis

November 6, 2026

Highlights

Hari Ini! Byeon Woo-seok Gelar Fan Meeting di Jakarta, Penggemar Siap Bertemu Sang Idola

CPNS 2026 Segera Dibuka November! Simak Jadwal dan Persiapan Seleksinya

Kalapas Cilegon Hadirkan Model Pembinaan Kemandirian Berbasis Agro Smart Farm

Diskon Tiket Kapal Merak-Bakauheni Nataru, Pesan Mulai 7 November

Opini Redaksi: Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Jangan Berhenti pada Tiga Tersangka

Hasil Lens vs Como 1-9, Douvikas Cetak Tiga Gol di Liga Champions

Terpopuler

M. Andrean Saefudin Ajukan Permohonan Hak Angket ke DPR Terkait Syarat Pendidikan Wakil Presiden

AKBP Netty Rosdiana Ajukan Mundur dari Polri Lewat Instagram

Jema Anak Syafira Haddad Jadi Perbincangan, Kenali ADHD pada Anak dan Cara Tepat Menanganinya

Praktisi Hukum Desak Kejari Lampung Barat Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi DPRD

Kronologi Kasus Dugaan Penyadapan terhadap Prabowo hingga Listyo Sigit Ditahan

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times