26 °c
Banjar Triwangsakeliki
26 ° Ming
26 ° Sen
Sabtu, November 7, 2026
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
No Result
View All Result
Bulatan Times
No Result
View All Result
  • Beranda
  • NEWS
  • SPORT
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME
Home HEALTH

Viral Gerakan Jinjit Setelah Makan, Benarkah Bisa Turunkan Lonjakan Gula Darah hingga 32 Persen?

Tren jinjit setelah makan menarik perhatian karena dikaitkan dengan pengendalian gula darah. Simak hasil penelitian tentang latihan otot betis yang berpotensi menekan lonjakan gula darah hingga 32 persen.

Raden Vania by Raden Vania
7 November 2026, 12.40 WIB
in HEALTH
Viral Gerakan Jinjit Setelah Makan, Benarkah Bisa Turunkan Lonjakan Gula Darah hingga 32 Persen?

Bulatan Times – Kebiasaan sederhana setelah makan kini menarik perhatian masyarakat. Salah satunya adalah gerakan mengangkat tumit atau jinjit yang melibatkan otot betis. Banyak orang mulai melirik aktivitas ini karena potensinya dalam membantu tubuh mengendalikan lonjakan gula darah.

Menariknya, sebuah penelitian mengungkap bahwa latihan otot betis tertentu mampu menekan lonjakan gula darah hingga sekitar 32 persen. Temuan ini tentu menarik perhatian, terutama bagi masyarakat yang ingin menjaga kesehatan metabolisme.

Lantas, benarkah gerakan jinjit setelah makan memberikan manfaat tersebut? Simak penjelasannya!

Penelitian Ungkap Manfaat Latihan Otot Betis

Penelitian yang terbit dalam jurnal Sports pada 10 Maret 2025 menguji manfaat latihan soleus push-up terhadap kadar gula darah.

Peneliti melibatkan 10 orang dengan kondisi pradiabetes. Mereka kemudian membandingkan respons gula darah peserta saat menjalani tes toleransi glukosa, baik ketika melakukan latihan maupun tanpa aktivitas tersebut.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan soleus push-up mampu menekan lonjakan gula darah sekitar 32 persen.

Meski begitu, penelitian ini masih melibatkan jumlah peserta yang terbatas. Para peneliti masih membutuhkan studi lanjutan untuk memastikan manfaatnya pada kelompok masyarakat yang lebih luas.

Mengenal Soleus Push-Up, Latihan Sederhana untuk Otot Betis

Soleus merupakan otot yang terletak di bagian belakang betis. Otot ini membantu seseorang berdiri, berjalan, dan menggerakkan pergelangan kaki.

Latihan soleus push-up memiliki gerakan yang cukup sederhana. Seseorang cukup duduk, mengangkat tumit, lalu menurunkannya kembali secara berulang. Selama melakukan gerakan ini, ujung kaki tetap menyentuh lantai.

Gerakan tersebut membuat otot soleus bekerja dan menggunakan glukosa sebagai sumber energi. Proses ini berpotensi membantu tubuh mengontrol kadar gula darah.

Namun, perlu diingat bahwa soleus push-up berbeda dari gerakan jinjit biasa dalam posisi berdiri.

Cara Melakukan Soleus Push-Up di Rumah

Siapa pun dapat mencoba gerakan sederhana ini tanpa membutuhkan peralatan khusus. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Duduk dengan posisi tubuh tegak dan nyaman.
  2. Letakkan kedua telapak kaki di lantai.
  3. Angkat kedua tumit secara perlahan, sementara ujung kaki tetap menempel di lantai.
  4. Turunkan kembali tumit hingga menyentuh lantai.
  5. Ulangi gerakan secara berirama sesuai kemampuan.

Lakukan gerakan dengan nyaman dan jangan memaksakan tubuh. Jika muncul rasa nyeri atau ketidaknyamanan, segera hentikan latihan.

Jalan Kaki Setelah Makan Juga Bantu Kendalikan Gula Darah

Selain gerakan jinjit setelah makan, berjalan kaki santai juga menawarkan manfaat bagi kesehatan metabolisme.

Saat seseorang berjalan, otot membutuhkan energi untuk menghasilkan gerakan. Proses tersebut membantu tubuh menggunakan glukosa dalam darah.

Karena itu, berjalan santai setelah makan bisa menjadi pilihan aktivitas sederhana untuk membantu mengendalikan lonjakan gula darah.

Tinjauan sistematis yang terbit pada 2023 juga menunjukkan bahwa aktivitas fisik setelah makan memberikan manfaat dalam mengendalikan kadar gula darah. Bahkan, waktu berolahraga setelah makan dapat memberikan keuntungan tersendiri bagi metabolisme tubuh.

Jangan Andalkan Gerakan Jinjit untuk Mengatasi Diabetes

Meski menawarkan potensi manfaat, gerakan jinjit setelah makan bukan solusi instan untuk mengatasi diabetes.

Penderita diabetes tetap perlu menjaga pola makan, rutin berolahraga, memantau kadar gula darah, dan mengikuti anjuran dokter.

Masyarakat juga perlu memahami bahwa hasil penelitian tidak selalu memberikan dampak yang sama pada setiap orang.

Pada akhirnya, kebiasaan sederhana seperti menggerakkan otot betis dan berjalan santai setelah makan dapat membantu mendukung pola hidup sehat. Jadi, tidak ada salahnya mulai membiasakan aktivitas ringan setelah makan demi menjaga kesehatan tubuh.

Tags: DiabetesGerakan Jinjitgula darahKesehatanPola HIdup SehatSoleus Push-UpTips Kesehatan

Related Posts

Ilustrasi Psikolog klinis dari Therapists of New York, Geoffrey Gold
HEALTH

Cara aman menggunakan AI untuk dukungan kesehatan mental

November 7, 2026
Ilustrasi -- Simpanan bahan makanan di dalam kulkas. (AZKO)
HEALTH

Kenali Jenis Makanan yang Tidak Bisa Disimpan Lama di Kulkas

November 6, 2026
Ilustrasi "scrolling" ponsel sebelum tidur (Bulatan times)
HEALTH

Kebiasaan Scrolling Ponsel Berisiko Ganggu Kualitas Tidur dan Kesehatan Psikologis

November 6, 2026

Highlights

Hari Ini! Byeon Woo-seok Gelar Fan Meeting di Jakarta, Penggemar Siap Bertemu Sang Idola

CPNS 2026 Segera Dibuka November! Simak Jadwal dan Persiapan Seleksinya

Kalapas Cilegon Hadirkan Model Pembinaan Kemandirian Berbasis Agro Smart Farm

Diskon Tiket Kapal Merak-Bakauheni Nataru, Pesan Mulai 7 November

Opini Redaksi: Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Jangan Berhenti pada Tiga Tersangka

Hasil Lens vs Como 1-9, Douvikas Cetak Tiga Gol di Liga Champions

Terpopuler

M. Andrean Saefudin Ajukan Permohonan Hak Angket ke DPR Terkait Syarat Pendidikan Wakil Presiden

AKBP Netty Rosdiana Ajukan Mundur dari Polri Lewat Instagram

Jema Anak Syafira Haddad Jadi Perbincangan, Kenali ADHD pada Anak dan Cara Tepat Menanganinya

Praktisi Hukum Desak Kejari Lampung Barat Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi DPRD

Kronologi Kasus Dugaan Penyadapan terhadap Prabowo hingga Listyo Sigit Ditahan

Bulatan Times

Situs berita digital yang meliput peristiwa dan menuliskannya secara berimbang. Ikuti kabar nasional, ekonomi, teknologi, olahraga, kesehatan, dan perjalanan dalam satu tempat.

Informasi & Kebijakan

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Penghapusan Data Pengguna
  • Ketentuan Layanan
  • Kebijakan Privasi
  • Indeks
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan

Terhubung dengan Kami

Kirim pertanyaan, saran, koreksi, dan kerja sama ke [email protected]. Akses Bulatan Times juga melalui aplikasi Android.

Bulatan Times Play Store

© 2026 BulatanTimes.com

Kelola Persetujuan

Kami Menggunakan Cookie
Bulatan Times menggunakan cookie dan teknologi serupa untuk membantu menjalankan situs, memahami penggunaan website, meningkatkan pengalaman pembaca, serta mendukung penayangan iklan yang relevan. Anda dapat menerima, menolak, atau mengatur preferensi cookie.

Fungsional Selalu aktif
Penyimpanan atau akses teknis yang diperlukan untuk menjalankan layanan dan fungsi dasar website.
Preferences
The technical storage or access is necessary for the legitimate purpose of storing preferences that are not requested by the subscriber or user.
Statistik
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk memahami penggunaan website dan meningkatkan layanan. The technical storage or access that is used exclusively for anonymous statistical purposes. Without a subpoena, voluntary compliance on the part of your Internet Service Provider, or additional records from a third party, information stored or retrieved for this purpose alone cannot usually be used to identify you.
Pemasaran
Penyimpanan atau akses yang digunakan untuk mendukung penayangan iklan dan mengukur efektivitasnya.
  • Kelola pilihan
  • Kelola layanan
  • Kelola {vendor_count} vendor
  • Baca selengkapnya tentang tujuan ini
Lihat Preferensi
  • {title}
  • {title}
  • {title}
  • Beranda
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DUNIA
    • EKONOMI
    • BISNIS
    • Hukum
  • SPORT
    • BOLA
      • Liga Indonesia
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
    • MOTOGP
    • F1
  • TRAVEL
  • TEKNO & SAINS
    • GADGET
  • HEALTH
  • KULINER
  • GAME

© 2026 Bulatan Times