TANGERANG, BULATAN TIMES – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah pabrik kipas angin di Jalan Raya Pasar Kemis, Kelurahan Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Jumat (6/11/2026). Kobaran api membesar hingga melahap sejumlah bagian bangunan. Asap hitam pekat pun membumbung tinggi dan menyelimuti area sekitar pabrik.
Peristiwa kebakaran pabrik kipas angin Tangerang ini mengundang perhatian warga. Besarnya kobaran api membuat suasana di sekitar lokasi tampak mencekam.
Menurut keterangan warga, korsleting listrik di lantai dua diduga menjadi pemicu kebakaran. Percikan api kemudian menyambar material styrofoam yang mudah terbakar.
Material tersebut mempercepat perambatan api ke bagian bangunan lainnya. Dalam waktu singkat, kobaran api semakin besar dan meluas ke area pabrik.
Petugas pemadam kebakaran segera mendatangi lokasi. Mereka mengerahkan upaya pemadaman untuk mengendalikan kobaran api dan melindungi bangunan di sekitarnya.
Kebakaran Pabrik Tangerang Tidak Menimbulkan Korban Jiwa
Di tengah insiden tersebut, petugas di lokasi menyampaikan informasi awal bahwa kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa.
Meski demikian, peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pelaku usaha tentang pentingnya menjaga keamanan instalasi listrik. Pemeriksaan rutin dapat membantu mencegah korsleting yang berpotensi memicu kebakaran.
Selain itu, pengelola pabrik perlu menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di sejumlah titik strategis. Mereka juga harus memastikan seluruh pekerja memahami jalur evakuasi dan prosedur keselamatan.
Langkah pencegahan tersebut dapat mengurangi risiko kebakaran sekaligus melindungi keselamatan pekerja.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang.





